• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Istana Buka Suara soal Resesi Ekonomi RI

Istana Buka Suara soal Resesi Ekonomi RI

November 5, 2020
Wawali Kota Bekasi hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat

Wawali Kota Bekasi hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat

Mei 12, 2026
Wali Kota Bekasi Gandeng Aliansi Pemuda Cerdas Inovatif Tangani Banjir dengan Konsep Zero Runoff

Wali Kota Bekasi Gandeng Aliansi Pemuda Cerdas Inovatif Tangani Banjir dengan Konsep Zero Runoff

Mei 12, 2026
ADVERTISEMENT
SPMB Kota Bekasi 2026, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan untuk Semua

SPMB Kota Bekasi 2026, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan untuk Semua

Mei 12, 2026
Ketua Komite III DPD RI Serap Aspirasi Masyarakat Adat Mbaham Matta

Ketua Komite III DPD RI Serap Aspirasi Masyarakat Adat Mbaham Matta

Mei 12, 2026
Pimpinan DPRD Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Kajari Batam

Pimpinan DPRD Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Kajari Batam

Mei 12, 2026
Pimpinan dan Anggota DPRD Meriahkan Upacara Peringatan Hardiknas Tingkat Kota Batam Tahun 2026

Pimpinan dan Anggota DPRD Meriahkan Upacara Peringatan Hardiknas Tingkat Kota Batam Tahun 2026

Mei 12, 2026
KRI Canopus-936 Tiba di Indonesia Siap Dukung Riset Nasional

KRI Canopus-936 Tiba di Indonesia Siap Dukung Riset Nasional

Mei 12, 2026
Di Markas Besar PBB, Menhut Tegaskan Keberhasilan Pengendalian Karhutla Indonesia

Di Markas Besar PBB, Menhut Tegaskan Keberhasilan Pengendalian Karhutla Indonesia

Mei 12, 2026
BPOM-WHO Teken Joint Work Plan 2026-2027 untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

BPOM-WHO Teken Joint Work Plan 2026-2027 untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

Mei 12, 2026
Kemenpar Dukung Pembatasan Kuota Wisatawan di Taman Nasional Komodo

Kemenpar Dukung Pembatasan Kuota Wisatawan di Taman Nasional Komodo

Mei 12, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Istana Buka Suara soal Resesi Ekonomi RI

[Ekonomi]

November 5, 2020
in Ekonomi
0
0
SHARES
87
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Istana Kepresidenan memberi tanggapan soal kontraksi ekonomi kuartal III sebesar minus 3,49 persen yang membuat Indonesia terjerat resesi. Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono menyatakan Indonesia sudah melampaui titik terendah dan mulai beranjak maju.

Pasalnya meski pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 memang masih negatif, angkanya relatif lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai -5,32 persen. “Berikutnya, yang juga sangat penting adalah apa yang harus kita lakukan?” ujar Edy dalam keterangan resminya, Kamis (5/11).

Menurut Edy, strategi pemerintah merancang sejumlah program dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah tepat. Upaya pemerintah terus mendorong belanja juga sudah dilakukan dan membuat pertumbuhan konsumsi pemerintah pada kuartal III-2020 positif.

“Fakta ini menjadi catatan positif karena sesuai dengan prinsip “countercyclical“. Artinya, ketika perekonomian lesu, belanja pemerintah menjadi andalan untuk mendorong perekonomian,” tuturnya.

Menurut Edy, stimulus pemerintah perlu terus diberikan selama perekonomian belum sepenuhnya pulih. Di samping itu, kelompok menengah-atas perlu terus didorong untuk meningkatkan konsumsinya.

“Selama ini mereka diduga banyak menempatkan uangnya sebagai tabungan. Pemerintah perlu mendukung dengan menegakkan aturan tentang protokol kesehatan/covid-19. Karena kelompok menengah-atas hanya akan mau keluar dan berbelanja (secara fisik) jika merasa aman,” imbuhnya.

