• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pemakaian GeNose Semakin Marak, Ahli Minta Kajian Ilmiah

Pemakaian GeNose Semakin Marak, Ahli Minta Kajian Ilmiah

Februari 24, 2021
Plh Walkot Harris Bobihoe : Pemkot Dan BKSAP DPR RI Bahas Strategi UMKM Tembus Di Pasar Dunia

Plh Walkot Harris Bobihoe : Pemkot Dan BKSAP DPR RI Bahas Strategi UMKM Tembus Di Pasar Dunia

Juni 8, 2026
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 8-9 Juni 2026

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 8-9 Juni 2026

Juni 8, 2026
ADVERTISEMENT
Wamendagri Ribka Haluk Minta PIKI Berperan Aktif Mempengaruhi Kebijakan Publik

Wamendagri Ribka Haluk Minta PIKI Berperan Aktif Mempengaruhi Kebijakan Publik

Juni 8, 2026
Kapolri Tegaskan Kalangan Sipil Dapat Duduki Jabatan Nonoperasional di Lingkungan Polri

Kapolri Tegaskan Kalangan Sipil Dapat Duduki Jabatan Nonoperasional di Lingkungan Polri

Juni 8, 2026
Pemprov DKI Pastikan Tarif Transjabodetabek Sesuai Kemampuan Warga

Pemprov DKI Pastikan Tarif Transjabodetabek Sesuai Kemampuan Warga

Juni 8, 2026
Meutya Hafid Terima Penghargaan Global Technology Leadership

Meutya Hafid Terima Penghargaan Global Technology Leadership

Juni 8, 2026
BPOM: Tidak Semua Kemasan Bisa Diklaim BPA Free

BPOM: Tidak Semua Kemasan Bisa Diklaim BPA Free

Juni 8, 2026
PBB Anugerahkan Medali Dag Hammarskjold kepada Dua Personel Perdamaian Republik Indonesia

PBB Anugerahkan Medali Dag Hammarskjold kepada Dua Personel Perdamaian Republik Indonesia

Juni 8, 2026
Prabowo Dengarkan Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Bali, dari Belajar Membaca hingga Kembali Bersekolah

Prabowo Dengarkan Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Bali, dari Belajar Membaca hingga Kembali Bersekolah

Juni 7, 2026
Anggota Komisi VI DPR Dukung Perampingan Anak Usaha BUMN untuk Tingkatkan Daya Saing

Anggota Komisi VI DPR Dukung Perampingan Anak Usaha BUMN untuk Tingkatkan Daya Saing

Juni 7, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Juni 8, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

Pemakaian GeNose Semakin Marak, Ahli Minta Kajian Ilmiah

[News]

Februari 24, 2021
in News
0
0
SHARES
69
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ilustrasi genose

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Penggunaan GeNose yang kini semakin diperluas penggunaannya dari stasiun hingga ke bandara dan pelabuhan, membuat ahli epidemiologi menagih hasil publikasi ilmiah terkait penggunaan GeNose.

Hal ini diungkap Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono, menanggapi kebijakan Kementerian Perhubungan yang menyiapkan penerapan GeNose pada transportasi laut dan udara selain di stasiun.

“Belum ada (kajian ilmiah lanjutan). Apakah timnya Pak Kuwat melakukan tersebut? Beliau janji mau melakukan tapi tidak dilakukan,” jelas Pandu saat ditanya apakah sudah ada hasil evaluasi GeNose di stasiun, Rabu (24/2/2021).

Lebih lanjut menurut Pandu, sebelumnya GeNose sudah sempat dipublikasikan secara terbatas sebagai bahan evaluasi Kementerian Kesehatan untuk izin penggunaan GeNose di stasiun.

Namun, menurutnya banyak hal yang harus diperbaiki dalam laporan tersebut.

“Tidak jelas, laporan final uji yang lalu banyak salah. Belum diperbaiki,” tuturnya lagi.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai koreksi yang harus dilakukan pada laporan itu, menurut Pandu GeNose masih harus melanjutkan uji validasi.

