• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Khofifah: Munas-Konbes NU 2026 Rumuskan Solusi Persoalan Umat dan Bangsa

Khofifah: Munas-Konbes NU 2026 Rumuskan Solusi Persoalan Umat dan Bangsa

Juni 22, 2026
Mardani Ali Sera: Wajar Jokowi Ingin Prabowo-Gibran Dua Periode, Demi Stabilitas

Mardani Ali Sera: Wajar Jokowi Ingin Prabowo-Gibran Dua Periode, Demi Stabilitas

Juni 22, 2026
Menarik, Baru Dilantik Jadi Ketua KONI Kota Blitar Samanhudi Mengundurkan Diri

Menarik, Baru Dilantik Jadi Ketua KONI Kota Blitar Samanhudi Mengundurkan Diri

Juni 22, 2026
ADVERTISEMENT
Polrestabes Surabaya Juara Umum Kejuaraan Karate Piala Kapolda Jatim

Polrestabes Surabaya Juara Umum Kejuaraan Karate Piala Kapolda Jatim

Juni 22, 2026
Dirut PLN Darmawan Prasodjo Meminta Maaf Atas Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa

Dirut PLN Darmawan Prasodjo Meminta Maaf Atas Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa

Juni 22, 2026
Achsanul Qosasi: Piala Dunia Harus Meninggalkan Warisan bagi Kemajuan Sepak Bola

Achsanul Qosasi: Piala Dunia Harus Meninggalkan Warisan bagi Kemajuan Sepak Bola

Juni 22, 2026
Jika Aku Memiliki Lebih dari Satu Nyawa

Jika Aku Memiliki Lebih dari Satu Nyawa

Juni 21, 2026
Ribka Haluk Dampingi Wapres RI Gibran Kunker di Papua Barat

Ribka Haluk Dampingi Wapres RI Gibran Kunker di Papua Barat

Juni 21, 2026
Pemkab Teluk Bintuni Bangun Dermaga Rp3,5 Miliar di Distrik Kamundan

Pemkab Teluk Bintuni Bangun Dermaga Rp3,5 Miliar di Distrik Kamundan

Juni 21, 2026
Indonesia Abaikan Ratusan Ribu Pengungsi Internal di Tanah Papua

Indonesia Abaikan Ratusan Ribu Pengungsi Internal di Tanah Papua

Juni 21, 2026
Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Didominasi Cerah Kecuali di 2 Wilayah Ini

Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Didominasi Cerah Kecuali di 2 Wilayah Ini

Juni 21, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Juni 22, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Khofifah: Munas-Konbes NU 2026 Rumuskan Solusi Persoalan Umat dan Bangsa

[Daerah]

Juni 22, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
4
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Khofifah Indar Parawansa bersama petinggi PBNU lainnya

Kediri, satukanindonesia.com – Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi menjelang Muktamar ke-35 NU.

Lebih dari itu, forum tertinggi NU setelah muktamar tersebut diharapkan mampu melahirkan rumusan strategis dalam menjawab persoalan umat, bangsa, dan negara di tengah perubahan zaman yang semakin kompleks.

Gubernur Jawa Timur yang juga Ketua PBNU, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan Munas-Konbes NU merupakan panggung penting bagi para ulama dan pengurus Nahdlatul Ulama untuk menghadirkan pandangan keagamaan yang responsif terhadap dinamika sosial, ekonomi, pendidikan, hingga perkembangan teknologi digital.

Ia menyebut tema Munas-Konbes tahun ini, “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa”, memiliki makna yang sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini.

“Menjaga marwah tidak cukup hanya menjaga integritas organisasi, tetapi juga harus diwujudkan melalui khidmat yang nyata dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Khofifah.

Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 ditandai dengan penabuhan kentongan sebanyak sembilan kali oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar didampingi Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf, Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori, Gubernur Khofifah, serta dzuriyah Pondok Pesantren Al Falah Ploso. Simbol tersebut memiliki makna historis tersendiri bagi pesantren yang didirikan KH Ahmad Djazuli Utsman.

Dalam khotbah iftitahnya, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar mengingatkan bahwa NU sedang menghadapi tantangan peradaban yang tidak ringan. Karena itu, menurutnya, terdapat tiga agenda strategis yang harus diperkuat.

Pertama, membangkitkan kembali dhamir ijtima’i atau kesadaran sosial agar keberadaan NU semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kedua, membangun opini publik yang berlandaskan moral sehingga tercipta kontrol sosial yang sehat. Ketiga, memperkuat kepemimpinan berbasis jihad dan ijtihad sehingga mampu menjawab berbagai persoalan zaman.

Pesan Rais Aam tersebut, menurut Khofifah, sejalan dengan semangat memperkuat khidmat NU pada abad kedua. Sebab, persoalan yang dihadapi umat saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga menyangkut transformasi digital, ketahanan sosial, penguatan sumber daya manusia, ekonomi umat, hingga tantangan global yang memerlukan pandangan keagamaan yang adaptif.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menilai Munas-Konbes NU 2026 menjadi fase krusial menjelang berakhirnya masa khidmat kepengurusan PBNU hasil Muktamar Lampung. Forum tersebut diharapkan menghasilkan keputusan-keputusan yang tidak hanya memberikan manfaat bagi organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan harapan bagi masa depan jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Munas-Konbes NU 2026 juga menjadi ruang pembahasan puluhan isu strategis yang berasal dari usulan Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang NU dari seluruh Indonesia. Sejumlah agenda yang mencuat antara lain penguatan ekosistem digital, pengembangan sosial keagamaan, tata kelola organisasi, pendidikan, ekonomi umat, hingga isu-isu kebangsaan yang memerlukan pandangan keagamaan yang komprehensif.

Dengan basis pesantren yang kuat dan tradisi musyawarah yang telah teruji selama satu abad, Khofifah optimistis Munas-Konbes NU 2026 akan menghasilkan keputusan-keputusan penting yang mampu memperkuat kontribusi Nahdlatul Ulama dalam menjaga persatuan, membangun peradaban, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan umat dan bangsa.

“Ahlan wa sahlan kepada seluruh peserta Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, penuh hikmah, dan membawa keberkahan serta kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan negara,” kata Khofifah (Yos/Gun)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: #Gubernur Jawa TimurKetua PBNUKhofifah Indar ParawansaKonferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama
ShareTweetSend

Related Posts

Dua Hari Lebaran, Dua Titik Silaturahmi Khofifah: Grahadi hingga Jemursari Dipadati Warga

Dua Hari Lebaran, Dua Titik Silaturahmi Khofifah: Grahadi hingga Jemursari Dipadati Warga

Maret 24, 2026
Tradisi Mudik Kapal Laut ke Kepulauan Madura, Gubernur Jatim Berangkatkan 3.000 Pemudik dari Situbondo

Tradisi Mudik Kapal Laut ke Kepulauan Madura, Gubernur Jatim Berangkatkan 3.000 Pemudik dari Situbondo

Maret 16, 2026
Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Khofifah Koordinasikan Operasi Ketupat Semeru Hadapi 24,9 Juta Pemudik

Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Khofifah Koordinasikan Operasi Ketupat Semeru Hadapi 24,9 Juta Pemudik

Maret 10, 2026

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir Terima Lencana Kehormatan “Jer Basuki Mawa Beya” dari Gubernur Jatim

Oktober 12, 2025

Gubernur Khofifah Ajak Semua Pihak Turut Awasi Pelaksanaan MBG

September 23, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?