
JAKARTA, satukanindonesia.com – Gubernur Provinsi Papua, Matius D. Fakhiri melakukan audiensi dengan Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, di Jakarta, Kamis (22/01/2026).
Pertemuan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan di Papua.
Dalam audiensi tersebut, Natalius Pigai memberikan sejumlah saran dan masukan terkait pembangunan Papua. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pentingnya penerjemahan kebijakan nasional agar selaras dengan kultur, budaya, dan karakteristik masyarakat Papua.
“Puji Tuhan, hari ini pak Menteri meluangkan waktu cukup banyak untuk kami berdiskusi. Kami berbicara tentang pentingnya kekompakan anak-anak Papua di tengah dinamika yang ada di Tanah Papua,”kata Fakhiri melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Minggu (25/01/2026).
Menurut Fakhiri, sebagai kepala daerah, ia memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap kebijakan dari pemerintah pusat dapat diimplementasikan sesuai dengan potensi dan kearifan lokal di masing-masing wilayah.
“Dengan demikian, program pembangunan diharapkan berjalan lebih efektif dan mendapat dukungan masyarakat,”ujarnya.
Dikatakannya, pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian audiensi dengan sejumlah menteri di Jakarta, mengingat dirinya baru sekitar tiga bulan menjabat sebagai Gubernur Papua.
“Ini langkah awal yang sangat baik untuk membangun jembatan komunikasi antara daerah dan pusat. Jika ke depan ada persoalan di Papua yang perlu dikomunikasikan, kami sudah memiliki jalur koordinasi yang baik,”ucapnya.
Kedepan, Gubernur Fakhiri berencana melanjutkan audiensi dengan beberapa menteri lainnya selama berada di Jakarta.
“Saya berharap, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua,”tukasnya. [GRW]













