• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Intelektual Biak Angkat Bicara soal Alih Status Bandara Internasional Frans Kaisiepo

Intelektual Biak Angkat Bicara soal Alih Status Bandara Internasional Frans Kaisiepo

Mei 3, 2024
Front Pemuda Pembebasan Kota Bekasi sampaikan 4 Hal Ke DPRD Kota Bekasi Soal Revitalisasi Pasar Bantar Gebang

Front Pemuda Pembebasan Kota Bekasi sampaikan 4 Hal Ke DPRD Kota Bekasi Soal Revitalisasi Pasar Bantar Gebang

Juni 9, 2026
Hari Lingkungan Hidup 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dukung Penguatan Gerakan Indonesia Asri

Hari Lingkungan Hidup 2026, Plh. Wali Kota Bekasi Dukung Penguatan Gerakan Indonesia Asri

Juni 9, 2026
ADVERTISEMENT
UU Polri Baru Disahkan, Masa Usia Pensiun Jadi 60 Tahun Bagi yang Punya Keahlian Khusus

UU Polri Baru Disahkan, Masa Usia Pensiun Jadi 60 Tahun Bagi yang Punya Keahlian Khusus

Juni 9, 2026
Wamenkum: Presiden Berwenang Perpanjang Batas Usia Pensiun Kapolri

Wamenkum: Presiden Berwenang Perpanjang Batas Usia Pensiun Kapolri

Juni 9, 2026
Purbaya Tegaskan Komitmen Pemerintah dalam Meningkatkan Iklim Usaha Sehat

Purbaya Tegaskan Komitmen Pemerintah dalam Meningkatkan Iklim Usaha Sehat

Juni 9, 2026
Terima Kunjungan DPRD Kota Banjarbaru, Plh Wali Kota Harris Bobihoe Bahas Peningkatan PAD

Terima Kunjungan DPRD Kota Banjarbaru, Plh Wali Kota Harris Bobihoe Bahas Peningkatan PAD

Juni 9, 2026
Komisi VII DPR Dorong Kemenperin Berinovasi demi Perkuat Rupiah

Komisi VII DPR Dorong Kemenperin Berinovasi demi Perkuat Rupiah

Juni 9, 2026
Mendagri Tito  Tegaskan Tak Ada Opsi Pemberhentian PPPK dan Honorer Jelang Penerapan UU HKPD

Mendagri Tito  Tegaskan Tak Ada Opsi Pemberhentian PPPK dan Honorer Jelang Penerapan UU HKPD

Juni 9, 2026
Presiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN dan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus

Presiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN dan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus

Juni 9, 2026
Prediksi BMKG Jakarta Cenderung Berawan Sepanjang Hari Ini

Prediksi BMKG Jakarta Cenderung Berawan Sepanjang Hari Ini

Juni 9, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Juni 9, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Intelektual Biak Angkat Bicara soal Alih Status Bandara Internasional Frans Kaisiepo

[Daerah]

Mei 3, 2024
in Daerah, News
0
0
SHARES
218
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Drs. Arius Mofu, M.Pd

MANOKWARI, SatukanIndonesia.Com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia melalui SK Menteri Nomor 31/2024 (KM/2004) tentang penetapan Bandar Udara Internasional tertanggal 2 April 2024 membuat 17 bandara di Indonesia tersingkir dari status bandara Internasional.

17 Bandara itu, termasuk bandar udara Biak Numfor, Frans Kaisiepo. Hal ini direspon salah satu intelektual Biak Numfor di Papua Barat, Drs. Arius Mofu, M.Pd.

Bandara yang kala itu berjaya di masanya, memiliki sejarah panjang. Tentu merupakan salah satu bandara yang sangat memenuhi syarat sebagai bandara Internasional.

Banyak hal yang menurut Mofu mempengaruhi alih status bandara tersebut, misalnya, era kebangrutan Hotel Marauw, Perusahan Biak Mina Jaya (BMJ) dan perusahan kayu Wapoga.

Mantan Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat ini mengatakan, solusi yang bisa diambil adalah mengembalikan industri serupa dan jadikan Biak sebagai kabupaten jasa.

