
JAKARTA, satukanindonesia.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming menanggapi hasil survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) mengenai evaluasi dua tahun kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
Menurutnya, berbagai masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk memperbaiki kinerja. Hal itu disampaikan Gibran dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
“Saya menghargai setiap hasil survei, kajian, maupun kritik yang disampaikan oleh masyarakat dan lembaga independen. Bagi saya, semua itu adalah bagian dari demokrasi sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah untuk terus memperbaiki diri,”ujar Gibran dalam pernyataan yang disampaikan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden.
Gibran menegaskan, kritik terhadap pemerintah, termasuk yang ditujukan kepadanya, harus dijawab dengan peningkatan kinerja. Pemerintah perlu melakukan evaluasi dan memperbaiki kebijakan agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kritik yang disampaikan kepada pemerintah, termasuk kepada saya, harus dijawab dengan kerja yang lebih baik,”tegasnya.
Dia menambahkan, evaluasi perlu diikuti dengan perbaikan kebijakan dan cara kerja pemerintah. Dengan begitu, kehadiran pemerintah dapat semakin dirasakan masyarakat dan mampu menjawab berbagai persoalan di lapangan.
Pernyataan Gibran tersebut disampaikan sehari setelah CELIOS merilis laporan Rapor 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Senin (12/10/2026).
Dalam laporan itu, kinerja Prabowo-Gibran mendapat nilai rata-rata rendah. Hasil survei tersebut merupakan penilaian dari responden yang terlibat dalam penelitian CELIOS dan tidak serta-merta mewakili seluruh masyarakat Indonesia. [***/GRW]













