• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Jemput Bola Layani Rakyat, Presiden Jokowi: Pejabat Harus Seperti Itu

Jemput Bola Layani Rakyat, Presiden Jokowi: Pejabat Harus Seperti Itu

Januari 26, 2019
​TNI AL Kerahkan KRI Teluk PARIGI-539 Angkut Bantuan Logistik Bencana Gempa Bumi NTT ke Maumere

​TNI AL Kerahkan KRI Teluk PARIGI-539 Angkut Bantuan Logistik Bencana Gempa Bumi NTT ke Maumere

Agustus 26, 2026
Dukung Penanggulangan Bencana Alam, TNI AL Melalui KRI Semarang-594 Siap Salurkan 150 Ton Bantuan Kemanusiaan ke NTT

Dukung Penanggulangan Bencana Alam, TNI AL Melalui KRI Semarang-594 Siap Salurkan 150 Ton Bantuan Kemanusiaan ke NTT

Agustus 26, 2026
ADVERTISEMENT
KRI dr. Soeharso-990 jadi Rumah Sakit Darurat Korban Bencana NTT, Rawat Pasien Hingga Suplai Oksigen

KRI dr. Soeharso-990 jadi Rumah Sakit Darurat Korban Bencana NTT, Rawat Pasien Hingga Suplai Oksigen

Agustus 26, 2026
Freeport Setor Rp100 Triliun Lebih Buat Republik Indonesia

Freeport Setor Rp100 Triliun Lebih Buat Republik Indonesia

Agustus 26, 2026
Buka FDS ke-XV, Gubernur Fakhiri Mendorong Pelestarian Budaya Lokal

Buka FDS ke-XV, Gubernur Fakhiri Mendorong Pelestarian Budaya Lokal

Agustus 26, 2026
Sinergi TNI AL dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Desa Sekarang, Kalsel

Sinergi TNI AL dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Desa Sekarang, Kalsel

Agustus 25, 2026
Pengelolaan Pesisir dan Kelautan Indonesia Diperkuat Platform Geospasial

Pengelolaan Pesisir dan Kelautan Indonesia Diperkuat Platform Geospasial

Agustus 25, 2026
Wawali Harris Bobihoe Tinjau Perbaikan Ruang Kelas SDN 05 Bojong Menteng

Wawali Harris Bobihoe Tinjau Perbaikan Ruang Kelas SDN 05 Bojong Menteng

Agustus 25, 2026
Gegara Pungli dan PKL Marak di Plaza Patriot Semrawut, Tri Adhianto Nonaktifkan 5 Pejabat Pemkot Bekasi

Gegara Pungli dan PKL Marak di Plaza Patriot Semrawut, Tri Adhianto Nonaktifkan 5 Pejabat Pemkot Bekasi

Agustus 25, 2026
Pemerintah Kota Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati

Pemerintah Kota Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati

Agustus 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Jemput Bola Layani Rakyat, Presiden Jokowi: Pejabat Harus Seperti Itu

(Nasional)

Januari 26, 2019
in Nasional
0
0
SHARES
84
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Foto : Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bekasi, SatukanIndonesia.Com – Sarding, satu dari ribuan penerima sertifikat hak atas tanah di Kabupaten Bekasi, menuturkan bahwa dahulu ia membutuhkan waktu selama bertahun-tahun untuk dapat mengurus sertifikat tanah. Untuk mengurus satu sertifikat saja, dirinya mengaku menghabiskan kurang lebih tujuh tahun lamanya hingga sertifikat tersebut ia terima.

“Kira-kira sepuluh tahun yang lalu. Dapat (sertifikat), tujuh tahun baru selesai,” ucapnya.

Petani asal Kabupaten Bekasi tersebut menceritakan pengalamannya itu di hadapan Presiden Joko Widodo dalam acara penyerahan 3.500 sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat di Kabupaten Bekasi. Penyerahan digelar di Jababeka Convention Center, Cikarang Utara, Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Jumat sore, 25 Januari 2019.

Mulanya, Kepala Negara tampak tidak percaya dengan pengakuan tersebut. Namun, Sarding memastikan bahwa hal itu benar adanya.

