• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Jemput Bola Layani Rakyat, Presiden Jokowi: Pejabat Harus Seperti Itu

Jemput Bola Layani Rakyat, Presiden Jokowi: Pejabat Harus Seperti Itu

Januari 26, 2019
Pemuda Katolik Gelar Turnamen, Pemain Ganda Putri & Ganda Putra DPN BMDS Berhasil Raih Juara

Pemuda Katolik Gelar Turnamen, Pemain Ganda Putri & Ganda Putra DPN BMDS Berhasil Raih Juara

Agustus 24, 2026
TNI AL dan Tim SAR Gabungan Berupaya Padamkan Karhutla di Banjar

TNI AL dan Tim SAR Gabungan Berupaya Padamkan Karhutla di Banjar

Agustus 24, 2026
ADVERTISEMENT
TNI AL Bersama Polri Laksanakan Pengecekan dan Pemadaman Karthutlla di Kubu Raya

TNI AL Bersama Polri Laksanakan Pengecekan dan Pemadaman Karthutlla di Kubu Raya

Agustus 24, 2026
TNI dan Polri Diminta Buka Data Jumlah Aparat Yang Dikerahkan di Papua

TNI dan Polri Diminta Buka Data Jumlah Aparat Yang Dikerahkan di Papua

Agustus 24, 2026
TNI AL Bersama Tim Satgas Gabungan Padamkan Kebakaran di Kotawaringin Barat

TNI AL Bersama Tim Satgas Gabungan Padamkan Kebakaran di Kotawaringin Barat

Agustus 24, 2026
Tiga Hari Berjibaku, TNI AL Bersama TIM Gabungan Padamkan Karhutla di Reteh

Tiga Hari Berjibaku, TNI AL Bersama TIM Gabungan Padamkan Karhutla di Reteh

Agustus 24, 2026
Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Agustus 24, 2026
Momen HUT RI 81 Wawali Harris Bobihoe Hibur Emak-Emak Bojong Menteng

Momen HUT RI 81 Wawali Harris Bobihoe Hibur Emak-Emak Bojong Menteng

Agustus 24, 2026
Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra MagangHub Tahap 2 hingga 31 Agustus 2026

Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra MagangHub Tahap 2 hingga 31 Agustus 2026

Agustus 24, 2026
BMKG Mendeteksi 2.945 Titik Panas di Sumatra, Sumsel dan Pekanbaru Terparah

BMKG Mendeteksi 2.945 Titik Panas di Sumatra, Sumsel dan Pekanbaru Terparah

Agustus 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Jemput Bola Layani Rakyat, Presiden Jokowi: Pejabat Harus Seperti Itu

(Nasional)

Januari 26, 2019
in Nasional
0
0
SHARES
84
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Foto : Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bekasi, SatukanIndonesia.Com – Sarding, satu dari ribuan penerima sertifikat hak atas tanah di Kabupaten Bekasi, menuturkan bahwa dahulu ia membutuhkan waktu selama bertahun-tahun untuk dapat mengurus sertifikat tanah. Untuk mengurus satu sertifikat saja, dirinya mengaku menghabiskan kurang lebih tujuh tahun lamanya hingga sertifikat tersebut ia terima.

“Kira-kira sepuluh tahun yang lalu. Dapat (sertifikat), tujuh tahun baru selesai,” ucapnya.

Petani asal Kabupaten Bekasi tersebut menceritakan pengalamannya itu di hadapan Presiden Joko Widodo dalam acara penyerahan 3.500 sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat di Kabupaten Bekasi. Penyerahan digelar di Jababeka Convention Center, Cikarang Utara, Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Jumat sore, 25 Januari 2019.

Mulanya, Kepala Negara tampak tidak percaya dengan pengakuan tersebut. Namun, Sarding memastikan bahwa hal itu benar adanya.

“Ya masih lumayan. Tidak 160 tahun seperti yang saya bilang,” kata Presiden setengah bercanda.

