• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menko Luhut Dorong Kerja Sama Pertanian Berbiaya Nol dengan Andhra Pradesh

Empat Pejabat Indonesia Diundang ke Swiss, Menko Luhut: Indonesia Mulai Populer

Januari 28, 2019
Menkum Supratman: Karya Jurnalistik Wajib Dilindungi Hak Cipta, Soroti Penggunaan Konten Tanpa Izin oleh Platform Dig

Menkum Supratman: Karya Jurnalistik Wajib Dilindungi Hak Cipta, Soroti Penggunaan Konten Tanpa Izin oleh Platform Dig

Oktober 10, 2026
Hadiri Forum Jurnalis ASEAN, Indonesia Dorong Perlindungan Hak Cipta Karya Jurnalistik di Era AI

Hadiri Forum Jurnalis ASEAN, Indonesia Dorong Perlindungan Hak Cipta Karya Jurnalistik di Era AI

Oktober 10, 2026
ADVERTISEMENT
Indonesia Berikan Hibah untuk Renovasi Gedung Parlemen Vanuatu

Indonesia Berikan Hibah untuk Renovasi Gedung Parlemen Vanuatu

Oktober 10, 2026
Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG: Jakarta Didominasi Berawan 

Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG: Jakarta Didominasi Berawan 

Oktober 10, 2026
Pemerintah Percepat Revisi UU Narkotika, Yusril Sebut Lebih dari 50 Persen Penghuni Lapas Terkait Kasus Narkoba

Pemerintah Percepat Revisi UU Narkotika, Yusril Sebut Lebih dari 50 Persen Penghuni Lapas Terkait Kasus Narkoba

Oktober 10, 2026
FWB Gelar Rapat di BCC HOTEL, Jubir Pengadilan Negeri Batam dan Akademis Hukum Tata Negara Jadi Narasumber

FWB Gelar Rapat di BCC HOTEL, Jubir Pengadilan Negeri Batam dan Akademis Hukum Tata Negara Jadi Narasumber

Oktober 10, 2026
Pemerintah Siapkan 51.721 Hektare Untuk Pengembangan Kelapa

Pemerintah Siapkan 51.721 Hektare Untuk Pengembangan Kelapa

Oktober 10, 2026
Kontak Tembak di Maybrat, Komandan TPNPB Sorong Raya Dilaporkan Gugur

Kontak Tembak di Maybrat, Komandan TPNPB Sorong Raya Dilaporkan Gugur

Oktober 10, 2026
Tentara Australia dan PNG Berpartisipasi dalam Latihan Prajurit Wantok

Tentara Australia dan PNG Berpartisipasi dalam Latihan Prajurit Wantok

Oktober 9, 2026
Gubernur DKI Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung Rampung pada 2027 untuk Kurangi Kemacetan Jakarta

Gubernur DKI Targetkan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung Rampung pada 2027 untuk Kurangi Kemacetan Jakarta

Oktober 9, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Empat Pejabat Indonesia Diundang ke Swiss, Menko Luhut: Indonesia Mulai Populer

[Internasional]

Januari 28, 2019
in Internasional
0
0
SHARES
103
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

SatukanIndonesia.com – Tiba di Swiss pada Selasa (22/01/19), Menko Luhut diagendakan menghadiri serangkaian acara Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia 2019/ World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2019.

“Mereka, WEF, datang ke kantor meminta saya untuk bicara,” ujar Menko Luhut yang hadir di Swiss dalam rangka memenuhi undangan panitia WEF.

Menko Luhut datang bersama 3 menteri lain dari Indonesia yang juga diundang yaitu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menkominfo Rudiantara, dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Misi khusus

Menko Luhut membawa misi khusus dalam kunjungannya kali ini. “Saya jelasin masalah ekonomi, sekarang gimana posisi Indonesia. Yang kedua masalah sampah laut ini sebagai serious matter sekarang, jelasin lagi apa yang kita kerjain seperti penanganan Citarum dan sampah di laut kita yang banyak. Nanti orang juga nanya politik Indonesia,” tuturnya yang telah mempersiapkan diri menjelaskan tiga topik terkait ekonomi Indonesia, sampah laut, dan politik.

