• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menaker Sebut UMP RI Tak Sebanding Produktivitas Jika  Merujuk Survei ILO

Menaker Sebut UMP RI Tak Sebanding Produktivitas Jika Merujuk Survei ILO

November 30, 2020
Presiden Prabowo Didesak Kembalikan Tanah dan Hutan Adat Papua Seluas 3.500 Hektare Yang Dirampok

Presiden Prabowo Didesak Kembalikan Tanah dan Hutan Adat Papua Seluas 3.500 Hektare Yang Dirampok

Oktober 29, 2026
Gubernur Papua Barat Daya Didesak Tertibkan Dugaan ‘Jual Beli’ Proyek PL

Gubernur Papua Barat Daya Didesak Tertibkan Dugaan ‘Jual Beli’ Proyek PL

Oktober 29, 2026
ADVERTISEMENT
Firdaus Mengajukan Penjab HPN, Dinilai Melanggar AD/ART, KEJ, KPW dan PO PWI

Firdaus Mengajukan Penjab HPN, Dinilai Melanggar AD/ART, KEJ, KPW dan PO PWI

Oktober 29, 2026
Demo Mahasiswa Memanas, Massa Mulai Lempar Botol dan Bakar Barang

Demo Mahasiswa Memanas, Massa Mulai Lempar Botol dan Bakar Barang

Oktober 29, 2026
Jaga Kualitas MBG, Pemerintah Daerah Diminta Perketat Pengawasan SPPG

Jaga Kualitas MBG, Pemerintah Daerah Diminta Perketat Pengawasan SPPG

Oktober 29, 2026
Hadapi Gejolak Global, Pertamina Perkuat Kerjasama ASEAN

Hadapi Gejolak Global, Pertamina Perkuat Kerjasama ASEAN

Oktober 29, 2026
253 Daerah Termasuk wilayah Papua Berpotensi Banjir

253 Daerah Termasuk wilayah Papua Berpotensi Banjir

Oktober 29, 2026
98 Tahun Sumpah Pemuda Indonesia, Prabowo Tekankan Karakter dan Persatuan

98 Tahun Sumpah Pemuda Indonesia, Prabowo Tekankan Karakter dan Persatuan

Oktober 29, 2026
Salib Merah Hiasi Demo Mahasiswa di Jakarta

Salib Merah Hiasi Demo Mahasiswa di Jakarta

Oktober 29, 2026
Hadir Di Forum PBB, BRIN Bicara Manfaatkan Teknologi Antariksa

Hadir Di Forum PBB, BRIN Bicara Manfaatkan Teknologi Antariksa

Oktober 29, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Menaker Sebut UMP RI Tak Sebanding Produktivitas Jika Merujuk Survei ILO

[Ekonomi]

November 30, 2020
in Ekonomi
0
0
SHARES
75
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut survei yang dilakukan oleh International Labour Organization (ILO) pada 2020 menunjukkan nilai upah minimum pekerja Indonesia tidak sepadan dengan produktivitas yang dihasilkan.

Dia mengatakan RI kalah jauh dari negara tetangga seperti Vietnam, Filipina, Myanmar atau negara Asia lainnya seperti India dan China.

“Survei yang dilakukan kepada pelaku usaha di Indonesia, hasilnya menunjukkan mayoritas responden merasa bahwa nilai upah minimum yang ditetapkan tidak sepadan dengan produktivitas yang dihasilkan,” katanya pada diskusi daring Kompas pada Sabtu (28/11/2020).

Rincinya, produktivitas pekerja Indonesia per tahun hanya berkisar sebesar 3,8 persen, sedangkan rata-rata produktivitas negara berpendapatan menengah ke bawah senilai 4,1 persen.

Artinya, Indonesia sebagai negara berpendapatan menengah ke atas kalah dalam soal produktivitas dengan negara pesaing.

ILO mencatat pekerja Filipina memiliki prduktivitas sebesar 4,1 persen secara tahunan diikuti oleh Myanmar yakni 5,5 persen.

Lalu, pekerja India memiliki produktivitas sebesar 5,7 persen dan Vietnam 5,8 persen. Yang tertinggi yakni China sebesar 6,2 persen.

Tantangan ini, menurut Ida, merupakan salah satu faktor yang membuat investor lebih memilih menanamkan modalnya di negara tetangga. Pasalnya, mereka bisa mencetak produksi lebih tinggi dengan harga upah relatif lebih murah.

Dia mengatakan pemerintah berusaha mencari keseimbangan lewat Undang-undang Cipta Kerja yang mengatur perlindungan baik untuk pengusaha namun juga pekerja.

Dia menekankan bahwa UU Ciptaker bukan hanya untuk melindungi pekerja yang sudah masuk ke dalam pasar ketenagakerjaan, namun juga calon pekerja yang tidak memiliki perlindungan dari asosiasi buruh.

“Semua isu harus diakomodasi demi terciptanya sebuah ekosistem pekerjaan yang lebih harmonis, yang melindungi hak pekerja dan melindungi keberlangsungan bekerja. Dua-duanyanya harus mendapat perlindungan yang sama,” ucapnya. (CNN/ms)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: EkonomiIda FauziyahILOKemenakerPekerjaUMPUpah
ShareTweetSend

Related Posts

Wawali Harris Bobihoe Borong Produk UMKM Hasil Tangan Terampil Emak- Emak

Wawali Harris Bobihoe Borong Produk UMKM Hasil Tangan Terampil Emak- Emak

September 25, 2026
Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Juli 9, 2026
Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Juni 23, 2026

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Mei 9, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?