“Ya masih lumayan. Tidak 160 tahun seperti yang saya bilang,” kata Presiden setengah bercanda.

“Tapi enggak benar. Apapun yang namanya mengurus sertifikat sampai bertahun-tahun itu enggak benar. Inilah yang sekarang kita benahi,” imbuhnya.

Presiden kemudian menanyakan kepada Sarding mengenai sertifikat yang ia peroleh melalui program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) atau dikenal dengan percepatan penerbitan sertifikat tanah. Menurut Karding, melalui program tersebut, tak membutuhkan waktu yang lama baginya untuk dapat memperoleh sertifikat bagi bidang tanahnya yang lain.

“Yang ini berapa lama?” tanya Presiden.

“Yang ini panitia datang ke rumah,” Sarding menjelaskan.

“Nah, ini yang namanya pejabat melayani rakyat ya seperti itu,” kata Presiden.

Sarding melanjutkan, dua hari setelah adanya petugas yang datang mendata ke rumahnya, langsung dilakukan pengukuran petak tanah. Seluruh proses tersebut hanya memakan waktu selama tiga bulan lamanya.

“Saya sudah sampaikan kepada Kantor BPN agar cepat mengurus sertifikat. Hati-hati. Kalau saya sudah perintah pasti saya cek,” kata Presiden.

Mudahnya pelayanan sertifikat di masa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla ini juga dirasakan oleh penerima lainnya. Nurlaela, seorang warga dari Kelurahan Kertasari, Kabupaten Bekasi, mengakui mudahnya mengurus sertifikat bagi lahan rumahnya yang seluas 299 meter persegi.

“Alhamdulillah cepat. Saya juga enggak menyangka nama saya keluar,” tuturnya.

Nurlaela merupakan penerima sertifikat dari program PTSL tahun 2018 kemarin. Dalam sertifikat yang ditunjukkannya kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, tertera informasi pendaftaran yang dilakukan pada tanggal 2 Agustus 2018 lalu. Kemudian surat surat ukur dalam sertifikat tersebut bertanggalkan 20 Agustus 2018. Ia menerangkan bahwa sekitar bulan September 2018 sertifikat tersebut sudah diterima olehnya.

“Gratis,” jawabnya ketika ditanyakan soal biaya pengurusan sertifikat tersebut.

ADVERTISEMENT

Untuk diketahui, di Kabupaten Bekasi diperkirakan terdapat 1.384.739 bidang tanah yang sebanyak 860.056 bidang sudah terdaftar. Sementara sisanya sebanyak 524.683 bidang belum terdaftar dan ditargetkan untuk dapat terdaftar seluruhnya pada tahun 2025 mendatang.

Selain menyerahkan sertifikat di Kabupaten Bekasi, pagi ini Kepala Negara juga menyerahkan 40.172 sertifikat hak atas tanah dalam kunjungan kerjanya ke Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Selain itu, 204 sertifikat yang dikhususkan bagi tanah wakaf juga diserahkan untuk sejumlah masjid, tempat peribadatan, dan fasilitas pendidikan di Provinsi Jawa Barat. (**)

 

Komentar Facebook

Tags: BekasiBPNSertifikat Tanah
ShareTweetSend

Related Posts

Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Agustus 24, 2026
Tri Adhianto Dorong Mahasiswa STIE Arlindo Kuasai Skill, Leadership, Networking dan Teknologi AI

Tri Adhianto Dorong Mahasiswa STIE Arlindo Kuasai Skill, Leadership, Networking dan Teknologi AI

Agustus 16, 2026
Turap Bumi Bekasi Baru Selesai Dibangun, Kurangi Dampak Banjir Rawalumbu

Turap Bumi Bekasi Baru Selesai Dibangun, Kurangi Dampak Banjir Rawalumbu

Agustus 15, 2026

Urai Kemacetan, Wali Kota Bekasi Inisiasi Pembangunan Jalan Sejajar Mukhtar Tabrani

Agustus 15, 2026

Lantik 24 Pejabat, Wali Kota Bekasi Minta ASN Terbuka Terhadap Kritik Masyarakat.

Agustus 2, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?