
Batu, SatukanIndonesia.com – Kepolisian Resor (Polres) Kota Batu, Jawa Timur terus melakukan upaya dalam rangka mensukseskan Operasi Berantas Jaya yang menyasar segala bentuk aksi premanisme baik secara perorangan atau kelompok yang digelar selama 2 minggu sejak 9 Mei lalu hingga 23 Mei mendatang. Demikian pernyataan Kasat Reskrim Polres Batu AKP Rudi Kuswoyo.
Sejak sebelumnya, dalam proses persiapan, Kepada wartawan 98/5) Rudi menyatakan bahwa segala bentuk persiapan sudah dilakukan dalam rangka mensukseskan operasi yang dicanangkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, 1 Mei 2025 lalu.
Rudi menegaskan bahwa praktik premanisme yang disorot termasuk pada premanisme perorangan ataupun berkedok Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Di antaranya adalah pungutan liar (pungli) area kawasan industri, parkir, pasar hingga pungli proyek pemerintah.
Sedangkan sasaran terkait geng motor yakni aksi pemerasan, penganiayaan, juga balapan liar. Terakhir, petugas kepolisian juga akan menyasar dan menindak debt collector atau penagih utang yang sering melakukan pengambilan unit secara ilegal.
“Termasuk pelaku yang menarik kendaraan secara ilegal. Selain itu juga masalah dari sengketa lahan,” jelasnya.
Sebagai informasi, operasi ini digelar serentak Polres dan Polda secara nasional. Dalam operasi ini polisi mempersiapkan target dan sasaran kemudian diserahkan ke Bagbinops Ditreskrimum. Petugas juga mengidentifikasi dan menetapkan target operasi (TO) dalam gelaran Operasi Berantas Jaya 2025.
Berdasarkan pantauan, salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka program ini adalah patrol antisipasi premanisme adalah penjagaan ketat dalam acara Pesta Rakyat di Kota Batu dalam rangka tasyakuran dan pelantikan pengurus SMSI Malang Raya hang digelar di Balai Among Tani Kota Batu dan beberapa tempat lainnya.
Acara yang bertajuk Pesta Rakyat dan Tasyakuran Terpilihnya Tiga Kepala Daerah Malang Raya ini di gelar selama 3 hari di halaman Balai Kota Among Tani. Selain bazar UMKM acara diisi dengan parade Bantengan Nuswantoro di hari Jumat (9/5), Pagelaran Reog, Rampak Barong dan Live DJ, Sabtu (10/5) Fun Run Mbatu Sae di Minggu pagi (11/5) dan puncak acara Minggu malam yang ditandai dengan penghargaan kepada 3 kepala daerah Malang Raya (Bud)












