• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
PBJS Jabodetabek Gelar Pesta Parolopolopon Tahun 2026, Prof. Pantas Silaban : Silaban Masihol Dihasadaon

PBJS Jabodetabek Gelar Pesta Parolopolopon Tahun 2026, Prof. Pantas Silaban : Silaban Masihol Dihasadaon

Oktober 14, 2026
Jaga Ketahanan Negara, Persatuan Wartawan dan Lemhannas Teken MoU

Jaga Ketahanan Negara, Persatuan Wartawan dan Lemhannas Teken MoU

Oktober 15, 2026
TPNPB Nyatakan Eksekusi Aparat Keamanan, Satgas Damai Cartenz : Korban adalah Warga Sipil

TPNPB Nyatakan Eksekusi Aparat Keamanan, Satgas Damai Cartenz : Korban adalah Warga Sipil

Oktober 15, 2026
ADVERTISEMENT
Komisi III DPR RI Desak Penegak Hukum Tindak Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung

Komisi III DPR RI Desak Penegak Hukum Tindak Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung

Oktober 15, 2026
BBM Langka di Bali, Puan Maharani Desak Pertamina Tambah Pasokan

BBM Langka di Bali, Puan Maharani Desak Pertamina Tambah Pasokan

Oktober 15, 2026
MA Tegaskan Tak Toleransi Intimidasi terhadap Hakim Usai Insiden Penyiraman di PN Pati

MA Tegaskan Tak Toleransi Intimidasi terhadap Hakim Usai Insiden Penyiraman di PN Pati

Oktober 15, 2026
Meluas hingga Papua, Karhutla Akan Dibahas Di KTT ASEAN Manila

Meluas hingga Papua, Karhutla Akan Dibahas Di KTT ASEAN Manila

Oktober 15, 2026
Dewan Pengawas BPJS RI Tinjau Pelayanan Kesehatan di Jayapura

Dewan Pengawas BPJS RI Tinjau Pelayanan Kesehatan di Jayapura

Oktober 15, 2026
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, 2 dari Pihak Swasta

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, 2 dari Pihak Swasta

Oktober 15, 2026
KemenPANRB di Forum OECD Paris Tegaskan Transformasi Birokrasi Perkuat Layanan Publik

KemenPANRB di Forum OECD Paris Tegaskan Transformasi Birokrasi Perkuat Layanan Publik

Oktober 15, 2026
KTP Elektronik Buka Akses Hak Dasar SAD, Pagai : Bagian dari HAM

KTP Elektronik Buka Akses Hak Dasar SAD, Pagai : Bagian dari HAM

Oktober 15, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

PBJS Jabodetabek Gelar Pesta Parolopolopon Tahun 2026, Prof. Pantas Silaban : Silaban Masihol Dihasadaon

Oktober 14, 2026
in Daerah, Metro, Nasional, News
0
0
SHARES
114
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Parsadaan Pompran Borsak Jungjungan Silaban Indonesia/Dunia, Prof. Pantas Silaban, MBA. (pake penutup kepala Khas Batak), didampingi Wakil Ketua Umum, Bangun SIlaban, SE., (kiri dari garis Keturunan Datu Bira), Drs. Tonny Sihombing Silaban (kedua dari Kanan garis keturunan Datu Mangambe), Rasman Silaban (paling kanan dari garis keturunan Datu Guluan), saat memberi Sambutan Pesta Parolopolopon PBJS Jabodetabek, Bekasi (11/10/2026)//FOTO: SIM

Kota Bekasi, SATUKANINDONESIA.Com – Keturunan Borsak Jungjungan Silaban Boru dan Bere yang ada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang tergabung dalam naungan Parsadaan Borsak Jungjungan Silaban (PBJS) Jabodetabek menggelar Pesta Parolopolopon tahun 2026, bertempat di Grand Graha Delima 2, Kota Bekasi, Minggu (11/10/2026).

 

Penyelenggara mengangkat Tema “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu” yang diambil dari Galatia 6: 2a, dengan Sub Tema : “Melalui Pesta Parolopolopon ini, Keluarga besar Parsadaan Borsak Jungjungan Silaban Jabodetabek diajak agar saling menolong, saling mengasihi dan saling mendahulukan kebaikan”.

 

Dengan tema dan sub tema tersebut, kegiatan itu dilaksanakan bertujuan untuk menjaga dan membangkitkan semangat persaudaraan sesama Keturunan Borsak Jungjungan Silaban boru dan Bere yang ada di Jabodetabek.

