• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Gak Boleh Makan Bubur Saat Imlek, Kenapa?

Gak Boleh Makan Bubur Saat Imlek, Kenapa?

Februari 15, 2018
Ahmad Doli: Baleg DPR Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini

Ahmad Doli: Baleg DPR Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini

Mei 25, 2026
Kompolnas Dorong Polda Metro Jaya Tindak Tegas Pelaku Begal

Kompolnas Dorong Polda Metro Jaya Tindak Tegas Pelaku Begal

Mei 25, 2026
ADVERTISEMENT
Wakil Ketua MPR  Dukung Orang Tua  Batasi Media Sosial bagi Anak

Wakil Ketua MPR  Dukung Orang Tua  Batasi Media Sosial bagi Anak

Mei 25, 2026
Ketua Komisi XI Sebut JFF 2026 Jadi Sarana Antisipasi Bias Informasi

Ketua Komisi XI Sebut JFF 2026 Jadi Sarana Antisipasi Bias Informasi

Mei 25, 2026
Wamenkomdigi: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Fleksibel Hadapi Perkembangan Teknologi

Wamenkomdigi: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Fleksibel Hadapi Perkembangan Teknologi

Mei 25, 2026
BMKG Ingatkan Warga Waspadai Hujan Petir di Sejumlah Kota Besar Indonesia

BMKG Ingatkan Warga Waspadai Hujan Petir di Sejumlah Kota Besar Indonesia

Mei 25, 2026
Kemenko Kumham Imipas Raih Penghargaan Best Integrated Digital Innovation for Public Service

Kemenko Kumham Imipas Raih Penghargaan Best Integrated Digital Innovation for Public Service

Mei 25, 2026
Bupati JTP Hutabarat Serius Kembangkang Pariwisata Pulau Sibandang-Muara, Sukses Laksanakan SAfest 202

Bupati JTP Hutabarat Serius Kembangkang Pariwisata Pulau Sibandang-Muara, Sukses Laksanakan SAfest 202

Mei 25, 2026
La Ode Resmi Deklarasikan Calon Ketua Umum Siap Pimpin Kosgoro 57

La Ode Resmi Deklarasikan Calon Ketua Umum Siap Pimpin Kosgoro 57

Mei 25, 2026
Ketua DPD RI Dorong PLN Bergerak Cepat Atasi Black Out di Sumatera

Ketua DPD RI Dorong PLN Bergerak Cepat Atasi Black Out di Sumatera

Mei 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Mei 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home

Gak Boleh Makan Bubur Saat Imlek, Kenapa?

(BUDAYA)

Februari 15, 2018
in Nasional
0
0
SHARES
598
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Bubur adalah makanan yang terbuat dari bahan dasar beras dengan air yang banyak, sehingga memiliki tekstur yang lembut dan berair. Makanan ini lebih enak disajikan dalam suhu panas atau hangat dan dapat membuat tubuh yang tadinya kurang sehat menjadi membaik. Itulah sebabnya bubur sering banget dijadikan sebagai makanan untuk orang sakit.

Asal Usul Bubur

Cerita ini sih belum diselidiki soal kebenarannya. Tapi, anda bisa mengambil pelajaran dari kisah ini. Di zaman dahulu kala, ada sepasang orangtua dan seorang anak yang sudah dewasa di sebuah rumah. Kedua orangtua tersebut masih sibuk bekerja sampai usia tua untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dan nggak ingin membebani anaknya. Akibatnya, anak tersebut nggak pernah belajar mandiri, padahal usianya sudah cukup dewasa.

Lalu, orangtuanya meninggal. Tapi, anak itu masih bisa makan semua makanan yang disimpan di rumah, tapi ia nggak tahu bagaimana menghasilkan uang untuk melanjutkan hidup jika makanan di rumah sudah habis. Hingga akhirnya, ia sudah nggak punya apa-apa lagi karena warisan yang ditinggalkan sudah habis. Ia pun menjual rumah untuk membeli makanan dan terpaksa pindah ke sebuah gubuk.

Ketika musim dingin tiba, anak itu kedinginan dan kelaparan. Kemudian ia hanya memakan bubur beras encer yang dibuat dari air dan beberapa butir beras yang ia ambil dari jerami di gubuk. Suatu hari, pada hari kedelapan bulan lunar ke-12, hembusan angin menerjang gubuknya, hingga gubuk itu rubuh dan ia terkubur di sana. Sejak saat itu, setiap hari kedelapan bulan lunar ke-12, masyarakat Tiongkok selalu membuat bubur beras agar mengingatkan mereka tentang menjadi mandiri dan mau bekerja keras.

