
Toba, SatukanIndonesia.Com -Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Dr. Hadi Prabowo, MM, resmi lakukan pelepasan kepada para Praja, yang akan melaksanakan praktik lapangan di Provinsi, Kabupaten/ Kota diseluruh Indonesia, Rabu, (11/05/2022).
Pelepasan dilaksanakan secara virtual dan zoom meeting langsung diikuti pihak Pemkab Toba, oleh Wakil Bupati Toba, Tonny M. Simanjuntak,SE, bersama beberapa unsur-nya,yakni : Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Bonar Butarbutar, dan Plt.Kadis Kominfo Sesmon T.B, Butarbutar.
Turut hadir dan meyaksikan, para senior purna Praja yang sudah terlebih dahulu mengabdi dilingkungan Pemkab Toba, selaku pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah, yakni ; Kabag Tata Pemerintahan, Samuel Lumbanraja, S. STP, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Try Sutrisno Pandapotan Samosir, S.STP, yang masing- masing sebelumnya juga digembleng di candradimuka Jatinangor, pada angkatan XIV, dan Angkatan XVII.

Adapun 6 (enam) orang Praja, yang akan praktek di Kabupaten Toba, masing- masing 3 Praja Muda, dan 3 Praja Madya.
Masing-masing Praja, dalam prakteknya, akan disebar di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan sebaran, 2 orang pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, (Capil), 1 orang di dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan, 1 orang di Kantor Camat Balige, 1 (satu) orang di Kantor Camat Silaen, dan 1 (satu) orang di Kantor Camat Porsea.
Seterusnya, dalam praktek-nya, para Praja direncanakan selesai 04 juni 2022.
Sebelumnya, pada sambutannya, Rektor IPDN Jatinangor, menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh Kepala Daerah, Provinsi, dan Kabupaten/ Kota, atas kerjasamanya dapat menerima para Praja untuk melaksanakan tugas praktik lapangan-nya, sehingga Pemerintah Daerah bersama dengan IPDN, dapat menciptakan Praja yang berkualitas untuk nantinya dapat kembali mengabdi dipemerintahan.
Selanjutnya, merespon pihak Rektorat IPDN, usai zoom meeting, Wakil Bupati Toba, sambut baik kehadiran para Praja tersebut, serta berpesan untuk saling berkoordinasi dan ‘memanfaatkan waktu’ praktek, guna mendapatkan pengalaman dalam hal pengetahuan bidang pemerintahanan, pembangunan, dan serta sosio kemasyarakatan.(GG/SIM)













