• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pakar Jelaskan Fakta Seekor Buaya Antar Jasad Balita ke Tepi Sungai

Pakar Jelaskan Fakta Seekor Buaya Antar Jasad Balita ke Tepi Sungai

Januari 24, 2023
Juli 2026, Pemkab Biak Numfor Gelar Festival Budaya

Juli 2026, Pemkab Biak Numfor Gelar Festival Budaya

Juni 23, 2026
Pimpinan MPR RI Dorong Penanganan Banjir Rob Sayung Jadi Prioritas Nasional

Pimpinan MPR RI Dorong Penanganan Banjir Rob Sayung Jadi Prioritas Nasional

Juni 23, 2026
ADVERTISEMENT
Tri Adhianto Harapkan Pedagang Patuh Penataan Pasar Baru, Tidak Ada Pihak yang Menghambat Kebijakan

Tri Adhianto Harapkan Pedagang Patuh Penataan Pasar Baru, Tidak Ada Pihak yang Menghambat Kebijakan

Juni 23, 2026
Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Juni 23, 2026
Wali Kota Bekasi Buka Suara Soal Gangguan Listrik, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Wali Kota Bekasi Buka Suara Soal Gangguan Listrik, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Juni 23, 2026
Mardani Ali Sera: Wajar Jokowi Ingin Prabowo-Gibran Dua Periode, Demi Stabilitas

Mardani Ali Sera: Wajar Jokowi Ingin Prabowo-Gibran Dua Periode, Demi Stabilitas

Juni 22, 2026
Menarik, Baru Dilantik Jadi Ketua KONI Kota Blitar Samanhudi Mengundurkan Diri

Menarik, Baru Dilantik Jadi Ketua KONI Kota Blitar Samanhudi Mengundurkan Diri

Juni 22, 2026
Khofifah: Munas-Konbes NU 2026 Rumuskan Solusi Persoalan Umat dan Bangsa

Khofifah: Munas-Konbes NU 2026 Rumuskan Solusi Persoalan Umat dan Bangsa

Juni 22, 2026
Polrestabes Surabaya Juara Umum Kejuaraan Karate Piala Kapolda Jatim

Polrestabes Surabaya Juara Umum Kejuaraan Karate Piala Kapolda Jatim

Juni 22, 2026
Dirut PLN Darmawan Prasodjo Meminta Maaf Atas Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa

Dirut PLN Darmawan Prasodjo Meminta Maaf Atas Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa

Juni 22, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Juni 23, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Pakar Jelaskan Fakta Seekor Buaya Antar Jasad Balita ke Tepi Sungai

[Daerah]

Januari 24, 2023
in Daerah, News
0
0
SHARES
342
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Sebuah video buaya yang membawa jasad balita viral di media sosial Pakar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Amir Hamidy menyebut buaya itu bukan mengantarkan jasad tersebut melainkan hanya kebetulan.

Amir menyebut tindakan buaya membawa jasad balita itu terjadi secara ilmiah dan bukan seperti yang dinarasikan. Sebelumnya narasi di video tersebut menyebut buaya mengantarkan jasad balita itu ke pinggir sungai.

“Kita melihat dia (buaya) seakan-akan mengantarkan jenazah. Tetapi sebenarnya, kebetulan saja ketika manusia menemukan, buayanya menghindar terus mangsanya ditinggal,” kata Amir kepada CNNIndonesia.com.

Jasad balita itu sebelumnya dilaporkan hilang di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, Jumat (22/1) lalu. Berita ini menjadi viral usai buaya tampak membawa jasad tersebut ke arah pinggir sungai.

Menyambut kedatangan buaya, sejumlah warga menggunakan sampan mendekat untuk mengambil jasad bocah itu. Usai jenazah dievakuasi, buaya itu menghilang kembali ke tengah sungai.

Jenazah balita bernama Muhammad Ziyad Wijaya (4) itu tampak masih utuh. Balita tersebut awalnya dilaporkan hilang selama dua hari karena tenggelam saat bermain di Sungai Mahakam

Menurut Amir, buaya memang tidak langsung memakan mangsa bulat-bulat seperti ular.

Buaya terlebih dahulu menenggelamkan mangsanya beberapa hari dan menyembunyikannya di bawah akar-akar bawah sungai. Hal tersebut dilakukan agar mangsanya membusuk sehingga lebih mudah dicerna buaya.

ADVERTISEMENT

“Buaya tidak makan mangsanya dengan segar. Dia membunuh kemudian ditenggelamkan. Mungkin tiga atau empat hari sudah agak busuk, baru dia makan,” katanya.

Amir menyebut buaya bertindak demikian karena ” buaya tidak punya gigi untuk memotong. Dia punya gigi untuk mencabik daging”

Lebih lanjut, alih-alih mengantarkan, Amir menduga buaya akan memindahkan balita tersebut untuk dibawa ke teritori yang lebih aman sebelum dimakan. Menurut Amir, sebagai karnivora, buaya akan memakan apa saja termasuk ikan dan mamalia.

“Namun saat proses itu mau dipindah di mana, buayanya takut jadi mangsanya ditinggal. Jadi seakan-akan mengantarkan,” katanya.

“Buaya itu tetap kategori satwa liar. Satwa liar itu punya insting membawa mangsanya itu. Namun antroposaintis kita mengatakan seolah-olah buaya seperti manusia yang punya perasaan, yang ngerti diajak komunikasi. Buaya itu satwa liar. dia mengandalkan insting,” ujar Amir mengakhiri. (lth/lth) (***)

 

Komentar Facebook

Tags: BuayaBuaya antar jasad balitaJasad Balita
ShareTweetSend

Related Posts

No Content Available
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?