
Mojokerto,SatukanIndonesia.com – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian meminta adanya penguatan sinergi antara BUMN dan petani. Hal ini disampaikan dalam k Rembuk Tani mendampingi Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Minggu kmrn (1/6).
Dalam kegiatan yang diikuti diikuti oleh para petani, koperasi, dan sejumlah anggota BUMN lain yang bergerak di sektor pertanian. Tersebut Wabup yang juga Putra Mantan Bupati Mojokerto, Alm. H Ahmadi ini juga menyatakan bahwa kegiatan rembuk tani ini bisa menjadi wadah yang strategis untuk membangun kolaborasi antar pemerintah daerah dengan BUMN dalam mendukung swasemba pangan nasional.
Dalam kesempatan sambutannya, Wabup yang juga seorang dokter ini juga menyampaikan bahwa Kabupaten Mojokerto memiliki potesi besar dalam sektor pertanian. Potensi ini hanya perlu mendapatkan dukungan dengan teknologi, pembiayaan dan akses pasar.
“Rembuk Tani ini adalah langkah penting dalam menyatukan visi antara petani, pemerintah, dan BUMN. Kami ingin memastikan bahwa petani lokal dapat tumbuh mandiri, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Kegiatan ini juga bertepatan dengan Hari Jadi Koperasi Petani Tebu Rakyat Nira Mentari yang ke-26.
Terkait dengan hal tersebut dokter Rizal (Panggilan akrab Wabup Mojokerto) juga menyampaikan apresiasinya terhadap koperasi. Rizal juga menyampaikan harapannya agar koperasi bisa terus menjadi penggerak untuk perkembangan pertanian berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, ia juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto akan terus mendorong terciptanya ekosistem pertanian yang inklusif melalui program-program strategis dan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk BUMN (Tine)













