• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menkop Ferry: Perkuatan Ekosistem Industri Bioethanol Bisa Libatkan Koperasi Petani

Menkop Ferry: Perkuatan Ekosistem Industri Bioethanol Bisa Libatkan Koperasi Petani

Oktober 24, 2025
RUU Perampasan Aset, Hak Pemilik dan Pihak Ketiga Harus Tetap Terlindungi

RUU Perampasan Aset, Hak Pemilik dan Pihak Ketiga Harus Tetap Terlindungi

Oktober 16, 2026
Kapolri: Polri Perkuat Penegakan Hukum dan Pencegahan Karhutla

Kapolri: Polri Perkuat Penegakan Hukum dan Pencegahan Karhutla

Oktober 16, 2026
ADVERTISEMENT
Kader Golkar Diminta Kawal Program Prabowo Subianto

Kader Golkar Diminta Kawal Program Prabowo Subianto

Oktober 16, 2026
Gaji PNS akan Dibayar Lewat Koperasi Merah Putih

Gaji PNS akan Dibayar Lewat Koperasi Merah Putih

Oktober 16, 2026
Aparat Jangan Beda Tafsir KUHP dan KUHAP Baru

Aparat Jangan Beda Tafsir KUHP dan KUHAP Baru

Oktober 15, 2026
Perkuat Indonesia, Wantimpres Tetapkan Tiga Bidang Strategis

Perkuat Indonesia, Wantimpres Tetapkan Tiga Bidang Strategis

Oktober 15, 2026
9 Pejabat Baru di Lantik, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

9 Pejabat Baru di Lantik, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Oktober 15, 2026
Jaga Ketahanan Negara, Persatuan Wartawan dan Lemhannas Teken MoU

Jaga Ketahanan Negara, Persatuan Wartawan dan Lemhannas Teken MoU

Oktober 15, 2026
TPNPB Nyatakan Eksekusi Aparat Keamanan, Satgas Damai Cartenz : Korban adalah Warga Sipil

TPNPB Nyatakan Eksekusi Aparat Keamanan, Satgas Damai Cartenz : Korban adalah Warga Sipil

Oktober 15, 2026
Komisi III DPR RI Desak Penegak Hukum Tindak Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung

Komisi III DPR RI Desak Penegak Hukum Tindak Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung

Oktober 15, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Menkop Ferry: Perkuatan Ekosistem Industri Bioethanol Bisa Libatkan Koperasi Petani

[Nasional]

Oktober 24, 2025
in Nasional, News
0
0
SHARES
21
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Menkop Ferry Juliantono (tengah) di acara Rapat Pembahasan Percepatan Rencana Investasi Bioetanol, di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Kamis (23/10/2025). (Foto: Dok. Kemenkop)

Jakarta, satukanindonesia.com – Langkah Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk masuk ke dalam suatu ekosistem industri bioethanol di Indonesia, melalui koperasi, sepertinya semakin terbuka lebar.

Terlebih lagi, saat ini, sudah ada beberapa pihak diantaranya Toyota Motor Manufacturing Indonesia (produsen mobil), Pemprov Lampung (penyedia produk pertanian untuk bahan baku ethanol), hingga Kementerian Investasi dan Hilirisasi terkait regulasi, yang siap menapaki produksi bioethanol di Indonesia.

“Kemenkop juga memiliki semangat yang sama dalam mengembangkan potensi bioethanol di Indonesia,” ungkap Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, pada acara Rapat Pembahasan Percepatan Rencana Investasi Bioetanol, di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, dilansir dari Indoposco.id, Kamis (23/10).

Acara dihadiri Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Nandi Julyanto.

Menkop optimis ekosistem industri bioethanol tak lama lagi bisa segera terwujud karena memang sudah diinisiasi Kementerian Investasi dengan menyiapkan segala regulasinya. Bahkan, Pemprov Lampung sudah menyiapkan lahan ratusan ribu hektar untuk bahan baku, seperti ubi kayu, tebu, dan jagung.

“Regulasi dari Kementerian Investasi sudah ada, serta pihak Toyota juga berkepentingan untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Artinya, kami di Kemenkop tinggal membahas bagaimana model bisnisnya dengan skema inti plasma
dimana koperasi juga terlibat,” papar Menkop Ferry.

Dalam skema tersebut, lanjut Menkop, intinya adalah Toyota, sedangkan plasmanya itu para petaninya yang bisa terkonsolidasi melalui koperasi. Diantaranya, koperasi petani ubi kayu, petani tebu, dan koperasi petani jagung.