 

Diawal kegiatan untuk memulai acara, diiringi musik dan tarian Batak Toba, Panitia menyambut rombongan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Parsadaan Pomparan Borsak Jungjungan Silaban Indonesua/Dunia Prof. Dr. Pantas Silaban, MBA., dengan mengalungkan bunga sebagai tanda penghargaan dan kepada Ketua Umum Parsadaan Borsaj Jungjungan Silaban (PBJS) Jabodetabek Togu Silaban.

 

Sebagai wujud umat beriman dan bertaqwa Kepada Tuhan, Pesta Parolopolopon itu dirangkai dengan Ibadah sesuai dengan ajaran Kristen Potestan dengan menghadirkan Pdt. (Emr) C.O.R. Silaban, S.Th., M.Th., sebagai penghotbah.

 

Berangkar Pdt. (Emr) C.O.R. Silaban, S.Th., M.Th., yang juga keluarga besar Silaban, dalam khotbahnya menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan sesama marga Silaban dalam bahasa batak toba dinamakan “Hasadaon” dengan menghilangkan skat-skat pemisah yang selama ini tumbuh subur ditengah kehidupan Marga Silaban yang secara genealogis terdiri dari tiga garis keturunan, yaitu Datu Bira, Datu Mangambe dan Datu Guluan.

 

“Ise ma hamu, hami ma Borsak Jungjungan Silaban na masihol dihasadaon, unang be sai tadok pompran ni Datu”, katanya dalam bahasa Batak Toba.

 

Dalam khotbahnya, ia menguraikan makna yang terkandung dalam Tema dan Sub Tema yang menjadi tajuk dalam kegiatan akbar tersebut yang bertujuan untuk kebaikan dan kemajuan marga Silaban dimasa yang akan datang.

 

Ia menjabarkan Tema dan Sub Tema untuk dihayati dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan maksud dan tujuan kegiatan dilaksanakan, diantaranya untuk melestarikan adat Batak Toba dan menghidupkan kembali nilai-nilai luhur warisan leluhuryang tidak bertentangan dengan keyakinan kepada Allah Tri Tunggal.

 

Kegiatan sosial marga Silaban itu digelar sekaligus menjadi momentum penghargaan terhadap pendahulu Marga Silaban yang telah berjuang untuk mewariskan nilai-nilai kebaikan ditengah pargaulan hidup Marga Silaban dan dalam berbangsa dan bernegara sesuai dengan talenta dan panggilan hidup yang dikaruniakan Tuhan.

 

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat identitas, menjaga kesinambungan adat, serta membangun kebersamaan lintas generasi di tengah dinamika kehidupan masyarakat perkotaan.

 

Usai Ibadah, acara dilanjutkan dengan beberapa sambutan, diantarnya sambutan dari perwakilan Panitia, Sambutan Ketua Umum Jabodetabek dan Ketua Umum dari Prof. Dr. Pantas Silaban, MBA., selaku Ketua Umum Parsadaan Parsadaan Pomparan Borsak Jungjungan Silaban Indonesia/Dunia.

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum PBJS Jabodetabek, Togu Silaban menyampaikan secara singkat perjalanan organisasi PBJS Jabodetabek masa bakti 2022-2026 hingga pelaksanaan Rapat Umum Anggota (RUA) tanggal 17 AGustus 2026 di Jakarta yang terberi memilih Ranten Silaban dari garis Keturunan Datu Guluan PBJS Jabodetabek, Rapat Umum Anggota Luar Biasa (RUAL), tanggal 3 Oktober 2026 di Jakarta akibat pengunduran diri Ranten Silaban.

 

Togu dalam sambutannya menekankan pentingnya menghilangkan perbedaan dan perselisihan yang ada ditengah pergaulan hidup Marga Silaban yang ada di Jabodetabek.

 

“Mari kita hilangkan perbedaan. Jangan ada diantara kita yang selalu mengedepankan perbedaan”, kata Togu dengan semangat.

 

Diselah Togu menyampaikan sambutannya, ia meminta Erdin Silaban selaku Ketua Presidium Sidang pada pada saat pelaksanaan pemilihan Ketua Umum PBJS Jabodetabek masa bakti 2026-2030 untuk menyampaikan krologis singkat pelaksanaan RUA yang menghasilkan Ranten Silaban, namun mengundurkan diri dan dianjutkan dengan pelaksanaan RUAL, tanggal 3 Oktober 2026 yang memilih Sabam Sopian Silaban.

