
Tarutung, SatukanIndonesia.com — Satika Simamora,SE MM mengatakan seorang perawat harus hati-hati dalam melaksanakan pengabdiannya karena penentuannya adalah saat pelayanan terhadap pasien bukan hanya sebatas penguasaan teori.
“Seberapa tulus anda dalam memberikan pelayanan sehingga memberikan kesehatan dan kesembuhan? Lakukan semuanya berdasarkan kasih dan ketulusan. Apabila kita memberikan pelayanan yang tulus, semoga suatu saat kelak akan menghasilkan buah yang manis”, kata Satika Simamora,SE,MM pada acara Wisuda Pelantikan dan Angkat Sumpah 78 orang wisudawan-wisudawati lulusan Diploma IIII Akademi Keperawatan (Akper) Pemkab Taput, di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan, Tarutung, Selasa (21/9/2021).
Dihadapan 78 orang wisudawan, Satika Simamora berpesan agar para wisudawan-wisudawati selalu bangga dan bersyukur serta terlebih dahulu kenali diri sendiri.
“Dalam memberikan pelayanan yang tulus di tengah-tengah masyarakat harus selalu bangga dan bersyukur serta terlebih dahulu kenali diri sendiri”, kata Ketua TP PKK Taput itu
Ia juga mengajak para wisusawan-wisudawti selalu berhikmat kepada Tuhan agar memiliki jiwa melayani. “Jadilah sebagai perawat yang melayani dan perawat yang mengasihi”, tandasnya.
Mengakhiri sambutannya, istri Bupati Taput yang juga Ketua TP PKK Taput itu mengucapkan terimakasih atas perjuangan seluruh orang tua dalam mewujudkan cita-cita anak. “Semoga jerih payah dan kerja keras bapak dan ibu menjadi berkah bagi anak kita semua”, ucap Satika Simamora.
Ketua Yayasan Akper Pemkab Taput Sabungan Parapat mendukung konsep pemikiran Ketua TP. PKK Taput yang mengatakan bahwa perawat harus menjadi pelayanan yang tulus berdasarkan kasih.
“Suatu kebanggaan melihat keseriusan Ibu Satika dalam mengabdikan diri kepada masyarakat, tanpa kenal lelah dan tanpa rasa sungkan terjun langsung bertemu dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Ini semua tidak mungkin bisa dilakukan kalau tidak didasari ketulusan dan kasih”, ungkap Sabungan Parapat.
Dipenghujung acara, Satika Simamora melantunkan 2 buah lagu, salah satunya berjudul ‘Malumma’ yang merupakan karya ciptaannya sendiri. “Percayalah bahwa rejeki kita tergantung dari perbuatan baik kita masing-masing, tetap semangat dalam berbuat kebaikan”, pesan Satika Simora sebelum melantunkan lagunya.
(Hotbin P./SI)