“Untuk ekosistem ini, bukan Gapoktan, tapi koperasi. Karena, jika Gapoktan tidak merujuk ke satu badan usaha. Harus ada plasma petani yang terorganisir melalui koperasi petani, dengan Toyota sebagai intinya,” terang Menkop Ferry.

Namun, berdasarkan pengalaman-pengalaman yang lalu, Menkop mewanti-wanti jangan sampai plasmanya ketinggalan, sedangkan di sisi lain intinya berjalan terlalu cepat. “Harus selalu ada perbaikan dalam ekosistem inti plasma ini,” tandas Menkop.

Menkop Ferry mendukung penuh ekosistem bioethanol ini dalam model koperasi, khususnya nanti dalam operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menurut Menkop, Kopdes Merah Putih memang diminta oleh Presiden Prabowo Subianto, bukan hanya sebagai tempat untuk menyalurkan dan menjual barang-barang, tapi juga berfungsi sebagai offtaker dari produk masyarakat

“Kalau itu bisa dilakukan bersama-sama, kita bisa sediakan alat-alatnya untuk fungsikan Kopdes Merah Putih sebagai offtaker. Saya rasa ini bagus,” ucap Menkop.

Sementara Wamen Investasi Todotua Pasaribu menyatakan, ke depan Toyota emang bakal concern pada konsep kendaraan yang menggunakan bahan bakar hidrogen dan ethanol.

“Dan kabar baiknya adalah Kementerian ESDM sudah menyebut bahwa kita sudah masuk ke baham bakar E10, atau penggunaan ethanol 10%,” kata Todotua.

Artinya, lanjut Todotua, bila dengan E10 maka akan tercipta potensi captive market sekitar tiga jutaan kiloliter. “Bahkan, bisa mencapai kebutuhan empat juta ethanol. Kondisi ini harus kita seimbangkan dengan kekuatan produsi ethanol nasional,” kata Todotua.

Bahkan, menurut Todotua, pihak Toyota juga sudah siap untuk masuk pengamanan feedstock terhadap produk hidrogen dan ethanol. “Begitu juga akan terlibat dalam upstream-nya di industri ethanol,” kata Todotua.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebutkan bahwa GDP Lampung itu sekitar 26% merupakan kontribusi sektor pertanian, sedangkan industri olahannya hanya 17-18%. “Jadi, masih sangat sedikit,” ungkap Gubernur Lampung.

Di sektor pertanian, produksi terbesarnya adalah singkong (nomor 1 nasional), berikutnya tebu (nomor 2 nasional), dan jagung (nomor 3 nasional), dengan luas lahan ratusan ribu hektar. “Ketiga produk tersebut belum dioptimalkan secara maksimal,” kata Gubernur Lampung.

Dengan kondisi seperti itu, Gubernur Lampung menyatakan semangatnya meningkatkan potensi pertaniannya untuk masuk ke dalam ekosistem industri ethanol sebagai bahan baku.

“Memang, di Lampung ada dua perusahaan ethanol, namun masih terbatas dalam menyerap produk pertanian kami. Masih sangat over supply,” ungkap Gubernur Lampung.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Nandi Julyanto menyatakan bahwa pihaknya akan memaparkan hasil studi pihak Toyota terkait ethanol, hingga beberapa contoh penerapannya di beberapa negara, seperti Brazil, India, dan Thailand. “Ini bisa menjadi referensi untuk langkah kita selanjutnya ke depan,” ujar Nandi. (***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Ferry JuliantonoKemenkopMenteri Koperasi (Menkop)Perkuatan Ekosistem Industri Bioethanol
ShareTweetSend

Related Posts

Gaji PNS akan Dibayar Lewat Koperasi Merah Putih

Gaji PNS akan Dibayar Lewat Koperasi Merah Putih

Oktober 16, 2026
Menkop Dorong Semangat Juang Bung Hatta di Malam Koperasi Award 2026

Menkop Dorong Semangat Juang Bung Hatta di Malam Koperasi Award 2026

Agustus 22, 2026
KPK Dorong Budaya Integritas Perkuat Tata Kelola Koperasi Nasional

KPK Dorong Budaya Integritas Perkuat Tata Kelola Koperasi Nasional

Agustus 2, 2026

Menkop Temui Keluarga Bung Hatta, Komitmen Lanjutkan Perjuangan Kembangkan Koperasi Nasional

Juli 12, 2026

Menkop Sebut Peran Gen Z Dapat Membawa Kopdes Merah Putih Lebih Modern

November 25, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?