
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Marlin Agustina akan bergerak cepat untuk menuntaskan sejumlah prioritas kerja.
Salah satunya, untuk segera memulihkan perekonomian di Kepri. Penanganan pandemi virus corona akan semakin serius, agar aktivitas ekonomi dan sosial berjalan dengan baik.
“Kami bersama Wakil Gubernur dan seluruh stakeholder di Kepri akan berusaha secepat mungkin melakukan usaha-usaha pemulihan ekonomi,” ujar Ansar melalui keterangan tertulis, Jumat (26/2/2021).
Dua Hal jadi Fokus Ansar Ahmad
Ansar menyampaikan mengenai dua hal yang menjadi fokus. Pertama, penanganan Covid-19 dan yang Kedua pemulihan perekonomian.
Menurut Ansar, Kepri pernah mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, dengan Batam menjadi lokomotif ekonominya. Namun, karena Covid-19, sebagian besar aktivitas ekonomi Kepri yang berorientasi ekspor dan pariwisata, mengalami penurunan. Bahkan penurunan pertumbuhan ekonomi dinilai cukup signifikan.
Untuk memulihkan ekonomi, menurut Ansar, di antaranya dengan membangun subsistem pelayanan birokrasi yang baik.
Relaksasi dan Insentif bagi Investor
Pihaknya juga akan memberikan relaksasi dan insentif bagi investor di Kepri. “Ini sejalan dengan pemerintah pusat yang juga memberi relaksasi investasi,” kata Ansar Ahmad.
Ansar juga akan mengimplementasikan Undang-Undang Cipta Kerja. Semua hal dilakukan agar lebih cepat melakukan pemulihan ekonomi.
Selain itu, akan ada perhatian khusus untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Akan ada program kemitraan UMKM dengan berbagai usaha, termasuk usaha menengah dan besar.
Semuanya akan dilakukan dengan intensif. Setelah itu, prioritas berikutnya adalah bidang keamanan dan budaya.
Menurut Ansar, karena Kepri merupakan wilayah perbatasan, maka pihaknya akan fokus juga menjaga daerah ini dari pihak asing.
“Budaya akan menjadi faktor pendorong semangat membangun Kepri ke depan,” kata Ansar.(*)













