
Bekasi, SatukanIndonesia.Com – Pedagang yang berjualan di kawasan Pasar Family Mart Bekasi mengeluhkan kebijakan Pemerintah Kota Bekasi terkait kebersihan pasar dan diadakannya kaki lima di sekitar wilayah Pasar Family Mart.
Pedagang mengeluhkan karena merasa dirugikan dan tidak adanya kebijakan Pemerintah Kota Bekasi terkait hal tersebut.
Mereka meminta Pemerintah Kota Bekasi untuk menghapus atau meniadakan kaki lima yang berada di wilayah Pasar Family Mart.
Salah satunya, Lina, Pedagang di Pasar Family Mart yang merasa dirinya dirugikan.
“Jualan kami sepi seharusnya kami panen di hari lebaran jadi tidak panen karena tidak adanya kebijakan pemerintah, kami juga akan berhentikan retribusi sebelum ada kebijakan baik dari Pemerintah untuk menyelesaikannya”, kata Lina kepada media ini, pada Rabu,17/5/2023.
Lina juga menuturkan meminta pemerintah bekerja dengan benar agar saling menguntungkan dan dapat membayar retribusi kepada pemerintah, Lina ingin hal itu untuk segera diselesaikan dengan baik.
“Kami meminta pemerintah bekerja dengan benar supaya kami juga bekerja dengan benar dan dapat membayar retribusi”, ucap Lina.
Lina juga menyebut yang awalnya Pasar hanya sebaris sekarang sudah banyak, sudah berlapis dan jauh bertambah lebih banyak, tidak seperti sebelumnya yang hanya ada pedagang kurang lebih 480 sekarang sudah mencapai 600.
“Pasar dilapis-lapis awalnya sebaris ini dilapis dua, pedagang ditambah, pedagang dari 480 sekarang sudah mencapai 600, kami menjadi korban retribusi, banyak aset-aset yang sudah tutup karena merasa dirugikan, tutup Lina”.(Bardo/Redaksi)