“Baik untuk menjawab Pariwisata, kita harus melakukan pemenuhan fasilitas. Misalkan hadirkan hotel sejenis dengan fasilitas, yang dinginkan wisatawan,”ungkap intelektual Biak yang telah purna tugas sebagai ASN pada September 2023 lalu ini.

Selain pemenuhan fasilitas, harus dihadirkan kembali industri, perbaiki semua hal. Sekretaris Umum Yayasan Perguruan Tinggi Manokwari ini lalu mengambil contoh Kota Batam sebagai kota jasa yang patut diadopsi.

Mofu menilai, intelektual Saireri secara khusus kabupaten Biak adalah orang-orang hebat yang ada di Indonesia. Sehingga tidaklah sulit untuk membuat suatu perubahan.

“Yang dibutuhkan adalah istilah Biak, Kobe Oser kosambrauw ma kobawes. Kita bersatu kita kuat dan kita bisa membangun,”ucap penerima penghargaan internasional bidang folklore atau kebudayaan dan komunikasi kepariwisataan dari CIOOF-Unesco tahun 2006 tersebut.

Jika fasiitas dan industri telah bangkit, maka Mofu yakin, status Bandara akan dengan sendirinya beralih status seperti semula.

Biak adalah salah satu pulau yang memiliki posisi strategis sehingga harus segera dimanfaatkan. Berbagai industri kata Mofu, harus dihadirkan, Biak punya peluang besar untuk bangun industri.

“Kita kerjasama dengan masyarakat adat, yang punya wilayah kita kerjasama dan bangun industri apa saja, sehingga membuka lapangan kerja. Mendatangkan income, perputaran uang semakin besar PAD juga semakin besar. Termasuk penambahan modal asing,” terangnya.

Lebih lanjut, Mofu menyebt industri termasuk pariwisata dan lainnya akan menghadirkan wisatawan.

“Hari ini memang bandara beralih status karena kondisi ketidakpastian berusaha yang dibuktikan dengan bangkrutnya Hotel dan perusahan terdahulu di Biak,” ucap mantan Kepala SMA Oikoumene Manokwari dua periode ini.

Ia mengajak intelektual Biak yang ada di Indonesia untuk membangun wilayah Biak dengan kapasitas dan kelebihan yang dimiliki masing-masing.

“Jangan hanya peran konsep tetapi, berkat dan talenta dapat dimanfaatkan untuk membantu pemimpin daerah membangun Saireri khususnya Kabupaten Biak Numfor.

Alumni Pascasarjana Universitas Malang ini meminta kepada para pemimpin daerah baik eksekutif dan legislatif agar membuka diri mendengar masukkan dari anak-anak Biak hebat yang ada di Papua.

“Saireri punya SDM hebat-hebat, bangun komunikasi dan bangun kenyamanan berusaha melalui investasi jangka panjang. Kita jadikan kehancuran 3 industri besar di Biak sebagai evaluasi menyeluruh bagi para pemimpin daerah. Buat forum gruop discusion dan mendengar semua masukkan anak-anak Papua, sehingga sebagai acuan untuk bangkit kembali,”tegas Mofu. [GRW/redaksi]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Bandara Internasional Frans KaisiepoIntelektual Biak .Kemenhub
ShareTweetSend

Related Posts

Ketua Komisi V DPR Sarankan Kemenhub Serahkan Operasional Kereta Api Sepenuhnya ke KAI

Ketua Komisi V DPR Sarankan Kemenhub Serahkan Operasional Kereta Api Sepenuhnya ke KAI

Juni 5, 2026
KPK Dalami Penyerahan Fee Proyek DJKA ke Pejabat Kemenhub

KPK Dalami Penyerahan Fee Proyek DJKA ke Pejabat Kemenhub

Mei 23, 2026
Jelang Libur Iduladha 2026, Kemenhub Perketat Pengawasan Angkutan

Jelang Libur Iduladha 2026, Kemenhub Perketat Pengawasan Angkutan

Mei 23, 2026

Kemenhub Uji Coba ETLE Deteksi Pelanggaran Kendaraan ODOL

Mei 14, 2026

Kemenhub Siapkan Diskon Tiket Transportasi Libur Nataru 2025/2026

November 27, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?