
JAKARTA, satukanindonesia.com – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 telah mengantongi ciri-ciri pelaku penembakan yang menewaskan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (09/09/2026).
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa penembakan itu.
“Kita temukan tiga selongsong, di antaranya dua berukuran 5,56 milimeter, ini amunisi dari senjata api laras panjang. Lalu satu selongsong kaliber 9 milimeter, ini adalah amunisi dari senjata api laras pendek,” kata Kombes Pol Yusuf Sutejo dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (11/09/2026).
Katanya, selain selongsong peluru, petugas juga menemukan jejak darah yang tertinggal di lokasi kejadian. Temuan itu menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut.
Menurutnya, dalam perkembangan penyelidikan, polisi juga telah memeriksa saksi korban yang selamat. Dari keterangan yang diperoleh, penyidik telah mendapatkan informasi mengenai ciri-ciri terduga pelaku.
“Dari hasil pendalaman kita, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi korban yang selamat dan diambil keterangan di Polres Jayawijaya. Kita sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku dan kita sudah kantongi ciri-cirinya. Tim sudah melakukan pengejaran,”ucapnya.
Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, berdasarkan keterangan awal saksi, kelompok yang diduga melakukan penembakan tersebut berjumlah sekitar delapan orang.
Mereka disebut membawa dua pucuk senjata api laras panjang. Sementara untuk senjata api laras pendek, saksi belum dapat memastikan keberadaannya dan polisi masih mendalami berdasarkan temuan selongsong di TKP.
“Tentunya kita kejar, insyaallah kita dapat, karena identitas pelaku sudah kita kantongi,”ujarnya.
Ia menegaskan, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 terus melakukan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, dan menyebut kelompok itu sebagai kelompok kriminal bersenjata.
Kombes Pol Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di Kabupaten Jayawijaya, untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.
Operasi Kepolisian Damai Cartenz juga telah menambah 50 personel dari Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah ke Kabupaten Jayawijaya.
Katanya, penambahan personel tersebut dilakukan untuk mendukung upaya kepolisian dalam mengungkap kasus dan mengejar pihak yang diduga sebagai pelaku penembakan.
Kasatgas Humas juga meminta, masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan maupun identitas terduga pelaku, agar menyampaikannya kepada aparat kepolisian.
“Kita jamin kerahasiaan dari pemberi informasi ini, agar kasus ini dapat segera kita ungkap dan kita tangkap para pelaku,”kata Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Sementara Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Jayawijaya terus mendalami kasus tersebut berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, dan barang bukti yang ditemukan.
“Penyelidikan dan penyidikan terus kami lakukan untuk mengungkap perkara ini secara terang dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,”kata Irjen Pol Faizal Ramadhani. [***/GRW]