Edy juga memastikan sampai saat ini pemerintah masih konsisten dengan penanganan dampak covid-19 melalui berbagai aspek. Pertama, dalam hal kesehatan yakni dengan mengendalikan penyebaran virus, meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian.

Kedua, meneruskan program perlindungan sosial dengan menjaga daya beli masyarakat. Ketiga, menjaga ekonomi dan keuangan semaksimal mungkin agar dunia usaha tetap bisa bergerak.

“Dengan demikian terjadi perbaikan ekonomi yang cukup signifikan dan ini bisa menjadi modal yang bagus untuk melangkah ke kuartal IV-2020,” terangnya.

Pada masa pandemi ini, menurut Edy, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga lebih baik dibanding beberapa negara lain seperti Singapura (-7,0 persen) dan Meksiko (-8,58 persen).

“Kalau melihat perbandingan tersebut, pertumbuhan Indonesia cukup baik. Terpenting adalah, pertumbuhan kita di kuartal III-2020 lebih baik daripada kuartal II-2020, sehingga menunjukkan bahwa secara bertahap kita bergerak menuju pemulihan ekonomi,” jelasnya.

Hal serupa disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta. Menurutnya, ekonomi Indonesia telah mengalami banyak perbaikan dan kemajuan dibandingkan dengan kuartal II 2020 ketika awal pandemi terjadi di Indonesia.

Belanja pemerintah pada kuartal III yang tumbuh 9,76 persen telah memberi kontribusi senilai 9,69 persen terhadap output perekonomian. Sektor konsumsi rumah tangga pada kuartal III secara tahunan tumbuh -4,04 persen. Sementara sektor investasi juga berada di zona negatif, sebesar -6,48 persen.

Dari sektor perdagangan internasional, ekspor mengalami pertumbuhan -10,82 persen dengan laju penurunan impor yang lebih besar yakni -21,86 persen.

“Arahan Presiden Jokowi yang terus-menerus terhadap para menteri untuk mengefektifkan anggaran terbukti mampu memulihkan perekonomian,” ucapnya dalam keterangan tertulis.

Pemerintah sendiri, lanjut Arif, telah membelanjakan APBN senilai Rp1.840,9 triliun atau 67,2 persen dari total belanja negara, angka ini naik 15,4 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 lalu.

Khusus untuk program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, belanja yang sudah tersalurkan hingga 23 September lalu mencapai Rp268,3 triliun atau 38,6 persen dari total pagu anggaran.

Arif cukup optimistis, pemulihan ekonomi akan berada di trek yang tepat dan Indonesia bisa kembali berpotensi masuk zona positif di akhir tahun. Apalagi, sektor-sektor tertentu kini telah mulai bergerak.

“Sudah ada optimisme baru setelah sahnya UU Ciptaker, dan itu dapat tercermin dari indeks keyakinan konsumen dan indeks manufaktur yang kian membaik.” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Istana KepresidenanResesi
ShareTweetSend

Related Posts

Presiden Prabowo Subianto Undang Mantan Presiden dan Wapres,Eks Menlu hingga Ketum Parpol

Presiden Prabowo Subianto Undang Mantan Presiden dan Wapres,Eks Menlu hingga Ketum Parpol

Maret 4, 2026
Pertemuan Jokowi-Prabowo, Pengamat Duga Ada Agenda Politik Tertentu

Pertemuan Jokowi-Prabowo, Pengamat Duga Ada Agenda Politik Tertentu

Oktober 29, 2022
Peringati HUT Ke-77 RI, Istana Kepresidenan Akan Gelar Perayaan Secara Terbuka

Peringati HUT Ke-77 RI, Istana Kepresidenan Akan Gelar Perayaan Secara Terbuka

Agustus 1, 2022

Viral Moge Ditendang Paspampres, Akhirnya Minta Maaf

Maret 1, 2021

Mentan Sebut Sektor Pertanian Yang Paling Angkat Ekonomi Indonesia

Desember 1, 2020
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?