
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Salah satu poin pesan paskah PGI 2023, pemilu serentak 2024 (Februari 2024 Pilleg dan Pilpres, serta November 2024 Pilkada) berpotensi memunculkan benturan bermotif SARA, jelas PGI dalam rilis resminya yang dibagikan ke media, sebagaimana dilansir nawacitapost.com, Senin siang (3/4/2023).
Pesan Paskah PGI yang ditandatangani Ketum PGI Pdt. Gomar Gultom dan Sekum Pdt Jacklevyn F Manuputty bertajuk “Ia Mendahului Kamu Ke Galilea; Jangan Takut!” (Matius 28 : 7.10).
Kekuatan baru inilah yang memberdayakan para murid dan gereja di sepanjang zaman itu untuk mewartakan dan mewujudkan Kabar Baik bagi segala bangsa!
Kristus yang bangkit mendahului kita ke Galilea untuk mengajak kita melihat ulang hidup dan misi gereja dalam terang kebangkitan-Nya. Tragedi politis seperti yang dialami-Nya, bencana kemanusiaan dan alam niscaya berulang dari zaman ke zaman. Namun, sekali lagi, kita diajak untuk kembali ke “Galilea” yang mengingatkan kita pada visi awal yang menggerakkan gereja untuk bersaksi dan menghadirkan kabar Baiknya dalam berbagai situasi yang terjadi, entah itu bayang-bayang resesi ekonomi, memanasnya suhu politik di tanah air, atau bencana-bencana yang melanda silih berganti.
Oleh karena itu, saudara-saudari seiman di dalam Kristus, di masa Paskah 2023 ini, izinkanlah Kristus hadir dan mendahului kita dengan menunjukkan jalan melalui kebangkitan sesudah kematian. Yesus telah memberikan panduan yang jelas bagi kita untuk menemukan orientasi baru, menjadi gereja dan pribadi-pribadi yang terus berupaya menguak ruang bagi “yang lain”, berjuang bersama “yang lain.”
Kita tak perlu takut karena Dia Yang Bangkit senantiasa hadir dan mendahului kita menuju ”Galilea”. Seperti kepada para murid-Nya, kita diajak untuk “menyusul” Kristus dengan meyakini kuasa kebangkitan-Nya.
Kita akan melihat Kristus yang bangkit di sana! Kristus yang hidup dan berkuasa menyertai kita senantiasa.(***)













