
“Hingga kini, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan mitra kerja setempat masih terus melakukan upaya penanganan darurat,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran resminya, Kamis siang.
Sutopo mengatakan, gempa bumi dengan magnitudo 5 terjadi pada pukul 06.27 waktu setempat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat menginformasikan, selain korban luka-luka dan kerusakan unit rumah, gempa juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas sekolah, peribadatan, dan kesehatan.
Dampak gempa bumi mencakup tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sangir Balal Janggo di Nagari Sungai Kunyit, Sungai Kunyit Barat, Talunan Maju, Kecamatan Sangir Batanghari di Nagari Ranah Pantai Cermin, dan Kecamatan Sangir Jujuan di Nagari Lubuk Malako.
Berikut ini sebaran korban dan kerusakan pascagempa:
- Nagari Sungai Kunyit: 22 orang luka-luka, 168 rumah rusak, dan 1 unit fasilitas kesehatan
- Nagari Sungai Kunyit Barat: 101 rumah rusak
- Nagari Talunan Maju: 23 orang luka, 30 rumah rusak, 1 unit fasilitas peribadatan, 1 fasilitas kesehatan
- Nagari Ranah Pantai Cermin: 2 orang luka-luka, 30 rumah rusak ringan
- Nagari Lubuk Malako: 1 orang luka-luka, 14 rumah rusak, dan 1 fasilitas pendidikan.













