• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Mengenang Momen Sumpah Pemuda dan Tokoh di Baliknya

Mengenang Momen Sumpah Pemuda dan Tokoh di Baliknya

Oktober 27, 2020
Dorong Keterbukaan Informasi Publik, Pemkot Bekasi Serahkan Penghargaan Hasil Monev PPID 2026

Dorong Keterbukaan Informasi Publik, Pemkot Bekasi Serahkan Penghargaan Hasil Monev PPID 2026

Oktober 13, 2026
Buka Potensi 1.000 Lapangan Kerja, Tri Adhianto Sosialisasikan Peluang Kerja PSEL kepada Siswa SMKN 1 dan SMKN 2 Kota Bekasi

Buka Potensi 1.000 Lapangan Kerja, Tri Adhianto Sosialisasikan Peluang Kerja PSEL kepada Siswa SMKN 1 dan SMKN 2 Kota Bekasi

Oktober 13, 2026
ADVERTISEMENT
Wali Kota Bekasi Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Delegasi Tiongkok, Kadin Bekasi Siap Jembatani Dunia Usaha

Wali Kota Bekasi Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Delegasi Tiongkok, Kadin Bekasi Siap Jembatani Dunia Usaha

Oktober 13, 2026
Akademisi UI Soroti Arah Baru Polri di Forum Dunia

Akademisi UI Soroti Arah Baru Polri di Forum Dunia

Oktober 13, 2026
BMKG Deteksi 3.663 Titik Panas di Sumatera

BMKG Deteksi 3.663 Titik Panas di Sumatera

Oktober 13, 2026
Dari Paripurna DPRD: Tekankan Kepastian Hukum, Pemko Batam Usulkan Perubahan Perda Ketertiban Umum

Dari Paripurna DPRD: Tekankan Kepastian Hukum, Pemko Batam Usulkan Perubahan Perda Ketertiban Umum

Oktober 13, 2026
Sesuaikan Ketentuan Peraturan, DPRD Batam Ajukan Revisi Perda Hak Keuangan Pimpinan dan Anggota

Sesuaikan Ketentuan Peraturan, DPRD Batam Ajukan Revisi Perda Hak Keuangan Pimpinan dan Anggota

Oktober 13, 2026
Ketua DPRD Hadiri Pelantikan Ketua Pengadilan Negeri Batam, Harapkan Sinergi Forkopimda Terus Diperkuat

Ketua DPRD Hadiri Pelantikan Ketua Pengadilan Negeri Batam, Harapkan Sinergi Forkopimda Terus Diperkuat

Oktober 13, 2026
PLN Batam Berhasil Pulihkan Pasokan Listrik di Kota Batam, Pastikan Hak Kompensasi Pelanggan Terpenuhi

PLN Batam Berhasil Pulihkan Pasokan Listrik di Kota Batam, Pastikan Hak Kompensasi Pelanggan Terpenuhi

Oktober 13, 2026
Apresiasi Layanan Imigrasi Bali, Yan Mandenas : Autogate Permudah Mobilitas Jelang Nataru

Apresiasi Layanan Imigrasi Bali, Yan Mandenas : Autogate Permudah Mobilitas Jelang Nataru

Oktober 13, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Oktober 13, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Mengenang Momen Sumpah Pemuda dan Tokoh di Baliknya

[Nasional]

Oktober 27, 2020
in Nasional
0
0
SHARES
185
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Ilustrasi, Koleksi Museum Sumpah Pemuda

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober merupakan perayaan untuk mengenang momen Kongres Pemuda II yang digelar 92 tahun silam di Batavia (Jakarta).

Kongres selama dua hari pada 27-28 Oktober 1928 tersebut kemudian melahirkan ikrar yang kini dikenal sebagai Sumpah Pemuda. Hasil kesepakatan kongres itu memuat tiga hal.

“Pertama: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia. Kedua: Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.Ketiga: Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia,” demikian bunyi Sumpah Pemuda.

Ketiga kalimat tersebut digaungkan untuk menyerukan persatuan di antara keberagaman yang ada. Mengingat, saat itu para pemuda datang dari beragam latar organisasi, etnis, kesukuan dan kelas sosial. Karenanya, semangat persatuan yang kala itu pertama kali dibangun demi merebut Kemerdekaan Indonesia.

