• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

April 17, 2026
Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Oktober 28, 2026
Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Oktober 28, 2026
ADVERTISEMENT
Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Oktober 28, 2026
Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Oktober 28, 2026
Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Oktober 28, 2026
Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Oktober 28, 2026
Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Stabilitas Wilayah, Wawali Harris Bobihoe Kukuhkan Pengurus FKDM

Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Stabilitas Wilayah, Wawali Harris Bobihoe Kukuhkan Pengurus FKDM

Oktober 28, 2026
Kementerian ATR/BPN Sertifikasi 53.431 Bidang Tanah Wakaf dalam Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Kementerian ATR/BPN Sertifikasi 53.431 Bidang Tanah Wakaf dalam Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Oktober 28, 2026
Prediksi Kemenhub Puncak Arus Nataru 2026/2027, Siapkan Rampcheck 23 Ribu Bus

Prediksi Kemenhub Puncak Arus Nataru 2026/2027, Siapkan Rampcheck 23 Ribu Bus

Oktober 28, 2026
Pembayaran Upah SPBU 13.211.118 Diduga Dipermain,  Kinerja Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah III Dipertanyakan

Pembayaran Upah SPBU 13.211.118 Diduga Dipermain,  Kinerja Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah III Dipertanyakan

Oktober 27, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

[Daerah]

April 17, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
89
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
TO: Kota Ilaga, ibu kota kabupaten Puncak, Papua Tengah//ISTIMEWA

JAYAPURA, satukanindonesia.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dan aparat keamanan saling tuduh terkait penyerangan terhadap permukiman warga, di Kabupaten Puncak, Papua Tengah sejak 13 April 2026.

Manajemen markas pusat Komnas TPNPB menyatakan, telah menerima laporan pasukan TPNPB dari markas Ilaga, Kabupaten Puncak bahwa militer Indonesia menggunakan empat unit helikopter melakukan operasi udara dan serangan bom dari udara di Kampung Guamo, Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak sejak Senin (13/042026).

Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom mengatakan, operasi itu menyebabkan jatuhnya korban dari kalangan sipil dan warga mengungsi. Namun jumlah dan identitas korban belum diketahui.

Sementara Papua Intelijen Service (PIS) TPNPB dari Kabupaten Puncak menurut Sambom, juga melaporkan bahwa pada 13-15 April 2026 dini hari, militer Indonesia juga melakukan operasi darat dan udara di kampung-kampung pengungsian di Distrik Kembru.

Katanya, operasi ini menyebabkan jatuhnya korban dari warga sipil. Mereka adalah Para Walia (5 tahun), Wundili Kogoya (36), Ekimira Kogoya (47 tahun), Inikiwewo Walia (52 tahun), Kikungge Walia (55 tahun), Deremet Telenggen (55 tahun), Pelen Kogoya (65 tahun), Tiagen Walia (76 tahun), dan Amer Walia (77 tahun).

“Sejumlah masyarakat sipil lainnya yang belum terdata keseluruhannya akibat operasi militer dari Distrik Sinak, Distrik Kembru dan Distrik Pogoma,”tulis Sebby Sambom dalam siaran persnya, Kamis (16/04/2026).

Sambom mengatakan sebelum 2026, telah ada kesepakatan antara masyarakat sipil, aparat militer Indonesia, pihak Gereja, pemerintah dan pasukan TPNPB, agar seluruh wilayah Distrik Kembru ditetapkan sebagai wilayah pengungsi bagi anak-anak, ibu hamil hingga lansia, korban konflik bersenjata antara pasukan TPNPB dengan aparat militer Indonesia.

Distrik Pogoma di sebelah Kali Sinak yang diperkirakan jaraknya 500 kilometer (km) dari Distrik Distrik Kembru ditetapkan sebagai wilayah perang.

“Namun, militer Indonesia telah melanggar kesepakatan tersebut. Melakukan operasi darat dan udara, mengakibatkan warga sipil menjadi korban penembakan, dan serangan bom yang sudah memasuki empat hari, masih berlangsung hingga sekarang,”ucapnya.

Manajemen markas pusat Komnas TPNPB menyatakan, mengutuk serangan militer Indonesia ke kamp-kamp pengungsian di Distrik Kembru, Sinak dan Pogoma, yang mengakibatkan sembian warga sipil menjadi korban.

Manajemen markas pusat Komnas TPNPB menyatakan aksi tersebut termasuk adalah kejahatan kemanusiaan dalam perang, dan harus dilakukan investigasi oleh lembaga-lembaga HAM Internasional.

Sementara awal pekan ini pihak aparat keamanan menyatakan TPNPB Komando Daerah Operasi atau Kodap III Puncak pimpinan Lekagak Talenggen telah membakar rumah warga di Kampung Muara, Distik Pogoma, Senin (13/04/2026) pagi.

Dikutip dari berbagai sumber, Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna mengatakan, peristiwa itu menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat setempat.

Sejumlah warga dilaporkan mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari potensi gangguan lanjutan oleh kelompok TPNPB.

Katanya, dari hasil pantauan drone Satgas Koops TNI Habema, terlihat beberapa kelompok orang tidak di kenal (OTK) membawa pucuk senjata api di sekitar lokasi kejadian.

“TNI akan terus meningkatkan patroli keamanan guna mencegah aksi serupa serta memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga di wilayah Distrik Pogoma dan sekitarnya,”kata Letkol Inf Wirya Arthadiguna.

Selain mengamankan lokasi, personel Satgas juga membantu masyarakat yang terdampak serta melakukan pendataan terhadap kerusakan akibat aksi pembakaran tersebut. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: juru bicara TPNPBSebby SambomTentara Pembebasan Nasional Papua Barat
ShareTweetSend

Related Posts

TPNPB Nyatakan Eksekusi Aparat Keamanan, Satgas Damai Cartenz : Korban adalah Warga Sipil

TPNPB Nyatakan Eksekusi Aparat Keamanan, Satgas Damai Cartenz : Korban adalah Warga Sipil

Oktober 15, 2026
Tiga Tewas Tertembak, Warga Korowai Papua Dilaporkan Mengungsi

Tiga Tewas Tertembak, Warga Korowai Papua Dilaporkan Mengungsi

Juli 31, 2026
Dua Prajurit TNI Tewas di Maybrat, TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab

Dua Prajurit TNI Tewas di Maybrat, TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab

Maret 24, 2026

TPNPB Klaim Tewaskan Dua Intelejen, Kodam XVII Cenderawasih : Itu Warga Sipil

September 22, 2025

Menyamar Jadi Pendulang Emas, TPNPB Bunuh Anggota Intel TNI

April 10, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?