
Toba, SatukanIndonesia.Com -Hadir dan tumbuh berkembang bersama masyarakat, tidak hanya slogan semata, dan bukan hanya sebatas karya kata, tetapi lebih jauh, bahwa piihak PT. TPL, senantiasa berkomitmen untuk mengejawantahkan karya nyata, sebagai wujud kehadiran pihaknya, guna mendukung program pemerintah, yang terus ber-implikasi positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, terkhusus diwilayah operasional PT. TPL.
Bukti kehadiran pihak PT. TPL, kali ini terlihat lagi disektor pertanian, yakni pihaknya berhasil membina beberapa Kelompok Tani ( Koptan) yang konsen dibidang pertanian padi dengan pola tanam Jajar Legowo
Selaras dengan kesungguhan pihak PT. TPL dalam membina dan membantu para kelompok tani tersebut, diakui para petani setempa, bahwa pembinaan yang dilakukan pihak PT. TPL secara berkesinambungan tersebut, telah membuahkan hasil, dengan bukti peningkatan hasil panen padi yang mereka rasakan.
Adapun keberhasilan yang dirasakan masyarakat sekitar, yang tergabung dalam Kelompok Tani Binaan PT. TPL dari beberapa desa sekitar, diisupport melalui program Community Development (CD) PT. TPL.
Kegiatan panen padi dengan pola tanam Jajar Legowo oleh tim CD TPL, bersama kelompok tani binaan tersebut, dilaksanakan di Desa Lumban Huala, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, Jumat, pagi (01/07/2022).
Diketahui, salah seorang petani Koptan Binaan PT TPL, Japaris Manurung, merasa bersyukur dengan keberadaan perusahaan TPL, yang hadir di desanya, guna melakukan pembinaan pertanian, terlebih memperkenalkan sistem tanam Jarwo kepada mereka, sehingga diakuinya hasil panen tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya.
“Sistem pola tanam jarwo yang dianjurkan ini terbukti efektif, sehingga bulir padi semakin padat dengan tangkai yang panjang, tidak hanya itu, pihak PT. TPL juga mendukung kami, dengan memberikan pupuk untuk menyuburkan tanaman padi,” beber Japaris dengan senyum bangganya.
Senada dengan Japaris, terpisah, Cindy Sitorus, anggota kelompok tani lainnya, mengatakan, bahwa hasil panen tahun ini mengalami peningkatan, sebelumnya dengan pola tanam tradisional di-akui Cindy, tidak seperti hasil panen saat ini, dengan sistem Jajar Legowo, hasil panen naik sekitar 30 persen, dan tetap mendapatkan pendampingan dari pihak PT. TPL, baik mulai dari proses penanaman hingga panen tiba.
“Sebelumnya hasil panen saya setiap tahunnya,per-rante dapat 25 kaleng, dengan luasan sawah 4 rante, hasil yang kami dapat biasa-nya disekitaran 100 kalengan, dengan pola Jarwo sekarang, panen dengan luasan yang sama (4, rante, red), hasil yang saya dapatkan sekitar 135 kaleng,”ungkap Cindy dengan rasa puas.
Terhadap hasil panen yang dirasakan para pihak Koptan Binaan PT. TPL tersebut, dikatakan Alexander Sitorus, selaku CD TPL Officer, bahwa program ini salah satu wujud nyata akan hadirnya pihak perusahaan TPL, dan selalu hadir berkontribusi untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.
Lanjut Alex Sitorus, dengan melihat bukti hasil panen tersebut, beliau berharap seluruh petani padi di Kabupaten Toba, untuk dapat menerapkan sistem Jarwo, guna meningkatkan hasil panen petani, dan tentunya selaras dengan pertumbuhan ekonomi.
“Sistem Jarwo ini dapat memudahkan pergerakan petani di lapangan, karena adanya ruang kosong, dan estetika pertanaman pun terlihat lebih baik dan menarik, “sebut Alex Sitorus, selaku CD TPL officer, usai menyaksikan panen bersama Koptan Binaan pihak-nya.
Masih Alex, dikatakannya lagi, bahwa TPL selain membina Koptan, bantuan benih padi, pupuk untuk membantu menyuburkan tanaman, juga tambahannya memberikan racun hama, apabila padi terserang hama.
Se-saat mengakhiri sambutannya, tak luput menyarankan, agar Koptan Binaan Perusahaan TPL, senantiasa berkelanjutan menerapkan sistem tanam ini, begitu juga bagi para petani lainnya, agar terus melanjutkannya secara konsisten dengan pola Jarwo tersebut, pada musim tanam, sehingga hasil panen pun memuaskan, tutup Alex Sitorus.(GH/SIM)