Menurut Menko Luhut, kini yang paling penting adalah mengenalkan Indonesia secara utuh. “Memang nggak boleh habis-habisnya karena Indonesia itu Menko Luhut yang berharap kehadirannya dapat membantu mengangkat reputasi Indonesia di mata dunia.

Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup positif, Menko Luhut menilai nampak sekali terjadi perubahan-perubahan sehingga Indonesia mulai banyak dikenal.

“Apalagi setelah penyelenggaraan Asian Games yang hebat dan suksesnya Pertemuan Tahunan IMF-WBG kemarin di Bali, karena begitu banyak yang hadir 189 negara dan badan-badan dunia,mereka mengapresiasi penyelenggaraannya hebat. Lalu penanganan bencana di Palu dan Lombok yang semua tertangani secara baik. Harus diterusin supaya jangan lupa orang itu,” ungkap Menko Luhut yang ingin menjaga momentum kisah sukses Indonesia menjadi tuan rumah event internasional.

Efisiensi

Prinsip efisiensi tetap menjadi acuan Menko Luhut dalam melaksanakan tugas kenegaraannya ke luar negeri, termasuk kunjungannya ke Swiss saat ini.

“Sangat efisien. Karena kalau nggak kita musti pergi ke negara ini lalu ke negara itu lalu ke negara lain lagi,” terang Menko Luhut yang puas dengan cukup hadir di Swiss tapi dapat bertemu dengan berbagai pihak yang  berasal dari negara-negara lain. Dengan adanya perhelatan sebesar WEF, mereka semua berkumpul di satu kota yang sama.

Efisiensi tersebut terlihat dari padatnya agenda Menko Luhut di hari pertama kedatangannya. Di hari Selasa (22-1-2019), dia menghadiri High Level Dialogue on Zero Budget Natural Farming (Dialog Tingkat Tinggi Mengenai Pertanian Berbudget Minim) dan menjadi pembicara pada sesi Environmental Action Through Trade.

Selanjutnya bertemu dengan Cedrik Neike, Anggota Dewan Direksi Siemens AG, mengunjungi Indonesia Pavilion, bertemu Morten Baek selaku Menteri Energi dan Iklim Denmark, pertemuan Multilateral dengan Presiden WEF Borge Brende dan menjadi pembicara dalam Dialog Tingkat Pejabat Tinggi mengenai persatuan dalam keberagaman.

“Permintaan itu banyak sekali karena Indonesia mulai populer,” tutupnya menyatakan bahwa semua agenda di atas merupakan permintaan dari berbagai pihak.

Sekilas Tentang WEF

Pertemuan Davos yang rutin diselenggarakan oleh WEF adalah salah satu forum terpenting yang membahas masalah-masalah ekonomi.

WEF dilandaskan pada ide bahwa dunia memerlukan kerjasama yang lebih erat antara sektor swasta dan pemerintahan untuk menemukan cara terbaik dalam menjawab tantangan global.

Lebih dari 3.000 peserta dari kalangan pemerintahan, ekonom, pelaku bisnis, pelaku seni, budaya dan media berkumpul di kota pegunungan, Davos, di Swiss.

Bill Gates, George Soros, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte, CEO Goldman Sachs yang baru David Solomon, dan Ray Dalio Founder Bridgewater adalah contoh nama-nama besar yang dikabarkan hadir tahun 2019 ini.(*)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: InternasionalLuhut Binsar PandjaitanMenko MaritimSatukan IndonesiaSwissWEF
ShareTweetSend

Related Posts

DEN Menghadap Presiden Prabowo, Bahas Isu Ekonomi Nasional

DEN Menghadap Presiden Prabowo, Bahas Isu Ekonomi Nasional

Juni 10, 2026
Prof Sri Fatmawati Paparkan Capaian Riset dan Inovasi TSTH2

Prof Sri Fatmawati Paparkan Capaian Riset dan Inovasi TSTH2

November 25, 2025
Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Rombongan Kunjungi TSTH2 di Humbahas Sumut

Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Rombongan Kunjungi TSTH2 di Humbahas Sumut

Mei 8, 2025

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Februari 21, 2025

Program Makan Bergizi Gratis, Luhut: Perputaran Dana di Desa Bisa Rp 9 Miliar

Januari 15, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?