 

Menurut Togu Silaban, dalam momentum Pelaksanaan Pesta Parolopololopon PBJS Jabodetabek yang digelar pada tanggal 11 Oktober 2026, pengukuhan dan atau pelantikan kepada Kepengurusan PBJS Jabodetabek masa bakti 2026-2030, belum dapat dilaksanakan karena kepengurusan yang disusun Tim Formateur belum selesai, sehingga akan dilakukan dilain kesempatan sesuai dengan kesepakatan pada pelaksanaan RUAL tersebut.

Pentingnya Mempererat Persaudaraan Marga Silaban dalam Semangat Hasadaon

Semangat yang disampaikan Ketua Umum Parsadaan Pomparan Borsak Jungjungan Silaban (PBJS) se-Indonesia dan Dunia,  Pantas Silaban dan pesan moral yang disampaikan Togu Silaban menekankan pentingnya menjadikan Pesta Parolopolopon sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, melestarikan adat, dan meneruskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus dengan menitik berarkan pada semangat Hasadaon.

 

Menurutnya, kebersamaan keluarga besar Silaban perlu terus diperkuat agar ikatan kekerabatan tetap terjaga, sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa dengan menunjukkan upaya dan komitmen mewudkan persatuan dan kesatuan sesama Marga Silaban dalam bahasa batak disebut Hasadaon.

 

“Pesta Parolopolopon ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, melestarikan adat dan budaya Batak, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus. dengan semangat hasadaon”, kata Pantas.

 

Ia juga berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam pesta tersebut tidak berhenti setelah acara berakhir, tetapi terus tumbuh menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan dan memperluas kontribusi keluarga besar Silaban bagi Indonesia.

 

“Kami berharap semangat kebersamaan ini tidak berhenti pada perayaan, tetapi terus tumbuh menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan, menghormati leluhur, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” demikian pesan yang dirumuskan untuk mewakili semangat kegiatan tersebut.

Empat Tahun Sekali, Momentum Mempererat Persaudaraan

Pesta Parolopolopon PBJS se-Jabodetabek merupakan perhelatan akbar yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) perkumpulan.

 

Pertemuan keturunan Marga Silaban, Boru Silaban dan Bere Silaban yang dihadiri sekitar 2.300 orang tersebut, menjadi kesempatan untuk kembali berkumpul, mempererat hubungan antarkerabat, dan memperkuat komunikasi di antara generasi tua dan muda.

 

Dalam tradisi Batak Toba, hubungan kekerabatan bukan hanya tentang ikatan darah, melainkan juga menyangkut tanggung jawab sosial, penghormatan kepada orang tua, serta komitmen menjaga keharmonisan keluarga.

 

Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan sebuah parsadaan atau perkumpulan kekerabatan.

 

Di tengah kesibukan masyarakat Jabodetabek, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa modernisasi tidak seharusnya membuat generasi penerus kehilangan akar budaya.

 

Sebaliknya, kemajuan zaman dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan tradisi kepada generasi muda dengan pendekatan yang lebih kreatif dan relevan.

 

Merawat Warisan Leluhur, Menguatkan Kontribusi bagi Bangsa

Pesta Parolopolopon Parsadaan Pomparan Borsak Jungjungan Silaban se-Jabodetabek 2026 menghadirkan pesan bahwa semangat persaudaraan, kebudayaan, dan kepedulian terhadap sejarah bangsa dapat berjalan beriringan melalui terwujudnya hasadaon keluarga besar Mara Silaban (Borsak Jungjungan SIlaban) dimana pun berada.

 

Pada akhirnya, keberhasilan sebuah pesta adat tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari nilai yang ditinggalkan setelah perayaan berakhir.

 

Persaudaraan yang semakin kuat mellaui persatuan dan kesatuan (hasadaon), tradisi yang terus diwariskan, dan tumbuhnya kesadaran terhadap jasa tokoh bangsa merupakan warisan penting yang dapat dibawa pulang oleh setiap peserta.

