
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menginstruksikan kepada seluruh jajaran anggota TNI AD untuk turun langsung memberikan bantuan kepada para korban bencana alam gempa bumi di di Mamuju, Sulawesi Barat.
Hal tersebut disampaikan Jenderal Andika saat menggelar teleconference bersama Pangdam XIV/Hasanudin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, gubenur, Kapolda Sulbar untuk mendengar secara langsung hal-hal apa saja yang paling utama dibutuhkan para korban pasca gempa.
Jenderal TNI Andika bersama jajaran petinggi TNI AD melakukan rapat terkait penanganan evakuasi korban bencana alam yang terjadi di Mamuju, Sulawesi Barat.
Dalam paparannya, Jenderal Andika telah mempersiapkan seluruh alat transportasi udara untuk mengirimkan atau membawa bantuan untuk korban gempa di Sulbar.
“Persiapan yang dilakukan baik dari segi pendorongan alat transportasi udara oleh Puspenerbad dengan mengirimkan Heli Bell 412 sebanyak 2 unit, MI-17 1 unit, Kasa 1 unit,” kata Jenderal Andika dalam keterangannya di akun YouTube TNI AD, Selasa (19/1/2021).
“Apa saja yang dibutuhkan yang paling utama? Jadi apa yang bisa kami bantu, kami akan usahakan,” tanya Jenderal Andika.
Pangdam XIV Hasanudin Mayjen TNI Andi Sumangerukka menyampaikan ada beberapa kebutuhan pokok dan obat-obatan yang saat ini sangat dibutuhkan oleh para korban bencana alam yang terdampak di Mamuju, Sulawesi Barat.
“Hal mendesak yang dibutuhkan saat ini antara lain jembatan belly, tenda, tenaga kesehatan termasuk obat-obatan, sembako, dan selimut. Kemudian genset sangat dibutuhkan,” ujar Andi.
Jenderal Andika mengatakan pihaknya akan secepatnya mengirimkan bantuan yang telah dibutuhkan.
“Oke, kami akan segera mulai rapat dan mengirim secepat mungkin. Kami juga akan mengirim kapal laut kita, kapal laut angkatan darat untuk mengangkut apa yang sesuai dengan permintaan,” ucap KSAD.
Selain itu juga, kata Andika, Pusbekang akan mengirimkan perbekalan baik kapal laut sebanyak 4 unit, sembako, tenda serta kebutuhan posko darurat.
“Pusziad serta Pushubad juga mengirimkan bantuan untuk penanganan Mamuju seperti, alat berat 7 unit excavator, jembatan belly sepanjang 60 meter, genset besar dan kecil, alat komunikasi repeater 6 unit, 80 HT, solar cell, dan 5 hp satelit,” tuturnya.
Bahkan, dikatakannya, menurut penjelasan Kapuskesad bahwa jajaran TNI AD sudah mengirimkan bantuan obat-obatan, melalui Dandenkes Pare-Pare dengan membawa 17 personel dan 3 ambulan.
“Kita TNI AD akan membantu apa yang perlu kita bantu, agar setiap kebutuhan penanganan evakuasi para korban bencana alam gempa bumi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat,” paparnya.
Segala keperluan akan kita tuntaskan pada rapat besok siang, dan selambat-lambatnya hari Senin sudah dapat segera kita dorong bantuan ini” sambung Jenderal TNI Andika. (*)













