• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Santri dan Rahmat untuk Negeri

Santri dan Rahmat untuk Negeri

Oktober 22, 2025
Gowes dari Rumah, Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah

Gowes dari Rumah, Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah

April 17, 2026
Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

April 17, 2026
ADVERTISEMENT
Diberi Waktu Sepekan,  Ini Penjelasan Bahlil  Soal Penataan Izin Tambang di Kawasan Hutan

Diberi Waktu Sepekan, Ini Penjelasan Bahlil  Soal Penataan Izin Tambang di Kawasan Hutan

April 17, 2026
Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

April 17, 2026
Dari Kawasan Perbatasan , Li Claudia Chandra Raih KWP Award 2026

Dari Kawasan Perbatasan , Li Claudia Chandra Raih KWP Award 2026

April 17, 2026
Kepala DKP Papua Barat : Revitalisasi Cold Storage Terkendala Anggaran

Kepala DKP Papua Barat : Revitalisasi Cold Storage Terkendala Anggaran

April 17, 2026
Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

April 17, 2026
Kemkomdigi Pastikan Sekolah Rakyat Terhubung Akses Internet dan Aman Digital

Kemkomdigi Pastikan Sekolah Rakyat Terhubung Akses Internet dan Aman Digital

April 17, 2026
MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Menko Muhaimin Soroti Peran Kepala Daerah

MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Menko Muhaimin Soroti Peran Kepala Daerah

April 17, 2026
KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

April 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, April 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Info

Santri dan Rahmat untuk Negeri

[Ragam Info]

Oktober 22, 2025
in Ragam Info
0
0
SHARES
36
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi kehidupan pesantren

Mojokerto, satukanindonesia.com – Setiap 22 Oktober, bendera merah putih berkibar di halaman pesantren, diiringi lantunan selawat dan doa para santri. Hari Santri bukan sekadar peringatan, tetapi momen mengenang peran besar kaum bersarung dalam menegakkan kemerdekaan dan menjaga keutuhan bangsa.

Tahun ini, tema Hari Santri Nasional 2025 mengusung semangat yang kuat: “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.” Sebuah pesan yang menegaskan bahwa perjuangan santri tidak berhenti di masa lalu. Mereka tetap dipanggil untuk mengawal kemerdekaan Indonesia dengan nilai-nilai keislaman yang damai, moderat, dan terbuka terhadap dunia.

Sejarah mencatat, pada 22 Oktober 1945 KH Hasyim Asy’ari mengeluarkan Resolusi Jihad yang menyerukan kewajiban umat Islam membela tanah air dari ancaman penjajahan. Dari pesantren-pesantren di Jawa Timur, ribuan santri turun ke medan laga. Bagi mereka, cinta tanah air bukan slogan, tapi bagian dari iman.

Kini, delapan dekade lebih setelah resolusi itu bergema, tantangan Indonesia tentu berbeda. Tidak lagi penjajahan bersenjata, melainkan penjajahan nilai: intoleransi, ketimpangan sosial, dan krisis moral. Dalam konteks itulah, peran santri kembali menjadi penting — bukan dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, akhlak, dan solidaritas sosial.

Di berbagai daerah, pesantren kini bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan. Ada yang mengembangkan usaha mikro, mengelola pertanian berkelanjutan, hingga membuka kelas digital untuk masyarakat. Para santri belajar menulis, membuat konten edukatif, dan berdialog lintas agama. Semua dilakukan dengan semangat yang sama: berbuat baik demi kemaslahatan bangsa.

Santri juga dikenal sebagai penyejuk di tengah perbedaan. Mereka tumbuh dalam kultur yang menghormati guru, menghargai sesama, dan terbiasa hidup berdampingan dengan siapa pun. Dari pesantren, mereka membawa nilai Islam rahmatan lil alamin — Islam yang menebar kasih sayang, bukan kebencian; Islam yang hadir untuk menuntun, bukan menghakimi.

Nilai rahmatan lil alamin itu kini menjadi kunci peran santri di panggung global. Santri masa kini tidak hanya menjaga Indonesia, tetapi juga memperkenalkan wajah Islam yang damai ke dunia. Mereka tampil dengan percaya diri, membawa identitas sebagai muslim sekaligus warga negara yang cinta perdamaian.

Menteri Agama dalam amanat Hari Santri tahun ini menegaskan, santri harus menjadi pelaku sejarah baru yang membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin untuk membangun peradaban dunia yang damai dan berkeadaban. Pesan itu terasa sangat relevan di tengah situasi dunia yang masih diwarnai konflik dan polarisasi.

Peradaban dunia yang maju tidak cukup dibangun dengan teknologi, tapi juga dengan akhlak. Di sinilah kontribusi santri: menjadi penjaga moral bangsa dan pengingat nurani kemanusiaan. Kesederhanaan, keikhlasan, dan ketaatan yang mereka pelajari di pesantren adalah fondasi kuat untuk menghadapi masa depan yang serba kompleks.

Mungkin di situlah letak kekuatan sejati santri. Mereka tidak berteriak lantang soal nasionalisme, tetapi menanamkannya lewat perbuatan. Mereka tidak mengejar popularitas, tetapi bekerja dalam diam untuk masyarakat. Dari langgar kecil di pelosok desa, dari pesantren sederhana di lereng gunung, mereka terus menyalakan api cinta pada negeri.

Hari Santri 2025 menjadi pengingat bahwa Indonesia tidak akan pernah kehilangan arah selama masih ada santri yang berdoa dan berbuat untuk kebaikan. Sebab, di balik kesahajaan mereka, tersimpan kekuatan besar: cinta yang tulus kepada tanah air dan kepada seluruh ciptaan Tuhan.

Dan di tengah malam yang hening, mungkin masih terdengar doa-doa lirih dari bilik pesantren: agar Indonesia tetap damai, berdaulat, dan menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Selamat Hari Santri Nasional. Santri Berdaya Indonesia Sejahtera

 

Penulis: Immanuel Yosua (Dosen STTIAA Trawas Mojokerto dan Pembelajar Moderasi Beragama)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dosen STTIAA Trawas MojokertoHari Santri NasionalSantri Berdaya Indonesia Sejahtera
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkot Bekasi Adakan Rapat Teknis Hari Santri Nasional 2024

Pemkot Bekasi Adakan Rapat Teknis Hari Santri Nasional 2024

Oktober 24, 2024
Tiga Langkah Menag Cegah Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Agama

Menag Yaqut Sindir Kelompok Pengkhianat Manfaatkan Nama Gus Dur

Oktober 6, 2023
Peringati Hari Santri Nasional, Jokowi: Selamat Berkontribusi bagi Negeri

Peringati Hari Santri Nasional, Jokowi: Selamat Berkontribusi bagi Negeri

Oktober 22, 2021

Jokowi Harap Santri Terus Jaga NKRI

Oktober 22, 2020
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?