• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Cegah kerugian Daerah Penghasil, Alfons Manibui : DBH Harus Tepat Waktu

Cegah kerugian Daerah Penghasil, Alfons Manibui : DBH Harus Tepat Waktu

September 11, 2026
Tujuh Tokoh Tentara Nasional Indonesia Dianugerahkan Bintang Mahaputra

Tujuh Tokoh Tentara Nasional Indonesia Dianugerahkan Bintang Mahaputra

Oktober 5, 2026
Menko PM Dorong Perumahan Jadi Ekosistem Ekonomi bagi UMKM

Menko PM Dorong Perumahan Jadi Ekosistem Ekonomi bagi UMKM

Oktober 5, 2026
ADVERTISEMENT
Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Termasuk Enam Kodam

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Termasuk Enam Kodam

Oktober 5, 2026
Tutup Asian Games dengan Rekor dan Sejarah, CdM Apresiasi Tim Indonesia

Tutup Asian Games dengan Rekor dan Sejarah, CdM Apresiasi Tim Indonesia

Oktober 5, 2026
88 Unit Bangunan Akan Ditertibkan di Kelurahan Pejuang Kota Bekasi

88 Unit Bangunan Akan Ditertibkan di Kelurahan Pejuang Kota Bekasi

Oktober 5, 2026
Anggota DPR Dorong Penguatan UMKM Jadi Capaian Positif Pemerintahan Prabowo-Gibran

Anggota DPR Dorong Penguatan UMKM Jadi Capaian Positif Pemerintahan Prabowo-Gibran

Oktober 5, 2026
Kursi DPRD DKI Berpotensi Turun dari 106 Jadi 85 dalam Revisi UU DKJ

Kursi DPRD DKI Berpotensi Turun dari 106 Jadi 85 dalam Revisi UU DKJ

Oktober 5, 2026
Anggota Komisi IV DPR RI Dorong Stabilisasi Harga Beras agar Petani Untung dan Konsumen Tetap Terjangkau

Anggota Komisi IV DPR RI Dorong Stabilisasi Harga Beras agar Petani Untung dan Konsumen Tetap Terjangkau

Oktober 5, 2026
Menhub Perkuat Keselamatan Transportasi melalui Regulasi dan Pengawasan

Menhub Perkuat Keselamatan Transportasi melalui Regulasi dan Pengawasan

Oktober 5, 2026
Jaringan Terungkap, Belasan Terduga Teroris Dibekuk Densus 88 di Enam Provinsi

Jaringan Terungkap, Belasan Terduga Teroris Dibekuk Densus 88 di Enam Provinsi

Oktober 5, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Cegah kerugian Daerah Penghasil, Alfons Manibui : DBH Harus Tepat Waktu

(Politik)

September 11, 2026
in Politik
0
0
SHARES
341
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Alfons Manibui

JAKARTA, satukanindonesia.com – Guna mencegah terjadinya kerugian terhadap daerah penghasil. Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Alfons Manibui menegaskan, penyalurun Dana Bagi Hasil (DBH) sumber daya alam (SDA) harus tepat waktu.

Menurutnya, DBH harus disalurkan tepat waktu dengan perhitungan yang akurat, transparan, dan berkeadilan agar tidak mengganggu pembangunan maupun merugikan daerah penghasil.

“DBH bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Dana tersebut sudah menjadi bagian penting dalam perencanaan APBD untuk membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, penyalurannya jangan terlambat dan perhitungannya harus benar agar daerah penghasil tidak dirugikan,”kata Alfons.

Menurut Alfons, penegasan tersebut sejalan dengan arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia agar kepentingan daerah penghasil sumber daya alam mendapatkan perhatian serius.

Kebijakan itu juga mencerminkan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mengelola kekayaan alam secara berdaulat serta memastikan hasilnya digunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat dan pemerataan pembangunan.

Alfons menjelaskan, penghitungan DBH migas melibatkan data lifting dari Kementerian ESDM, penerimaan negara dari sektor migas, penetapan daerah penghasil, serta formula pembagian yang digunakan Kementerian Keuangan.

Karena itu, sinkronisasi data antara Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, SKK Migas, kontraktor kontrak kerja sama, dan pemerintah daerah perlu diperkuat.

“Data produksi, lifting, harga, penerimaan negara, dan wilayah penghasil harus sama-sama dapat diverifikasi. Jangan sampai ada perbedaan data yang akhirnya mengurangi hak daerah. Setiap perubahan nilai DBH juga harus dijelaskan secara terbuka agar pemerintah daerah dapat menyusun anggaran secara tepat,”ujarnya.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan, pagu DBH untuk delapan pemerintah daerah di Papua Barat pada 2026 mencapai Rp 4,16 triliun. Hingga akhir Juni 2026, realisasinya tercatat sekitar Rp 1,66 triliun atau 39,93 persen.

Alfons menilai, besarnya peran DBH terhadap kapasitas fiskal daerah menunjukkan bahwa ketepatan penyaluran saat menentukan kesinambungan pembangunan, terutama di wilayah yang masih membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar.

Untuk itu, Alfons mendorong, pemerintah membangun sistem informasi DBH yang terintegrasi dan dapat diakses oleh pemerintah daerah.

Sistem tersebut perlu memuat data produksi dan lifting, dasar penghitungan, pagu, koreksi alokasi, jadwal penyaluran, serta realisasi transfer secara berkala.

Pemerintah juga perlu menyiapkan mekanisme rekonsiliasi dan penyelesaian apabila ditemukan perbedaan data antara pemerintah pusat dan daerah.

Alfons menambahkan, ketepatan penyaluran harus diikuti dengan akuntabilitas dan efektivitas penggunaan anggaran oleh pemerintah daerah.

DBH perlu diarahkan untuk mendukung pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta berbagai program prioritas yang sesuai dengan kebutuhan daerah dan masyarakat.

Pemanfaatan DBH juga harus memperhatikan dan mendukung pencapaian target pembangunan nasional melalui pembangunan daerah yang efektif, efisien, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita mendukung arahan Menteri Bahlil dan visi Presiden Prabowo untuk menghadirkan pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan. Kekayaan alam harus menjadi kekuatan pembangunan nasional, tetapi daerah penghasil dan masyarakat yang berada di sekitar wilayah produksi juga harus merasakan manfaatnya secara nyata,”pungkasnya. [***/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Alfons ManibuiAnggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai GolkarDBH
ShareTweetSend

Related Posts

DPR Teluk Bintuni Apresiasi ‘Perjuangan’ Penyaluran DBH Tepat Waktu

DPR Teluk Bintuni Apresiasi ‘Perjuangan’ Penyaluran DBH Tepat Waktu

September 16, 2026
Akses Energi di Teluk Bintuni Dipastikan Terjangkau, Anggota DPR RI : Pentingnya Koordinasi

Akses Energi di Teluk Bintuni Dipastikan Terjangkau, Anggota DPR RI : Pentingnya Koordinasi

Agustus 5, 2026
Demi Keadilan Daerah Penghasil, Alfons Manibui: DBH Migas Tak Boleh Dipotong

Demi Keadilan Daerah Penghasil, Alfons Manibui: DBH Migas Tak Boleh Dipotong

Desember 13, 2025

Anggota DPR RI : Izin Tambang di Raja Ampat Perlu Dievaluasi

Juni 8, 2025

DBH PT Freeport Harus Merata di Enam Provinsi di Tanah Papua

Maret 21, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?