• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Mei 31, 2026
DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

Mei 31, 2026
Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Mei 31, 2026
ADVERTISEMENT
Rano Karno: Pemprov DKI Dukung Kegiatan Keagamaan untuk Perkuat Toleransi di Jakarta

Rano Karno: Pemprov DKI Dukung Kegiatan Keagamaan untuk Perkuat Toleransi di Jakarta

Mei 31, 2026
Plh. Wali Kota Bekasi Serahkan Bantuan Sapi Qurban Presiden di Masjid Al Mukhlisin Jatiasih

Plh. Wali Kota Bekasi Serahkan Bantuan Sapi Qurban Presiden di Masjid Al Mukhlisin Jatiasih

Mei 31, 2026
Dukung Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Komisi II: Langkah Tepat Cegah Penyalahgunaan Data

Dukung Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Komisi II: Langkah Tepat Cegah Penyalahgunaan Data

Mei 30, 2026
Meriahkan HUT Ke-499 Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari 

Meriahkan HUT Ke-499 Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari 

Mei 30, 2026
La Ode Safiul Akbar Jadi Calon Pertama  Daftarkan Diri sebagai Caketum Kosgoro 1957

La Ode Safiul Akbar Jadi Calon Pertama Daftarkan Diri sebagai Caketum Kosgoro 1957

Mei 30, 2026
Kemdiktisaintek-Bappenas Perkuat Riset dan IPTEK

Kemdiktisaintek-Bappenas Perkuat Riset dan IPTEK

Mei 30, 2026
Anggota Komisi I DPR Dukung Putusan MK Soal 30 Persen Keterwakilan Perempuan di Pemilu

Anggota Komisi I DPR Dukung Putusan MK Soal 30 Persen Keterwakilan Perempuan di Pemilu

Mei 30, 2026
Anggota DPRD DKI Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Begal

Anggota DPRD DKI Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Begal

Mei 30, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

(Politik)

Mei 31, 2026
in Politik
0
0
SHARES
9
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Anggota Komisi XI DPR RI, Amin Ak. (Foto: Ist)
Jakarta, satukanindonesia.com – Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak mengingatkan Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mencermati potensi meningkatnya fenomena residential outflow yang dapat berdampak terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Fenomena ini merujuk pada kecenderungan masyarakat atau pelaku ekonomi dalam negeri memindahkan sebagian aset dan dananya ke luar negeri di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

Menurut Amin, selama ini perhatian publik dan pembuat kebijakan lebih banyak tertuju pada foreign capital outflow, yaitu keluarnya dana investor asing dari pasar keuangan domestik.

Padahal, terdapat perkembangan lain yang tidak kalah penting untuk diawasi, yakni perubahan perilaku investor domestik yang mulai melakukan diversifikasi aset ke instrumen investasi luar negeri.

Dia menilai keluarnya modal asing sering kali dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti perubahan kebijakan suku bunga global, ketegangan geopolitik, maupun perlambatan ekonomi dunia.

Namun apabila pelaku ekonomi dalam negeri mulai mengurangi investasi di Indonesia dan lebih memilih menempatkan dananya di luar negeri, maka kondisi tersebut dapat menjadi indikator menurunnya tingkat kepercayaan terhadap prospek ekonomi nasional.

“Ketika investor domestik mulai memindahkan asetnya ke luar negeri, persoalannya bukan lagi sekadar dinamika pasar keuangan, tetapi juga menyangkut persepsi terhadap masa depan perekonomian Indonesia. Karena itu, fenomena ini perlu menjadi perhatian serius,” kata Amin dalam keterangannya, Jakarta, dilansir dari sinpo  Sabtu, 30 Mei 2026.

Peringatan tersebut disampaikan berdasarkan perkembangan sektor eksternal Indonesia yang menunjukkan tekanan cukup besar pada awal tahun 2026. Data Bank Indonesia mencatat Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada Triwulan I 2026 mengalami defisit sebesar USD9,1 miliar.

Angka tersebut berbalik dari posisi surplus sebesar USD6,1 miliar pada Triwulan IV 2025. Selain itu, transaksi berjalan juga mengalami defisit sebesar USD4 miliar atau sekitar 1,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Pada saat yang sama, transaksi modal dan finansial yang sebelumnya berada pada posisi surplus turut berbalik menjadi defisit. Kondisi tersebut menunjukkan adanya tekanan yang semakin besar terhadap sektor eksternal dan arus modal Indonesia.

