• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Misi Kemanusiaan dan Diplomasi, KRS TNI AL Indonesia Kunjungi Negara-negara Melanesia

Misi Kemanusiaan dan Diplomasi, KRS TNI AL Indonesia Kunjungi Negara-negara Melanesia

September 30, 2026
Pimpinan DPRD Kota Batam Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Ketua Dewan Ajak Jaga Persatuan dan Perkuat Sinergi

Pimpinan DPRD Kota Batam Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Ketua Dewan Ajak Jaga Persatuan dan Perkuat Sinergi

Oktober 1, 2026
Sambut Aksi Unjuk Rasa Pekerja, Ketua DPRD Kota Batam Terbitkan Rekomendasi Dukungan

Sambut Aksi Unjuk Rasa Pekerja, Ketua DPRD Kota Batam Terbitkan Rekomendasi Dukungan

Oktober 1, 2026
ADVERTISEMENT
Indonesia Bertangungjawab Memerdekakan Papua Berdasarkan Perjanjian Roma 30 September 1962

Indonesia Bertangungjawab Memerdekakan Papua Berdasarkan Perjanjian Roma 30 September 1962

Oktober 1, 2026
DANA HONOR BOS SMK 2 TAMAN SISWA PEMATANGSIANTAR CAPAI Rp828,8 JUTA, FMP3 MINTA KETERBUKAAN DAN KLARIFIKASI

DANA HONOR BOS SMK 2 TAMAN SISWA PEMATANGSIANTAR CAPAI Rp828,8 JUTA, FMP3 MINTA KETERBUKAAN DAN KLARIFIKASI

Oktober 1, 2026
Seorang Ibu Meninggal di Kaimana, DPR Otsus : Pangkas Proses Administrasi Rujukan

Seorang Ibu Meninggal di Kaimana, DPR Otsus : Pangkas Proses Administrasi Rujukan

Oktober 1, 2026
Presiden Prabowo Usulkan Suyudi, DPR RI Berhentikan Listyo jadi Kapolri

Presiden Prabowo Usulkan Suyudi, DPR RI Berhentikan Listyo jadi Kapolri

Oktober 1, 2026
Semarak HUT Dharma Wanita Persatuan ke-27, DWP Gelar Lomba Menyanyi Solo Antar Dinas

Semarak HUT Dharma Wanita Persatuan ke-27, DWP Gelar Lomba Menyanyi Solo Antar Dinas

Oktober 1, 2026
PANCASILA DI ZAMAN ALGORITMA

PANCASILA DI ZAMAN ALGORITMA

Oktober 1, 2026
Presiden Prabowo Berdoa di Sumur Lubang Buaya untuk Mengenang Pahlawan Revolusi

Presiden Prabowo Berdoa di Sumur Lubang Buaya untuk Mengenang Pahlawan Revolusi

Oktober 1, 2026
​Tingkatkan Estetika dan Keamanan Kota, Tri Adhianto Targetkan Penataan Kabel Utilitas 3 Tahun Selesai.

​Tingkatkan Estetika dan Keamanan Kota, Tri Adhianto Targetkan Penataan Kabel Utilitas 3 Tahun Selesai.

Oktober 1, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home TNI AL

Misi Kemanusiaan dan Diplomasi, KRS TNI AL Indonesia Kunjungi Negara-negara Melanesia

(TNI AL)

September 30, 2026
in TNI AL
0
0
SHARES
47
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO : Kapal Rumah Sakit (KRS) buatan Indonesia, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991//ISTIMEWA

MALANG, satukanindonesia.com – Kapal Rumah Sakit Angkatan Laut (AL) Indonesia dijadwalkan mengunjungi negara-negara Melanesia di Pasifik yakni Papua Nugini (PNG), Fiji, Kepulauan Solomon, dan Vanuatu.

Kapal KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 akan mengunjungi Vanuatu mulai tanggal 2 hingga 6 Oktober dalam rangka program Kunjungan Pelabuhan Indonesia 2026, yang dilaksanakan dengan tema ‘Menjembatani Bangsa-Bangsa, Melayani Kemanusiaan’. Demikian dikutip dari laman dailypost.vu, Rabu (30/09/2026).

