• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

April 17, 2026
KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

April 17, 2026
Papua Barat Kehilangan Rp100 Triliun dari Aktivitas Tambang Ilegal

Papua Barat Kehilangan Rp100 Triliun dari Aktivitas Tambang Ilegal

April 17, 2026
ADVERTISEMENT
Anggota  DPRD kota Batam Dabbal Tapis Siahaan Respon cepat Dugaan PHK Bayu Suhendra Usai Sholat Jumat Di Kawasan Tunas Industrial Prima Kabil

Anggota  DPRD kota Batam Dabbal Tapis Siahaan Respon cepat Dugaan PHK Bayu Suhendra Usai Sholat Jumat Di Kawasan Tunas Industrial Prima Kabil

April 16, 2026
Puan Tegaskan Jurnalisme Jadi Jembatan Penting antara Parlemen dan Rakyat

Puan Tegaskan Jurnalisme Jadi Jembatan Penting antara Parlemen dan Rakyat

April 16, 2026
Polda Metro Jaya Bongkar Pengoplosan Elpiji 3 Kg ke 12 Kg di Jabodetabek, Kerugian Negara Miliaran

Polda Metro Jaya Bongkar Pengoplosan Elpiji 3 Kg ke 12 Kg di Jabodetabek, Kerugian Negara Miliaran

April 16, 2026
Kasal Resmikan Bus Listrik Perdana di Mabesal, Bukti Nyata Komitmen TNI AL Menuju Zero Emission 2060

Kasal Resmikan Bus Listrik Perdana di Mabesal, Bukti Nyata Komitmen TNI AL Menuju Zero Emission 2060

April 16, 2026
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Akui Dendam saat Kejadian di Hotel Fairmont

4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Akui Dendam saat Kejadian di Hotel Fairmont

April 16, 2026
Dukung Kejagung Lelang Tanker Sitaan Rp 1 Triliun, Sahroni Nilai Penting Untuk Pulihkan Aset Negara

Dukung Kejagung Lelang Tanker Sitaan Rp 1 Triliun, Sahroni Nilai Penting Untuk Pulihkan Aset Negara

April 16, 2026
Diplomasi  Presiden Prabowo ke Rusia dan Prancis Tegaskan Politik Bebas Aktif Indonesia

Diplomasi  Presiden Prabowo ke Rusia dan Prancis Tegaskan Politik Bebas Aktif Indonesia

April 16, 2026
Buka WCPP 2026 di Bali, Menteri Imipas Tekankan Keadilan Restoratif untuk Sistem Pemasyarakatan Global

Buka WCPP 2026 di Bali, Menteri Imipas Tekankan Keadilan Restoratif untuk Sistem Pemasyarakatan Global

April 16, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, April 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

[Daerah]

April 17, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
6
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
TO: Kota Ilaga, ibu kota kabupaten Puncak, Papua Tengah//ISTIMEWA

JAYAPURA, satukanindonesia.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dan aparat keamanan saling tuduh terkait penyerangan terhadap permukiman warga, di Kabupaten Puncak, Papua Tengah sejak 13 April 2026.

Manajemen markas pusat Komnas TPNPB menyatakan, telah menerima laporan pasukan TPNPB dari markas Ilaga, Kabupaten Puncak bahwa militer Indonesia menggunakan empat unit helikopter melakukan operasi udara dan serangan bom dari udara di Kampung Guamo, Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak sejak Senin (13/042026).

Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom mengatakan, operasi itu menyebabkan jatuhnya korban dari kalangan sipil dan warga mengungsi. Namun jumlah dan identitas korban belum diketahui.

Sementara Papua Intelijen Service (PIS) TPNPB dari Kabupaten Puncak menurut Sambom, juga melaporkan bahwa pada 13-15 April 2026 dini hari, militer Indonesia juga melakukan operasi darat dan udara di kampung-kampung pengungsian di Distrik Kembru.

