• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Anggota Komisi III Minta KPK Usut Tuntas Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Anggota Komisi III Minta KPK Usut Tuntas Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Juli 9, 2026
Mangrove Bengkulu Menyusut: Setiap Tahun Lenyap Setara 10 Kali Luas Benteng Marlborough

Mangrove Bengkulu Menyusut: Setiap Tahun Lenyap Setara 10 Kali Luas Benteng Marlborough

Juli 9, 2026
Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Pemda Perkuat Ekosistem Pendidikan

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Pemda Perkuat Ekosistem Pendidikan

Juli 9, 2026
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Ingatkan Jangan Ada Pihak Halangi Proses Hukum Korupsi dan TPPU

Polda Metro Jaya Ingatkan Jangan Ada Pihak Halangi Proses Hukum Korupsi dan TPPU

Juli 9, 2026
Wamenkomdigi Dorong Kolaborasi Semikonduktor Perkuat Fondasi AI Berdaulat

Wamenkomdigi Dorong Kolaborasi Semikonduktor Perkuat Fondasi AI Berdaulat

Juli 9, 2026
Menko Yusril: LGBT Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter Negara

Menko Yusril: LGBT Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter Negara

Juli 9, 2026
Menag Nasaruddin Sebut Keadilan Harus Dibangun melalui Sinergi Penegak Hukum, Advokat dan Kampus

Menag Nasaruddin Sebut Keadilan Harus Dibangun melalui Sinergi Penegak Hukum, Advokat dan Kampus

Juli 9, 2026
Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Juli 9, 2026
Kementerian Pariwisata Menilai Wisata Olahraga Berpotensi Mempercepat Pertumbuhan Pariwisata Nasional

Kementerian Pariwisata Menilai Wisata Olahraga Berpotensi Mempercepat Pertumbuhan Pariwisata Nasional

Juli 9, 2026
Komisi IV DPRD Batam Tampung Aspirasi Mahasiswa IPMKOB Pekanbaru, Bahas Kemajuan Daerah

Komisi IV DPRD Batam Tampung Aspirasi Mahasiswa IPMKOB Pekanbaru, Bahas Kemajuan Daerah

Juli 9, 2026
Rapat Paripurna DPRD Kota Batam Dengarkan Penyampaian Rancangan KUA/PPAS APBD 2027, Wali Kota Proyeksikan Anggaran Belanja Rp 4,6 T

Rapat Paripurna DPRD Kota Batam Dengarkan Penyampaian Rancangan KUA/PPAS APBD 2027, Wali Kota Proyeksikan Anggaran Belanja Rp 4,6 T

Juli 9, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Juli 9, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Anggota Komisi III Minta KPK Usut Tuntas Kasus Suap Impor di Bea Cukai

(Politik)

Juli 9, 2026
in Politik
0
0
SHARES
7
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

 

Jakarta, satukanindonesia.com – Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mengendurkan penyidikan dugaan suap dan gratifikasi impor di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), meski perkara tersebut memiliki tingkat pembuktian yang kompleks.

Nasir mengakui perkara tindak pidana korupsi berbeda dengan tindak pidana umum. Menurutnya, penyidik membutuhkan ketelitian tinggi dalam mengumpulkan alat bukti karena para pelaku umumnya berusaha menghilangkan jejak transaksi maupun aset hasil kejahatan.

“Begini, jadi memang mengusut kasus-kasus tindak pidana korupsi itu tidak mudah. Jadi memang butuh ketekunan. Sebab dalam rangka mengumpulkan barang bukti, maka saya pikir penegak hukum itu harus hati-hati meskipun terkesan nanti lambat,” kata Nasir di Komplek Parlemen, Senayan, dilansir dari sinpo, Kamis, 9 Juli 2026.

Politikus PKS itu menilai lambatnya proses penyidikan tidak selalu berarti aparat penegak hukum sengaja mengulur waktu. Menurutnya, kondisi tersebut kerap dipengaruhi oleh upaya para pelaku menyembunyikan barang bukti maupun aset yang berkaitan dengan tindak pidana.

“Jadi kelambanan ini bukan berarti mereka ingin mengulur-ulur, tapi dalam pandangan kami karena memang mengumpulkan bukti-bukti, keterangan barang, benda dan lain sebagainya itu bukan yang mudah untuk dilakukan. Karena tentu saja pelaku-pelaku ini kan berusaha seberagih rupa untuk menyembunyikan. Apakah itu aset dan lain-lain. Sehingga ini menyulitkan,” ujarnya.

Nasir menambahkan, keberadaan whistleblower dan informasi dari pihak yang mengetahui secara langsung suatu peristiwa sangat menentukan percepatan pengungkapan perkara.

“Nah itu sebabnya kenapa misalnya dalam tindak pidana korupsi kita butuhkan whistleblower misalnya. Sehingga kemudian semuanya bisa terungkap. Karena tidak ada whistleblower dan tidak ada informasi-informasi dari pihak-pihak yang memang mengetahui persis peristiwa itu sehingga menyebabkan upaya ini tidak berjalan dengan cepat. Tapi kami percaya bahwa itu akan segera terungkap,” tegasnya.

Meski demikian, Nasir menegaskan KPK tidak boleh berhenti hanya karena menghadapi perkara yang rumit. Ia menilai lembaga antirasuah harus tetap melanjutkan penyidikan hingga perkara tersebut terungkap.

“Ya tentu KPK tidak bisa kemudian membiarkan ini. Dan masyarakat kan sudah menyaksikan itu semua. Anggota parlemen juga sudah bersuara. Jadi tidak ada kata lain bagi KPK untuk terus maju dan tidak ada kata untuk mundur bagi KPK,” tutupnya.(***)

Komentar Facebook

Tags: Anggota Komisi III DPR RIKasus Suap Impor di Bea CukaiNasir Djamil
ShareTweetSend

Related Posts

Anggota DPR Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

Anggota DPR Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

Juni 23, 2026
Anggota Komisi III DPR Dorong Kejelasan Posisi Kompolnas dalam Revisi UU Polri

Anggota Komisi III DPR Dorong Kejelasan Posisi Kompolnas dalam Revisi UU Polri

Juni 3, 2026
Anggota DPR Sebut Maraknya Begal Indikasi Kuat Tekanan Ekonomi-Sosial

Anggota DPR Sebut Maraknya Begal Indikasi Kuat Tekanan Ekonomi-Sosial

Mei 28, 2026

Anggota DPR Dukung Langkah Polri Miskinkan Bandar Narkoba

Mei 10, 2026

Komisi III DPR Minta Propam Polri Perketat Pengawasan Internal

Januari 10, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?