Kapal rumah sakit atau medis TNI Angkatan Laut (TNI AL) tercatat telah melakukan misi ke negara-negara Melanesia di kawasan Pasifik Selatan sebanyak tiga kali pelayaran atau misi utama, dalam rentang waktu 2024 hingga 2026.

Ketiga misi kemanusiaan dan diplomasi (Port Visit) tersebut menggunakan kapal bantu rumah sakit buatan dalam negeri, yaitu KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991.

Laman internet dari Dinas Penerangan Angkatan Laut Republik Indonesia, http://www.tnial.mil.id, melaporkan bahwa kapal bantu rumah sakit TNI AL KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 bertolak dari Sorong, Papua Barat Daya, pada tanggal 21 September 2026, menuju Pasifik Selatan.

Pelayaran ini membawa satuan tugas Port Visit 2026 dalam misi diplomasi kemanusiaan ke Vanuatu, Fiji, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini.

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III Laksda TNI Dato Rusman S.N. melepas langsung keberangkatan kapal tersebut. Sorong menjadi lokasi singgah pertama kapal perang ini, setelah menempuh tujuh hari pelayaran dari Jakarta sebelum menerobos Samudra Pasifik.

Pelayaran diplomasi maritim ini mengukir sejarah baru, karena memboyong 318 personel gabungan lintas instansi. Rombongan terdiri atas 247 prajurit TNI AL, 21 prajurit TNI AD, 15 prajurit TNI AU, serta 4 anggota Polri.

Satgas ini juga mengangkut 31 personel dari Kemenko Polkam, Kemenhan, Kemenkes, Kemendikti, dosen, relawan pendeta, jurnalis, hingga mahasiswa.

Sebelum menuju Sorong, Menteri Koordinator Polkam Djamari Chaniago lebih dulu melepas rombongan di Tanjung Priok, Jakarta, pertengahan September lalu.

Saat bersandar di Sorong, seluruh personel mendapat pengarahan serta suntikan motivasi dari pakar komunikasi Aqua Dwipayana. Petugas juga menaikkan bahan logistik tambahan, dan memboyong personel pelengkap untuk memperkuat kesiapan kapal.

Dato menegaskan, pelayaran KRI Wahidin menjadi bukti nyata kehadiran Indonesia dalam membangun stabilitas dan perdamaian di Pasifik Selatan.

“Port Visit 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat di kawasan Pasifik Selatan melalui misi kemanusiaan dan berkomitmen membangun kerjasama yang konstruktif,”kata Dato, dikutip dari keterangan Dispenal uang dikutip, Rabu (30/09/2026).

Di setiap negara tujuan, tim gabungan ini bakal menggelar pengobatan gratis, membagikan obat-obatan serta lampu hemat energi (solar drive), menyalurkan alat sekolah, hingga menampilkan pentas seni Reog Ponorogo.

Saat rute jalan pulang, KRI Wahidin juga bakal mampir ke Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, buat memberikan pelayanan kesehatan serupa bagi warga pesisir.

Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Hengki Haryadi bersama deretan pimpinan daerah ikut hadir dalam acara pelepasan tersebut, untuk memberikan dukungan penuh pada agenda diplomasi pemerintah.

Komandan Satgas Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwanto memimpin langsung pergerakan KRI Wahidin mengarungi Samudra Pasifik selama 60 hari.
Kapal perang rumah sakit ini dijadwalkan merampungkan seluruh misi Pasifik Selatan dan kembali ke Indonesia pada 12 November 2026. [ONE/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kapal KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991Kapal Rumah Sakit Angkatan Laut (AL)PNG
ShareTweetSend

Related Posts

Republik Indonesia dan PNG Jalin Kerjasama Pertahanan

Republik Indonesia dan PNG Jalin Kerjasama Pertahanan

Juli 9, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?