• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Puan Maharani Akui Matikan Mikrofon di Sidang Omnibus Law

Puan Maharani Akui Matikan Mikrofon di Sidang Omnibus Law

November 13, 2020
Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Oktober 2, 2026
PANCASILA DI ZAMAN ALGORITMA

PANCASILA DI ZAMAN ALGORITMA

Oktober 2, 2026
ADVERTISEMENT
Resmi Jadi Kapolri,  Suyudi Titip Pesan ke Insan Pers

Resmi Jadi Kapolri,  Suyudi Titip Pesan ke Insan Pers

Oktober 2, 2026
Hari Ke-18 Penyelam TNI AL dan SAR Gabungan Lanjutkan Sisir Badan KM Virgo Transport 8

Hari Ke-18 Penyelam TNI AL dan SAR Gabungan Lanjutkan Sisir Badan KM Virgo Transport 8

Oktober 2, 2026
Perkuat Pembiayaan Pembangunan Jangka Panjang,  Pemprov DKI Ajukan Pembentukan Dana Cadangan Daerah

Perkuat Pembiayaan Pembangunan Jangka Panjang,  Pemprov DKI Ajukan Pembentukan Dana Cadangan Daerah

Oktober 2, 2026
Bapemperda DPRD Batam Bahas Usulan Perubahan Perda Ketertiban Umum

Bapemperda DPRD Batam Bahas Usulan Perubahan Perda Ketertiban Umum

Oktober 2, 2026
Ganti Sugiono, Menlu Arrmanatha Priotaskan Stabilitas di Kawasan dan Tingkat Global

Ganti Sugiono, Menlu Arrmanatha Priotaskan Stabilitas di Kawasan dan Tingkat Global

Oktober 2, 2026
Tiga Orang di Amankan, Satgas Damai Cartensz Sita 71 Butir Amunisi Ilegal

Tiga Orang di Amankan, Satgas Damai Cartensz Sita 71 Butir Amunisi Ilegal

Oktober 2, 2026
Perayaan HUT DWP ke-27, Lomba Menyanyi Solo Antar Dinas/Instansi Kota Bekasi Berlangsung Semarak

Perayaan HUT DWP ke-27, Lomba Menyanyi Solo Antar Dinas/Instansi Kota Bekasi Berlangsung Semarak

Oktober 2, 2026
1.500 Orang Ikuti Perayaan Hari Lansia Sedunia di Bekasi,  Wali Kota: Bekasi Layak Jadi Pusat Perayaan Karena Punya Sekolah Lansia KUN

1.500 Orang Ikuti Perayaan Hari Lansia Sedunia di Bekasi,  Wali Kota: Bekasi Layak Jadi Pusat Perayaan Karena Punya Sekolah Lansia KUN

Oktober 1, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Oktober 2, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Puan Maharani Akui Matikan Mikrofon di Sidang Omnibus Law

[Politik]

November 13, 2020
in Politik
0
0
SHARES
112
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Akhirnya teka-teki matinya mikrofon anggota DPR Fraksi Demokrat Benny K Harman sudah terungkap.

Hal itu diutarakan langsung oleh Puan Maharani sendiri dalam Youtube Channel Boy William yang berjudul ‘EXCLUSIVE! PUAN MAHARANI KAGET DITANYA INI SAMA BOY WILLIAM! | #DibalikPintu’ kemarin (12/11/2020).

Puan menyebut ia mematikan mikrofon atas perintah pimpinan sidang kala itu, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, yang berada di sebelah kanannya. Ia lantas mematikan mikrofon agar pimpinan bisa berbicara dalam sidang.

“Yang mimpin itu sebenarnya yang sebelah kanan saya tapi saat yang bersangkutan mau bicara enggak bisa bicara karena di floor pencet mik terus. Jadi di sana mati makanya kemudian pimpinan sidang meminta kepada saya untuk mengatur jalannya persidangan supaya dia bisa berbicara bisa enggak dimatiin, ya saya kemudian mematikan mik tersebut,” kata Puan dalam video Youtube Boy William, Jumat (13/11/2020).

Puan menerangkan, DPR memang memperbolehkan semua anggota DPR untuk berbicara. Akan tetapi, kewenangan berbicara diatur dalam regulasi dan tata tertib. Setiap rapat dipimpin oleh para pimpinan DPR. Pimpinan bertugas memimpin rapat dengan baik dan benar. Selain itu, para anggota DPR diberikan hak bergantian untuk berbicara agar adil, apalagi mikrofon parlemen tidak bisa digunakan untuk berbicara lebih dari satu orang.

“Jadi kalau ini bunyi, ini bunyi, cuman satu yang bisa ngomong. Dia kedip-kedip terus gak bisa,” kata Puan. “Nah, karena mau ngomong, ngomong terus tentu saja sebagai pimpinan sidang pimpinan sidang itu harus mengatur pembicaraan supaya semuanya dapat waktu untuk bicara,” lanjut Puan. Dalam kasus Benny, Puan menegaskan dirinya bukan sengaja mematikan, tetapi mematikan demi kelancaran persidangan. Sebab, Benny telah berbicara berkali-kali dalam sidang.

“Bukan disengaja tapi untuk menjaga jalannya persidangan supaya bisa berjalan dengan baik dan lancar karena kan waktu itu sebenarnya, apa namanya, sudah diberikan kesempatan untuk berbicara tapi ingin berbicara lagi, ingin berbicara lagi,” kata mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu.

Insiden mematikan mikrofon di DPR saat pengesahan UU Cipta Kerja menjadi sorotan karena Puan disebut mematikan mikrofon Anggota DPR Benny K Harman yang sedang berbicara pada saat itu.

Kala itu, Azis meminta agar Benny menyampaikan pandangan fraksi setelah pengesahan undang-undang, tetapi politikus Partai Demokrat itu menolak gagasan Azis.

Benny lantas berbicara tentang walkout tetapi tidak selesai.Pembicaraan yang tidak selesai diduga karena Puan mematikan mikrofon Benny.

Hal tersebut diketahui dari beredarnya video Puan berbincang dengan Azis sebelum menekan tombol sesaat sebelum mikrofon mati.

Fraksi Demokrat lantas walkout dan keberatan dengan upaya mematikan mikrofon. Namun, PDIP membantah dengan alasan mikrofon otomatis mati karena anggota DPR diberi masa waktu bicara selama 5 menit. (ms/bm)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Azis SyamsuddinDPRPDIPPolitikPuan Maharani
ShareTweetSend

Related Posts

Ketua DPR RI : Ambang Batas Parlemen Threshold 5 Persen Masih Menunggu Pembahasan Resmi

Ketua DPR RI : Ambang Batas Parlemen Threshold 5 Persen Masih Menunggu Pembahasan Resmi

September 22, 2026
Puan Tegaskan Gedung Parlemen Terbuka untuk Terima Aspirasi Masyarakat

Puan Tegaskan Gedung Parlemen Terbuka untuk Terima Aspirasi Masyarakat

Agustus 28, 2026
Ketua DPR Dorong Penetapan Komisaris BUMN Berdasarkan Profesionalisme dan Kompetensi

Ketua DPR Dorong Penetapan Komisaris BUMN Berdasarkan Profesionalisme dan Kompetensi

Juli 3, 2026

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026

Puan Tegaskan Jurnalisme Jadi Jembatan Penting antara Parlemen dan Rakyat

April 16, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?