Katanya, operasi ini menyebabkan jatuhnya korban dari warga sipil. Mereka adalah Para Walia (5 tahun), Wundili Kogoya (36), Ekimira Kogoya (47 tahun), Inikiwewo Walia (52 tahun), Kikungge Walia (55 tahun), Deremet Telenggen (55 tahun), Pelen Kogoya (65 tahun), Tiagen Walia (76 tahun), dan Amer Walia (77 tahun).

“Sejumlah masyarakat sipil lainnya yang belum terdata keseluruhannya akibat operasi militer dari Distrik Sinak, Distrik Kembru dan Distrik Pogoma,”tulis Sebby Sambom dalam siaran persnya, Kamis (16/04/2026).

Sambom mengatakan sebelum 2026, telah ada kesepakatan antara masyarakat sipil, aparat militer Indonesia, pihak Gereja, pemerintah dan pasukan TPNPB, agar seluruh wilayah Distrik Kembru ditetapkan sebagai wilayah pengungsi bagi anak-anak, ibu hamil hingga lansia, korban konflik bersenjata antara pasukan TPNPB dengan aparat militer Indonesia.

Distrik Pogoma di sebelah Kali Sinak yang diperkirakan jaraknya 500 kilometer (km) dari Distrik Distrik Kembru ditetapkan sebagai wilayah perang.

“Namun, militer Indonesia telah melanggar kesepakatan tersebut. Melakukan operasi darat dan udara, mengakibatkan warga sipil menjadi korban penembakan, dan serangan bom yang sudah memasuki empat hari, masih berlangsung hingga sekarang,”ucapnya.

Manajemen markas pusat Komnas TPNPB menyatakan, mengutuk serangan militer Indonesia ke kamp-kamp pengungsian di Distrik Kembru, Sinak dan Pogoma, yang mengakibatkan sembian warga sipil menjadi korban.

Manajemen markas pusat Komnas TPNPB menyatakan aksi tersebut termasuk adalah kejahatan kemanusiaan dalam perang, dan harus dilakukan investigasi oleh lembaga-lembaga HAM Internasional.

Sementara awal pekan ini pihak aparat keamanan menyatakan TPNPB Komando Daerah Operasi atau Kodap III Puncak pimpinan Lekagak Talenggen telah membakar rumah warga di Kampung Muara, Distik Pogoma, Senin (13/04/2026) pagi.

Dikutip dari berbagai sumber, Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna mengatakan, peristiwa itu menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat setempat.

Sejumlah warga dilaporkan mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari potensi gangguan lanjutan oleh kelompok TPNPB.

Katanya, dari hasil pantauan drone Satgas Koops TNI Habema, terlihat beberapa kelompok orang tidak di kenal (OTK) membawa pucuk senjata api di sekitar lokasi kejadian.

“TNI akan terus meningkatkan patroli keamanan guna mencegah aksi serupa serta memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga di wilayah Distrik Pogoma dan sekitarnya,”kata Letkol Inf Wirya Arthadiguna.

Selain mengamankan lokasi, personel Satgas juga membantu masyarakat yang terdampak serta melakukan pendataan terhadap kerusakan akibat aksi pembakaran tersebut. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: juru bicara TPNPBSebby SambomTentara Pembebasan Nasional Papua Barat
ShareTweetSend

Related Posts

Dua Prajurit TNI Tewas di Maybrat, TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab

Dua Prajurit TNI Tewas di Maybrat, TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab

Maret 24, 2026
TPNPB Klaim Tewaskan Dua Intelejen, Kodam XVII Cenderawasih : Itu Warga Sipil

TPNPB Klaim Tewaskan Dua Intelejen, Kodam XVII Cenderawasih : Itu Warga Sipil

September 22, 2025
Menyamar Jadi Pendulang Emas, TPNPB Bunuh Anggota Intel TNI

Menyamar Jadi Pendulang Emas, TPNPB Bunuh Anggota Intel TNI

April 10, 2025

Polisi Jamin Keterbukaan Informasi dalam Pencarian Iptu Tomi Marbun

April 8, 2025

Usai Ditembak Anggota TPNPB, Jenazah Mantan Kapolsek Mulia Dievakuasi ke Timika

April 8, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?