
JAKARTA, satukanindonesia.com – Meski ada pro dan kontra di Kongres Amerika Serikat, Sabtu (21/6/2025), Presiden AS Donald Trump memutuskan melepaskan bom ke lokasi nuklir milik Iran.
Trump mengatakan, sebagaimana dikutip dari fijivillage.com, Minggu (22/06/2025), bahwa AS telah mengebom Fordo dan lokasi nuklir lainnya di Iran.
Trump menyebut, serangan itu sangat berhasil, dan menambahkan bahwa muatan penuh bom dijatuhkan di Fordo, situs pengayaan utama Iran.
Media pemerintah Iran mengatakan, sebagian lokasi Fordo diserang oleh serangan musuh.
Trump akan menyampaikan, pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih.
“Serangan itu merupakan indikasi cara Trump menjalankan kebijakan luar negerinya,”kata koresponden BBC.
Sebelumnya dilaporkan bahwa Washington mengirim pesawat pembom siluman B-2 ke Pulau Guam milik AS—satu-satunya pesawat yang mampu membawa bom yang dibutuhkan untuk menghancurkan Fordo.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan keterlibatan AS dalam konflik Israel–Iran akan sangat, sangat berbahaya saat berada di Istanbul untuk bertemu dengan Presiden Turki.
Menurut www.stratcom.mil, pesawat siluman B-52 Stratofortress Angkatan Udara AS lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Andersen, Guam, setelah penempatan singkat pada 17 Desember 2016.
Penempatan jangka pendek ini membantu memastikan awak pesawat pengebom mempertahankan tingkat kesiapan dan kemahiran yang tinggi, serta memberikan kesempatan untuk mengintegrasikan kemampuan dengan mitra regional di kawasan Indo-Asia-Pasifik. [**/GRW]













