
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar memberi ultimatum kepada Gerindra dan Ketua Umum Prabowo Subianto. Cak Imin menegaskan, jika Prabowo tak kunjung memberikan kepastian soal posisi cawapres di Pilpres 2024, terbuka kemungkinan PKB bergabung dengan koalisi PDIP.
Menurut Cak Imin, PDIP memberikan harapan baru kepadanya karena menjadi salah satu kandidat Cawapres Ganjar Pranowo 2024.
“Kalau kemudian PDIP memberi harapan baru pada saya, itu barang kali nanti, kalau tidak ada kepastian di Gerindra, ya ikut PDIP saja,” ujar Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir Beritasatu.com (4/8/2023).
Cak Imin mengakui penentuan pasangan capres-cawapres berada di tangan Prabowo dan dirinya. Hanya saja, hingga saat ini belum ada keputusan soal cawapres Prabowo Subianto.
“Ini kan masih panjang waktunya ya, pokoknya PKB sama Gerindra tetap solid. Saya dukung Pak Prabowo, masih jalan. Soal nanti-nanti, ya sabar saja kita kan lihat perkembangan,” tandas Cak Imin.
Menurut Cak Imin, waktu penentuan pasangan capres-cawapres final masih lama sehingga berbagai dinamika kemungkinan masih bisa terjadi. Namun, dia optimistis bakal menjadi cawapres di Pilpres 2024.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani bertemu dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin di kediaman dinas Cak Imin, Jalan Widya Chandra IV/Nomor 23, Kebayoran, Jakarta Selatan, Kamis 27 Juli 2023.
“Tugas kita ini adalah berusaha yang terbaik untuk mendapatkan peran itu (cawapres) karena apa, karena saya ini kan sebetulnya tugas saja. Tugas saya berjuang merebut itu (cawapres) dari PKB, dari NU, dari kadernya Gus Dur untuk berjuang merebut itu. Soal berapa persen, dengan siapa, ya itu nanti, takdir yang bicara,” ungkap dia.
Cak Imin juga mengungkit proses pemilihan Ma’ruf Amin sebagai wakil dari Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019.
“Kiai Ma’ruf Amin pada saat pengumuman pasangan, tiba-tiba baru dia dipanggil. Padahal yang berjuang ngotot untuk jadi wapres itu saya, tetapi karena Kiai Ma’ruf itu senior, ya (saya) hormat, dipersilakan,” pungkas Cak Imin.
Sebelumnya, saat menerima dukungan resmi dari Partai Bulan Bintang (PBB) pada acara ulang tahun PBB di ICE BSD City, Tangerang, Minggu (30/7/2023), bakal calon presiden (bacapres) dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto meminta Cak Imin untuk tetap berada di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
“Saya di tengah PBB, saya merasa nyaman. Itu kalau saya di PBB. Kalau di tengah PKB, saya merasa nyaman juga. Gus, jangan ke mana-mana, Gus!” kata Prabowo.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani sempat mengungkapkan bahwa Cak Imin masuk salah satu nama bakal cawapres Ganjar Pranowo.
“Sekarang sudah mengerucut lima, salah satunya Cak Imin,” ujar Puan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (23/7/2023).
Selain Cak Imin, kata Puan, nama bakal Cawapres Ganjar Pranowo lainnya adalah Menparekraf yang juga Ketua Bappilu Nasional PPP Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri BUMN Erick Thohir, mantan Panglima TNI Andika Perkasa, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).(***)