Kongres Pemuda II bukan begitu saja terlaksana. Pertemuan ini diawali dengan Kongres Pemuda I pada 30 April sampai 2 Mei 1926. Saat iitu perwakilan pemuda sepakat untuk bersatu dalam sebuah organisasi pemuda Indonesia. Itikad ini yang lantas direalisasikan melalui Kongres Pemuda II dua tahun berikutnya.

Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda II dimotori Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia, organisasi pemuda beranggotakan pelajar dari seluruh Indonesia. Karena situasi pergerakan masih dalam pengawasan Belanda, pelaksanaan kongres pun digelar di tiga gedung berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat–hingga akhirnya menghasilkan sumpah pemuda.

Rekam Jejak Peristiwa Sumpah Pemuda

Proses di balik itu melibatkan tokoh pemuda dari pelbagai kalangan. Beberapa yang tercatat dan disebut di antaranya Soegondo Djojopuspito dari PPPI yang juga merupakan Ketua Panitia Kongres Pemuda II, Mohammad Yamin, Wage Rudolf Supratman–yang menciptakan lagu Indonesia (belakangan dikenal sebagai lagu Indonesia Raya), Amir Syarifuddin Harapan, dan Djoko Marsaid dari Jawa.

Ada pula Sie Kong Lian perwakilan dari Tionghoa yang berperan penting lantaran rumahnya dijadikan markas pergerakan kelompok muda. Rumah Sie di Kramat Raya 106 itu kini menjadi Museum Sumpah Pemuda.

Tercatat pula tokoh pendidik, Sarmidi Mangoensarkoro yang juga sempat menyampaikan gagasan mengenai pendidikan pada Kongres Pemuda II, bersama tokoh perempuan, Nona Poernomoewulan dari perwakilan Taman Siswa.

Tercatat pula Johannes Leimena perwakilan perempuan dari Ambon, Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo yang sempat menempuh pendidikan di Eropa, Kasman Singodimedjo perintis kegiatan pramuka, Mohammad Roem yang ahli di bidang hukum, dan Adnan Kapau Gani dari Palembang serta seorang dokter.

Berbagai sumber menyebut, Kongres Pemuda II sesungguhnya dihadiri 700an peserta. Namun yang tercatat hanya sekitar 75 hingga 80 tokoh.

Kongres Pemuda II saat itu pun ditutup dengan membacakan hasil kongres–yang kini disebut Sumpah Pemuda. Namun sebelum kongres ditutup, Soegondo yang merupakan ketua panitia kongres menyarankan agar W.R. Supratman memperdengarkan lagu Indonesia. Supratman yang juga pencipta lagu tersebut pun lantas memainkannya dengan biola, tanpa syair. Lagu itu disambut meriah oleh peserta kongres. Selanjutnya, hasil kongres dibacakan dan kongres ditutup.

Hingga puluhan tahun kemudian, saban tahun pada 28 Oktober, hari Sumpah Pemuda masih diperingati dan dikenang sebagai tonggak lahirnya persatuan di tengah keberagaman di seluruh penjuru Indonesia.

Komentar Facebook

Tags: Sumpah Pemuda
ShareTweetSend

Related Posts

Warga Bekasi Ambyar Bareng Wawali Harris Bobihoe

Warga Bekasi Ambyar Bareng Wawali Harris Bobihoe

November 2, 2025
Aksi Demo Mahasiswa dan Buruh di Depan Istana Hari Ini

Aksi Demo Mahasiswa dan Buruh di Depan Istana Hari Ini

Oktober 28, 2021
Airlangga Hartarto: Sumpah Pemuda Jadi Momentum Untuk Bersatu, Bangkit, Dan Tumbuh

Airlangga Hartarto: Sumpah Pemuda Jadi Momentum Untuk Bersatu, Bangkit, Dan Tumbuh

Oktober 28, 2021

Mahfud MD: Momen Sumpah Pemuda, Merupakan Cita dan Tekad Pemuda/Pemudi Bisa Runtuhkan Gunung

Oktober 28, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?