
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Kabar penurunan positivity rate kasus Covid-19 di DKI Jakarta mengalami penurunan drastis dan sudah dibawah ambang batas aman diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Bahkan, kini persentasenya turun hampir mencapai 5 persen, atau semakin mendekati standar yang ditetapkan oleh WHO.
“Alhamdulillah memang positivity rate kita makin hari makin turun, makin mendekati angka ideal. Batas ambang aman itu adalah 10 persen. Kita sudah di bawah 10 persen sejak pekan lalu,” jelas Anies kepada wartawan, Selasa (17/8/2021).
“Sekarang kita terus menuju ambang aman, yaitu 5 persen. Nah, ini adalah hasil kerja kita semua,” imbuhnya.
Menurut Anies, terus menurunnya tingkat positivity rate ini sekaligus menggambarkan perkembangan kasus COVID-19 yang semakin membaik. Meski begitu, ia mengingatkan perjuangan melawan pandemi masih panjang dan angka positivity rate harus terus ditekan.
“Jadi, saya mengharapkan kepada kita semua, mari kita teruskan perjuangan ini. Sehingga angka positivity rate kita berada di bawah 5 persen, sehingga kita akhirnya kembali masuk batas aman dengan di bawah 5 persen,” tuturnya.
Sementara itu, ia terus mengingatkan agar lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan, sehingga mencegah bertambahnya lagi kasus COVID-19.
“Kita sudah merasakan betul repotnya ketika angka kasus melonjak tinggi. Mari kita jangan sampai itu terjadi lagi, caranya dengan disiplin,” ucap Anies.
Dan terakhir, Anies mengajak warganya yang belum menerima vaksinasi corona agar segera divaksin. Sehingga, dapat mengurangi risiko terjadi perburukan apabila terinfeksi virus corona.
“Mari kita tuntaskan vaksinasi. Karena vaksinasi ini membantu mengurangi tingkat keparahan bila sampai terpapar. Jadi, saya mengajak kepada seluruh warga yang belum vaksin yuk segera vaksin. Dan dengan vaksinasi itu, kita melindungi diri sendiri, melindungi keluarga,” tutup Anies.
Diketahui, pada Juli lalu, positivity rate harian di DKI sempat tembus 46 persen pada 7 Juli 2021. Dan kini, positivity rate sepekan di Jakarta 8,1% pada 14 Agustus 2021. Sementara itu, WHO menyebut batas ideal positivity rate maksimal 5 persen. (FA/SI).