 

Melalui Pesta Parolopolopon 2026, keluarga besar PBJS se-Jabodetabek menegaskan bahwa menjaga akar budaya bukan berarti berpaling dari masa depan dengan semangat hasadaon. Justru dengan mengenali leluhur, merawat persaudaraan, dan menghargai jasa tokoh bangsa, generasi penerus dapat melangkah lebih jauh dengan identitas yang kuat dan semangat kebangsaan yang tetap terjaga,

 

Dukung Alm. Prof. Dr. Friedrich Silaban (16 Desember 1912 – 14 Mei 1984)

Salah satu rangkaian acara yang tak kalah pentingnya adalah penggalangan tanda tangan untuk mendukung Alm. Prof. Dr. Friedrich Silaban (16 Desember 1912 – 14 Mei 1984) menjadi Pahlawan Nasional.

Panitia menggelorakan pengumpulan 1.000 tanda tangan untuk mengusulkan dan mendukung Friedrich Silaban yang terkenal sebagai arsitek kebanggaan dan kenamaan Indonesia semasa hidupnya yang hasilnya terlihat megah dan menjadi kebanggaan NKRI hingga saat ini.

 

Semangat besar dalam Pesta itu bertemu dalam satu perayaan: merawat persaudaraan keluarga besar Silaban dan memperjuangkan pengakuan atas jasa seorang putra bangsa yang telah memberikan sumbangsih penting bagi sejarah arsitektur Indonesia.

 

“Kami juga mengajak seluruh keluarga besar Pomparan Borsak Jungjungan Silaban untuk bersatu mendukung pengusulan Friedrich Silaban sebagai Pahlawan Nasional. Beliau merupakan putra terbaik bangsa yang telah memberikan kontribusi besar melalui karya-karya arsitekturnya bagi Indonesia,” kata Pantas Silaban saat konferensi pers di sela-sela kegiatan tersebut..

 

Sejumlah karya yang lekat dengan namanya antara lain Masjid Istiqlal di Jakarta dan Monumen Nasional (Monas), yang menjadi ikon penting Indonesia.

 

Karya-karya tersebut menunjukkan kontribusi Friedrich Silaban dalam menghadirkan arsitektur yang tidak hanya memiliki nilai fungsional dan estetika, tetapi juga menjadi bagian dari identitas serta sejarah bangsa.

 

Pengumpulan 1.000 tanda tangan dukungan dalam Pesta Parolopolopon PBJS 2026 menjadi salah satu langkah untuk menghimpun dukungan masyarakat terhadap usulan tersebut.

 

Inisiatif ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali sosok Friedrich Silaban kepada generasi muda, terutama mengenai kiprah, pemikiran, dan kontribusinya dalam pembangunan Indonesia.

 

Upaya pengusulan sebagai Pahlawan Nasional memerlukan proses dan penilaian sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, pengumpulan dukungan tersebut dapat menjadi bagian dari gerakan masyarakat untuk memperkuat perhatian terhadap jasa dan warisan tokoh bangsa.

 

Dengan demikian, kebanggaan terhadap Friedrich Silaban tidak berhenti pada kesamaan marga atau asal-usul, tetapi juga bertumpu pada penghargaan terhadap karya, pengabdian, dan kontribusinya bagi Indonesia. (Redaksi)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: borsak jungjungan silabanhasadaonPahlawan NasionalPBJSPBJS JabobetabekProf. Dr. Friedrich SilabanProf. Dr. Pantas SilabanTogu Silaban
ShareTweetSend

Related Posts

NasDem Dorong Friedrich Silaban  Arsitek Masjid Istiqlal Jadi Pahlawan

NasDem Dorong Friedrich Silaban  Arsitek Masjid Istiqlal Jadi Pahlawan

Juli 15, 2026
Wali Kota Bekasi Pastikan Korban Kecelakaan Mobil Distribusi SPPG Tercover dan Biaya Pendidikan Anak Korban Ditanggung

Wali Kota Bekasi Pastikan Korban Kecelakaan Mobil Distribusi SPPG Tercover dan Biaya Pendidikan Anak Korban Ditanggung

Mei 14, 2026
PPBJS Indonesia – Dunia dan Pemilik Bimbel INTEN Berduka

PPBJS Indonesia – Dunia dan Pemilik Bimbel INTEN Berduka

Februari 23, 2026

Borsak Jungjungan Silaban Gelar Mubes I dan Syukuran Bona Taon 2026

Februari 14, 2026

Presiden Prabowo Resmi Anugerahkan Gelar Pahlawan kepada 10 Tokoh, Termasuk Soeharto

November 10, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?