• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

April 17, 2026
Prabowo Akan Lantik Kepala BGN dan Penasihat Khusus di Istana Sore Ini

Prabowo Akan Lantik Kepala BGN dan Penasihat Khusus di Istana Sore Ini

Juni 8, 2026
Anggota Komisi XIII DPR Tegaskan Sektor Keimigrasian Tak Boleh Jadi Objek Transaksi Koruptif

Anggota Komisi XIII DPR Tegaskan Sektor Keimigrasian Tak Boleh Jadi Objek Transaksi Koruptif

Juni 8, 2026
ADVERTISEMENT
Plh Walkot Harris Bobihoe : Pemkot Dan BKSAP DPR RI Bahas Strategi UMKM Tembus Di Pasar Dunia

Plh Walkot Harris Bobihoe : Pemkot Dan BKSAP DPR RI Bahas Strategi UMKM Tembus Di Pasar Dunia

Juni 8, 2026
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 8-9 Juni 2026

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 8-9 Juni 2026

Juni 8, 2026
Wamendagri Ribka Haluk Minta PIKI Berperan Aktif Mempengaruhi Kebijakan Publik

Wamendagri Ribka Haluk Minta PIKI Berperan Aktif Mempengaruhi Kebijakan Publik

Juni 8, 2026
Kapolri Tegaskan Kalangan Sipil Dapat Duduki Jabatan Nonoperasional di Lingkungan Polri

Kapolri Tegaskan Kalangan Sipil Dapat Duduki Jabatan Nonoperasional di Lingkungan Polri

Juni 8, 2026
Pemprov DKI Pastikan Tarif Transjabodetabek Sesuai Kemampuan Warga

Pemprov DKI Pastikan Tarif Transjabodetabek Sesuai Kemampuan Warga

Juni 8, 2026
Meutya Hafid Terima Penghargaan Global Technology Leadership

Meutya Hafid Terima Penghargaan Global Technology Leadership

Juni 8, 2026
BPOM: Tidak Semua Kemasan Bisa Diklaim BPA Free

BPOM: Tidak Semua Kemasan Bisa Diklaim BPA Free

Juni 8, 2026
PBB Anugerahkan Medali Dag Hammarskjold kepada Dua Personel Perdamaian Republik Indonesia

PBB Anugerahkan Medali Dag Hammarskjold kepada Dua Personel Perdamaian Republik Indonesia

Juni 8, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Juni 9, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

[Daerah]

April 17, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
83
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
TO: Kota Ilaga, ibu kota kabupaten Puncak, Papua Tengah//ISTIMEWA

JAYAPURA, satukanindonesia.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dan aparat keamanan saling tuduh terkait penyerangan terhadap permukiman warga, di Kabupaten Puncak, Papua Tengah sejak 13 April 2026.

Manajemen markas pusat Komnas TPNPB menyatakan, telah menerima laporan pasukan TPNPB dari markas Ilaga, Kabupaten Puncak bahwa militer Indonesia menggunakan empat unit helikopter melakukan operasi udara dan serangan bom dari udara di Kampung Guamo, Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak sejak Senin (13/042026).

Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom mengatakan, operasi itu menyebabkan jatuhnya korban dari kalangan sipil dan warga mengungsi. Namun jumlah dan identitas korban belum diketahui.

Sementara Papua Intelijen Service (PIS) TPNPB dari Kabupaten Puncak menurut Sambom, juga melaporkan bahwa pada 13-15 April 2026 dini hari, militer Indonesia juga melakukan operasi darat dan udara di kampung-kampung pengungsian di Distrik Kembru.

Katanya, operasi ini menyebabkan jatuhnya korban dari warga sipil. Mereka adalah Para Walia (5 tahun), Wundili Kogoya (36), Ekimira Kogoya (47 tahun), Inikiwewo Walia (52 tahun), Kikungge Walia (55 tahun), Deremet Telenggen (55 tahun), Pelen Kogoya (65 tahun), Tiagen Walia (76 tahun), dan Amer Walia (77 tahun).