Bubur Yang Paling Terkenal adalah Bubur Ayam

Kalau tadi kan SatukanIndonesia.com sharing soal asal-usul bubur biasa yang nggak ada rasanya. Di zaman yang makin modern, bubur nggak lagi terasa hambar. Yup, bubur juga bisa terasa lezat! Karena, bubur bukan hanya untuk dinikmati oleh orang sakit. Siapa pun bisa menikmati kelezatannya.

Seperti yang kita tahu, bubur ayam adalah bubur yang paling terkenal di antara semua jenis bubur. Tentu aja bubur ini menggunakan irisan daging ayam dan beberapa bumbu seperti kecap asin, kecap manis, merica, garam, dan kaldu ayam. Bubur ini juga makin lezat karena ada tambahan toping lain, seperti taburan daun bawang cincang, bawang goreng, seledri, sayur asin, tempe goreng, cakwe, kerupuk, bahkan jeroan. Awalnya makanan ini lebih sering dijadikan sebagai menu sarapan, tapi kini menu tersebut bisa dimakan kapan aja, terutama di malam hari.

Kisah Bubur Ayam Dahulu Kala

Dengar-dengar, asal mula bubur ayam dimulai sejak era Kaisar Shih Huang Ti (238 SM) yang ahli menyatukan warga Tiongkok. Ada sebuah masa di mana kekaisaran Tiongkok terpecah belah menjadi beberapa bagian kerajaan kecil. Kejadian ini bikin warga jadi kesusahan dalam segala hal, terutama masalah makan. Apalagi, ketika itu mereka juga mengalami kemarau panjang.

Masalah ini membuat kaisar berpikir keras untuk membuat alternatif makanan, sehingga rakyat dan prajurit nggak mati kelaparan. Awalnya kaisar ingin melakukan revolusi pertanian, tapi setelah dipikir-pikir, itu bakal memakan waktu yang sangat panjang.

Suatu hari kaisar nggak sengaja melihat nasi yang ia santap melunak setelah disiram kuah sayur yang panas. Lalu ia kepikiran ide untuk melunakkan nasi supaya bisa menghasilkan hidangan nasi yang lebih banyak dan bisa dimakan seluruh rakyat dan prajurit. Setelah melakukan percobaan berkali-kali, akhirnya ditemukan cara untuk membuat hidangan beras encer yang disebut bubur. Bubur tersebut pun dimasak secara massal dan dicampur dengan kuah sayur dan diberi kaldu ayam.

Masalah pangan akhirnya bisa teratasi dengan adanya bubur ayam. Sejak itu, bubur ayam dianggap sebagai simbol persatuan dan keharmonisan. Karena, sifatnya mampu mengenyangkan semua rakyat secara merata, namun nggak membuat bubur kehilangan cita rasa.

Bubur Dilarang Saat Imlek

Meskipun dianggap sebagai simbol persatuan dan keharmonisan oleh warga Tiongkok, tapi bubur jenis apa pun nggak boleh disajikan saat Imlek. Karena, bubur juga dapat diartikan sebagai lambang kemiskinan dan kesusahan. Dianggap seperti itu pasti karena cerita asal-usul bubur di atas begitu melegenda. Jadi, nggak heran jika warga Tiongkok nggak berani menyajikan bubur saat Imlek karena mereka takut tertimpa sial.

Wah, sayang banget, ya, jika makanan seenak bubur nggak disajikan ketika Imlek. Ehm, jika keluarga kamu sangat percaya dengan tradisi tersebut, hormati aja. Toh, kamu bisa menikmati enaknya bubur ayam setelah Imlek selesai, kan?

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: BuburBudayaFakta Menarik ImlekImlekKenapa bubur dilarang saat imlekSatukan IndonesiaTionghoa
ShareTweetSend

Related Posts

Semarak Festival Cap Go Meh, Li Claudia Apresisasi Penampilan Anak-anak

Semarak Festival Cap Go Meh, Li Claudia Apresisasi Penampilan Anak-anak

Maret 4, 2026
Rakyat Papua Diimbau Jaga dan Lestarikan ‘Nyanyian Adat’

Rakyat Papua Diimbau Jaga dan Lestarikan ‘Nyanyian Adat’

Maret 3, 2025
Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Februari 21, 2025

POLDA KEPRI: TINGKATKAN KEAMANAN PATROLI GABUNGAN SAAT PERAYAAN ISRA MI’RAJ DAN IMLEK

Januari 29, 2025

Sepuluh Orang Tewas Dalam Penembakan Massal di Festival Imlek California

Januari 23, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?