
Toba, SatukanIndonesia.com – Sekretaris Badan Pelaksana (BP) Geopark Kaldera Toba, Debby Panjaitan, menyampaikan acara ini diadakan sebagai komitmen bersama untuk menindaklanjuti kawasan Danau Toba sebagai UNESCO Global Geopark, yang sudah di tetapkan sebelumnya, di Paris, Perancis (2 Juli 2020) yang lalu, Danau Toba telah memiliki tiga potensi utama, yakni Faktor : Geodiversity, Biodi ersity dan Culturediversity, oleh karena itu Kawasan Danau Toba menjadi “Taman Bumi”, yang harus kita jaga bersama.
“Debby menginformasikan bahwa dua tahun kedepan, kita akan di “revalidisasi oleh UNESCO”.
Dalam acara ini dilaksanakan Kegiatan Lomba Penulisan Aksara Batak tingkat SD dan SMP se- kabupaten Toba, dilakukan sebagai wujud Edukasi Interaktif bagi anak-anak sekolah. Kegiatan ini dilakukan di Pantai, Lumban Bulbul, Balige, Tujuannya untuk mengedukasi para “Generasi Emas”, untuk bersahabat dengan Alam, dengan konsep ” School to Geopark”, wujud dari pelestarian budaya Batak, “(19 /11/2021).
“Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Toba, Jhon Piter Silalahi, menyambut baik diadakannya kegiatan Lomba Aksara Batak di Kabupaten Toba, sehingga kedepannya sekolah- sekolah di Toba tetap mempertahankan penulisan Aksara Batak, dan menghargai budayanya sendiri, “.
pesannya kedepan wisatawan domestik dan mancanegara datang ke KDT tidak hanya menikmati keindahan panorama Danau Toba, Kuliner, akan tetapi dapat berwisata literasi Penulisan Aksara Batak.
Ketua Harian BP- GKT Mangindar Simbolon , didampingi Menejer Geosite Balige, Lambaik Manalu, berkomentar, ” kegiatan Lomba Aksara Batak bertujuan untuk melestarikan Budaya Aksara Batak, agar tidak punah dan terlupakan oleh kaum muda Milenial, kendati bahasa yg digunakan saat ini bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Mandarin. Sambung beliau, kegiatan ini tidak hanya berhenti pada orientasi Lomba, akan tetapi, sejatinya menjadi stimulus bagi anak-anak muda untuk lebih mencintai Budaya sendiri, sebagai legacy/Warisan Budaya Leluhur.
Peserta lomba Penulisan Aksara Batak, dari berbagai sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Toba, sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut dengan Prokes yang ketat.
Yohana Siregar Juara I lomba tingkat SD, sangat gembira atas terselenggaranya kegiatan ini, bertemu- dengan peserta lomba, se-kabupaten Toba dan kedepannya kegiatan ini tetap dilaksanakan” ujarnya. (GH/SI)