“Laporan yang ada belum cukup membuktikan bahwa alat tersebut cukup akurat untuk skrining,” ujarnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Profesor Kuwat Triyana, inventor GeNose dari Fakultas MIPA, Universitas Gajah Mada menyebut publikasi kajian ilmiah GeNose masih berjalan.

“Ditunggu saja, kita belum istirahat,” tulisnya saat dihubungi lewat pesan teks.

Namun, ia belum menjawab lebih lanjut ketika ditanya perkiraan kapan publikasi keluar.

Terkait dengan hasil studi efektivitas GeNose yang telah dipakai bagi penumpang kereta api. Kuwat menyebut tak memegang data tersebut dan harus dikonfirmasi kepada PT KAI.

Pandu juga meminta publikasi segera dikeluarkan agar penggunaan alat itu bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Beliau banyak janji sebelum dipakai secara luas, agar bisa dipertanggungjawabkan aspek keilmuan dan kemanfaatannya,” katanya.

Dikritik Cuma Motif Ekonomi

Lantaran minim publikasi ilmiah, Pandu mengkritik kebijakan GeNose yang digunakan di stasiun, bandara, dan pelabuhan diterapkan atas dasar motif ekonomi.

“Ya kalau dipakai juga ngga ada manfaatnya untuk pencegahan penularan, dan itu bukan niatnya pemerintah tapi meningkatkan penggunaan moda transportasi udara, hanya motif ekonomi,” tandasnya.

Padahal menurut Pandu, pemerintah mestinya belajar dari kesalahan kebijakan tahun lalu di sektor transportasi.

Saat itu menurutnya pengetesan menggunakan rapid test antibodi yang tak akurat membuat penularan terus terjadi.

GeNose rencananya akan mulai diterapkan di Pelabuhan Tanjung Priok akhir April ini secara acak (random). Sementara, untuk sektor udara atau pesawat akan mulai diterapkan pada 1 April 2021 mendatang.

Budi mengatakan perluasan penerapan GeNose di dua moda transportasi itu dilakukan setelah pihaknya mencermati penggunaan alat tes itu di kereta.

Namun, alih-alih menyebut tingkat efektivitas alat ini mendeteksi Covid-19, ia malah menyebut dasar pengambilan kebijakan penerapan GeNose di bandara dan pelabuhan karena animo masyarakat.

“Di kereta api, animo masyarakat untuk menggunakan GeNose sangat bagus dan saat ini para pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara juga menginginkan penggunaan GeNose,” kata Budi dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Budi menambahkan penerapan GeNose di simpul-simpul transportasi diperlukan agar masyarakat mendapatkan akses terhadap alat pendeteksi (screening) Covid-19 yang lebih terjangkau. (FA/SI).

Komentar Facebook

Tags: Ahli EpidemiologiBandaraGeNosePelabuhanStasiun
ShareTweetSend

Related Posts

Angkasa Pura II Wajibkan Calon Penumpang Pesawat Pakai Aplikasi PeduliLindungi Jika Mau Beterbangan

Angkasa Pura II Wajibkan Calon Penumpang Pesawat Pakai Aplikasi PeduliLindungi Jika Mau Beterbangan

Agustus 2, 2021
Agustono Meninjau Kesiapan Bandara Hang Nadim Menggunakan GeNose

Agustono Meninjau Kesiapan Bandara Hang Nadim Menggunakan GeNose

April 5, 2021
Ikuti Kereta Api, Naik Pesawat Bisa Pakai Hasil Tes Negatif GeNose

Ikuti Kereta Api, Naik Pesawat Bisa Pakai Hasil Tes Negatif GeNose

Maret 29, 2021

PT. KAI Akan Lakukan Penyesuaian Tarif GeNose

Maret 18, 2021

Mulai Hari Ini Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Wajib Bawa Hasil GeNose Test

Februari 7, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?