
Situbondo, SATUKANINDONESIA.Com — Tradisi mudik menggunakan kapal laut kembali berlangsung di Jawa Timur.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberangkatkan sekitar 3.000 pemudik dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo pada Minggu (15/3) kemarin menuju Pulau Raas dan Pulau Sapudi di Kabupaten Sumenep, Madura melalui program mudik gratis jalur laut.
Pelepasan keberangkatan para pemudik dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk membantu masyarakat kepulauan yang selama ini menjadikan jalur laut sebagai akses utama perjalanan pulang kampung saat Idulfitri.
Mudik gratis menggunakan kapal laut bagi warga kepulauan Madura bukanlah hal baru. Sejak lama masyarakat yang merantau di berbagai daerah di Jawa Timur maupun luar pulau kembali ke kampung halaman melalui Pelabuhan Jangkar di Situbondo, yang menjadi pintu utama transportasi laut menuju Pulau Raas dan Pulau Sapudi.
Setiap menjelang Lebaran, pelabuhan tersebut selalu dipadati pemudik yang membawa keluarga maupun sepeda motor untuk kembali ke kampung halaman.
Tradisi perjalanan laut ini telah berlangsung selama bertahun-tahun karena sebagian wilayah kepulauan Madura hanya dapat dijangkau melalui transportasi kapal.
Dalam program mudik tahun ini, Pemprov Jawa Timur menyiapkan sekitar 12 kali pelayaran kapal selama masa angkutan Lebaran. Setiap perjalanan mampu mengangkut ratusan penumpang sekaligus kendaraan roda dua sehingga total kapasitas pemudik yang difasilitasi mencapai sekitar 3.000 orang.
Program mudik gratis ini juga dimaksudkan untuk meringankan beban biaya perjalanan masyarakat kepulauan sekaligus memastikan perjalanan berlangsung lebih aman dan tertib.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa selaku Kepala Daerah menilai layanan transportasi laut tersebut penting karena menjadi urat nadi mobilitas warga kepulauan Madura, terutama pada momen Lebaran ketika arus perjalanan meningkat tajam.
Di tengah euforia mudik yang setiap tahun selalu menghadirkan cerita pulang kampung, jalur laut dari Situbondo menuju pulau-pulau di Sumenep tetap menjadi pengingat bahwa bagi sebagian masyarakat Indonesia, perjalanan pulang tidak hanya melalui jalan raya atau rel kereta, tetapi juga melintasi laut sebagai bagian dari tradisi panjang mudik kepulauan. (Tim Liputan Khusus Lebaran 2026 Satukan Indonesia Biro Jatim)