“Tapi enggak benar. Apapun yang namanya mengurus sertifikat sampai bertahun-tahun itu enggak benar. Inilah yang sekarang kita benahi,” imbuhnya.

Presiden kemudian menanyakan kepada Sarding mengenai sertifikat yang ia peroleh melalui program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) atau dikenal dengan percepatan penerbitan sertifikat tanah. Menurut Karding, melalui program tersebut, tak membutuhkan waktu yang lama baginya untuk dapat memperoleh sertifikat bagi bidang tanahnya yang lain.

“Yang ini berapa lama?” tanya Presiden.

“Yang ini panitia datang ke rumah,” Sarding menjelaskan.

ADVERTISEMENT

“Nah, ini yang namanya pejabat melayani rakyat ya seperti itu,” kata Presiden.

Sarding melanjutkan, dua hari setelah adanya petugas yang datang mendata ke rumahnya, langsung dilakukan pengukuran petak tanah. Seluruh proses tersebut hanya memakan waktu selama tiga bulan lamanya.

“Saya sudah sampaikan kepada Kantor BPN agar cepat mengurus sertifikat. Hati-hati. Kalau saya sudah perintah pasti saya cek,” kata Presiden.

Mudahnya pelayanan sertifikat di masa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla ini juga dirasakan oleh penerima lainnya. Nurlaela, seorang warga dari Kelurahan Kertasari, Kabupaten Bekasi, mengakui mudahnya mengurus sertifikat bagi lahan rumahnya yang seluas 299 meter persegi.

“Alhamdulillah cepat. Saya juga enggak menyangka nama saya keluar,” tuturnya.

Nurlaela merupakan penerima sertifikat dari program PTSL tahun 2018 kemarin. Dalam sertifikat yang ditunjukkannya kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, tertera informasi pendaftaran yang dilakukan pada tanggal 2 Agustus 2018 lalu. Kemudian surat surat ukur dalam sertifikat tersebut bertanggalkan 20 Agustus 2018. Ia menerangkan bahwa sekitar bulan September 2018 sertifikat tersebut sudah diterima olehnya.

“Gratis,” jawabnya ketika ditanyakan soal biaya pengurusan sertifikat tersebut.

Untuk diketahui, di Kabupaten Bekasi diperkirakan terdapat 1.384.739 bidang tanah yang sebanyak 860.056 bidang sudah terdaftar. Sementara sisanya sebanyak 524.683 bidang belum terdaftar dan ditargetkan untuk dapat terdaftar seluruhnya pada tahun 2025 mendatang.

Selain menyerahkan sertifikat di Kabupaten Bekasi, pagi ini Kepala Negara juga menyerahkan 40.172 sertifikat hak atas tanah dalam kunjungan kerjanya ke Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Selain itu, 204 sertifikat yang dikhususkan bagi tanah wakaf juga diserahkan untuk sejumlah masjid, tempat peribadatan, dan fasilitas pendidikan di Provinsi Jawa Barat. (**)

 

Komentar Facebook

Tags: BekasiBPNSertifikat Tanah
ShareTweetSend

Related Posts

Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Agustus 24, 2026
Tri Adhianto Dorong Mahasiswa STIE Arlindo Kuasai Skill, Leadership, Networking dan Teknologi AI

Tri Adhianto Dorong Mahasiswa STIE Arlindo Kuasai Skill, Leadership, Networking dan Teknologi AI

Agustus 16, 2026
Turap Bumi Bekasi Baru Selesai Dibangun, Kurangi Dampak Banjir Rawalumbu

Turap Bumi Bekasi Baru Selesai Dibangun, Kurangi Dampak Banjir Rawalumbu

Agustus 15, 2026

Urai Kemacetan, Wali Kota Bekasi Inisiasi Pembangunan Jalan Sejajar Mukhtar Tabrani

Agustus 15, 2026

Lantik 24 Pejabat, Wali Kota Bekasi Minta ASN Terbuka Terhadap Kritik Masyarakat.

Agustus 2, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?