“Sejumlah masyarakat sipil lainnya yang belum terdata keseluruhannya akibat operasi militer dari Distrik Sinak, Distrik Kembru dan Distrik Pogoma,”tulis Sebby Sambom dalam siaran persnya, Kamis (16/04/2026).

Sambom mengatakan sebelum 2026, telah ada kesepakatan antara masyarakat sipil, aparat militer Indonesia, pihak Gereja, pemerintah dan pasukan TPNPB, agar seluruh wilayah Distrik Kembru ditetapkan sebagai wilayah pengungsi bagi anak-anak, ibu hamil hingga lansia, korban konflik bersenjata antara pasukan TPNPB dengan aparat militer Indonesia.

Distrik Pogoma di sebelah Kali Sinak yang diperkirakan jaraknya 500 kilometer (km) dari Distrik Distrik Kembru ditetapkan sebagai wilayah perang.

“Namun, militer Indonesia telah melanggar kesepakatan tersebut. Melakukan operasi darat dan udara, mengakibatkan warga sipil menjadi korban penembakan, dan serangan bom yang sudah memasuki empat hari, masih berlangsung hingga sekarang,”ucapnya.

Manajemen markas pusat Komnas TPNPB menyatakan, mengutuk serangan militer Indonesia ke kamp-kamp pengungsian di Distrik Kembru, Sinak dan Pogoma, yang mengakibatkan sembian warga sipil menjadi korban.

Manajemen markas pusat Komnas TPNPB menyatakan aksi tersebut termasuk adalah kejahatan kemanusiaan dalam perang, dan harus dilakukan investigasi oleh lembaga-lembaga HAM Internasional.

Sementara awal pekan ini pihak aparat keamanan menyatakan TPNPB Komando Daerah Operasi atau Kodap III Puncak pimpinan Lekagak Talenggen telah membakar rumah warga di Kampung Muara, Distik Pogoma, Senin (13/04/2026) pagi.

Dikutip dari berbagai sumber, Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna mengatakan, peristiwa itu menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat setempat.

Sejumlah warga dilaporkan mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari potensi gangguan lanjutan oleh kelompok TPNPB.

Katanya, dari hasil pantauan drone Satgas Koops TNI Habema, terlihat beberapa kelompok orang tidak di kenal (OTK) membawa pucuk senjata api di sekitar lokasi kejadian.

“TNI akan terus meningkatkan patroli keamanan guna mencegah aksi serupa serta memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga di wilayah Distrik Pogoma dan sekitarnya,”kata Letkol Inf Wirya Arthadiguna.

Selain mengamankan lokasi, personel Satgas juga membantu masyarakat yang terdampak serta melakukan pendataan terhadap kerusakan akibat aksi pembakaran tersebut. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: juru bicara TPNPBSebby SambomTentara Pembebasan Nasional Papua Barat
ShareTweetSend

Related Posts

Dua Prajurit TNI Tewas di Maybrat, TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab

Dua Prajurit TNI Tewas di Maybrat, TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab

Maret 24, 2026
TPNPB Klaim Tewaskan Dua Intelejen, Kodam XVII Cenderawasih : Itu Warga Sipil

TPNPB Klaim Tewaskan Dua Intelejen, Kodam XVII Cenderawasih : Itu Warga Sipil

September 22, 2025
Menyamar Jadi Pendulang Emas, TPNPB Bunuh Anggota Intel TNI

Menyamar Jadi Pendulang Emas, TPNPB Bunuh Anggota Intel TNI

April 10, 2025

Polisi Jamin Keterbukaan Informasi dalam Pencarian Iptu Tomi Marbun

April 8, 2025

Usai Ditembak Anggota TPNPB, Jenazah Mantan Kapolsek Mulia Dievakuasi ke Timika

April 8, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?