
Bogor, SatukanIndonesia.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat 2018 di Sentul International Convention Centre, Bogor, Sabtu siang (10/03/2018).
Jokowi tiba di lokasi, SICC, Sabtu (10/3/2018) mengenakan kemeja putih dibalut jas hitam, masuk ke arena Rapimnas didampingi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dan istri Ani Yudhoyono, mantan Wapres Boediono, Mendagri Tjahjo Kumolo serta Menkopolhukam Wiranto. Jokowi pun ikut menyalami para kader yang duduk di bagian depan.
Usai menyanyikan Indonesia Raya, Himne Demokrat pun dinyanyikan. Sebelum bernyanyi, pembawa acara mengimbau agar para kader tidak duduk terlebih dahulu kecuali para tamu. Namun Jokowi tidak duduk. Dan sikap Jokowi ini disambut riuh suara tepuk tangan peserta.
“Terima kasih Pak Presiden mau tetap dan berkenan berdiri saat Himne Demokrat dinyanyikan,” ujar pembawa acara disambut riuh tepuk tangan peserta. Usai menyanyikan Himne Demokrat, Jokowi pun duduk diapit Presiden dan Wakil Presiden ke-6 RI, SBY dan Boediono.
Pada pidatonya, Jokowi mengaku sebagai seorang demokrat. Jokowi dengan percaya diri mengatakan bahwa dia memiliki ciri-ciri demokrat ada padanya, mau mendengar dan menghargai orang lain menurutnya merupakan salah satu ciri-ciri seorang demokrat.
“Saya ini seorang demokrat,” kata Jokowi yang disambut dengan tepuk tangan peserta Rapimnas Demokrat.
Menurut dia, selama ini, ada yang menilainya sebagai pemimpin yang tak gagah dan otoriter. Padahal, dia mengaku tidak memiliki wajah sangar dan otoriter. Dia pun berusaha selalu tersenyum.
“Kenapa kok dibilang otoriter dan saya tidak ada potongan sama sekali potongan otoriter. Penampilan saya tidak sangar dan saya tersenyum,” ujar Jokowi. (Aj/Redaksi SatukanIndonesia.com)