Meski demikian, Legislator dari Fraksi PKS ini menegaskan bahwa data tersebut tidak dapat langsung diartikan sebagai terjadinya capital flight atau pelarian modal dalam skala besar. Namun, perkembangan tersebut tetap perlu dipelajari lebih lanjut karena dapat menjadi indikasi meningkatnya penempatan aset masyarakat Indonesia di luar negeri.

Menurutnya, langkah yang perlu dilakukan saat ini adalah memperkuat transparansi data dan memperdalam analisis terhadap struktur arus modal yang keluar maupun masuk ke Indonesia.

Dengan demikian, pemerintah dan otoritas moneter dapat mengetahui secara lebih jelas apakah tekanan yang terjadi murni disebabkan faktor global atau juga dipengaruhi oleh perubahan preferensi investasi pelaku ekonomi domestik.

Dalam kajian ekonomi internasional, fenomena perpindahan aset ke luar negeri sering dikaitkan dengan konsep capital flight maupun asset reallocation. Kedua fenomena tersebut umumnya dipengaruhi oleh persepsi risiko, ekspektasi terhadap nilai tukar, serta tingkat kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi dan kebijakan suatu negara.

Amin juga menyinggung teori ekonomi Mundell-Fleming yang menjelaskan bahwa dalam sistem ekonomi terbuka dengan mobilitas modal yang tinggi, faktor kepercayaan dan ekspektasi pasar memiliki pengaruh besar terhadap arus modal lintas negara.

Karena itu, kebijakan suku bunga saja tidak selalu cukup untuk menahan pergerakan dana apabila pelaku pasar masih melihat adanya ketidakpastian yang tinggi.

Bank Indonesia sendiri telah mengambil langkah antisipatif dengan menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur pada 19-20 Mei 2026.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, dan memperkuat ketahanan sektor eksternal di tengah meningkatnya gejolak ekonomi global.

Amin mendukung penuh langkah yang dilakukan Bank Indonesia. Namun, dia menekankan bahwa upaya menjaga stabilitas ekonomi tidak dapat hanya bertumpu pada instrumen moneter.

Pemerintah juga perlu memperkuat kepercayaan pasar melalui kebijakan fiskal yang kredibel, konsisten, dan terkoordinasi dengan baik. Lebih lanjut, Amin mendorong pemerintah dan Bank Indonesia untuk memperkuat koordinasi kebijakan, memperdalam pasar keuangan domestik, memperluas pilihan instrumen investasi yang kompetitif, serta menjaga disiplin fiskal agar persepsi risiko terhadap perekonomian Indonesia tetap terkendali.

Menurutnya, pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa tekanan ekonomi dapat menjadi lebih berat ketika investor domestik mulai kehilangan keyakinan terhadap pasar negaranya sendiri.

Oleh karena itu, potensi residential outflow harus diperlakukan sebagai early warning signal yang perlu direspons secara hati-hati, berbasis data, dan tanpa menimbulkan kepanikan di pasar.

“Menjaga kepercayaan investor domestik sama pentingnya dengan menarik investasi asing. Perekonomian Indonesia akan jauh lebih kuat apabila pemilik modal nasional tetap optimistis terhadap prospek dalam negeri dan terus berinvestasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.(***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Amin AKAnggota Komisi XI DPR RIBIInvestor Domestik
ShareTweetSend

Related Posts

Legislator Desak OJK dan DSN-MUI Tuntaskan Kasus Dana Syariah

Legislator Desak OJK dan DSN-MUI Tuntaskan Kasus Dana Syariah

Oktober 22, 2025
Bank Indonesia di Papua Barat Sediakan Uang Tunai Rp461 Miliar untuk Lebaran 2025

Bank Indonesia di Papua Barat Sediakan Uang Tunai Rp461 Miliar untuk Lebaran 2025

Maret 6, 2025
Dilaporkan Ke MKD Sebut Luhut Brutus di Istana, Ini Penjelasan Masinton!

Politikus PDIP Masinton Pasaribu Ajukan Hak Angket Buntut Protes Putusan MK

Oktober 31, 2023

DPR Mengapresiasi Penetapan Tersangka Impor Garam Yang Dilakukan Kejakgung

November 8, 2022

Biaya Transfer Antarbank Turun Menjadi Rp2.500

Oktober 25, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?