• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Satgas Damai Cartenz Gunakan Pendekatan Kultural Tangani KKB dan KKP

Satgas Damai Cartenz Gunakan Pendekatan Kultural Tangani KKB dan KKP

Juli 19, 2025
Ribuan Santri Peringati Hari Santri 2026 di Tebuireng, Resolusi Jihad Kembali Digaungkan

Ribuan Santri Peringati Hari Santri 2026 di Tebuireng, Resolusi Jihad Kembali Digaungkan

Oktober 22, 2026
Singgah di Honiara, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Lakukan Rangkaian Kegiatan Kemanusiaan

Singgah di Honiara, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Lakukan Rangkaian Kegiatan Kemanusiaan

Oktober 22, 2026
ADVERTISEMENT
Penyandang Disabilitas Diduga di Aniaya dalam Penyisiran di Tolikara

Penyandang Disabilitas Diduga di Aniaya dalam Penyisiran di Tolikara

Oktober 22, 2026
Presiden Indonesia Dorong Pesantren Jadi Pilar Pembangunan Bangsa

Presiden Indonesia Dorong Pesantren Jadi Pilar Pembangunan Bangsa

Oktober 22, 2026
Usai dari PNG, Menlu Australia kunjungi Indonesia

Usai dari PNG, Menlu Australia kunjungi Indonesia

Oktober 22, 2026
Apresiasi KI Sumut Award 2026, Wakil Ketua KI Pusat Hafidhah Farwa Ingatkan Hak Masyarakat atas Informasi

Apresiasi KI Sumut Award 2026, Wakil Ketua KI Pusat Hafidhah Farwa Ingatkan Hak Masyarakat atas Informasi

Oktober 22, 2026
Prabowo Beri Peringatan Keras untuk Pemegang Konsesi Tambang di Indonesia

Prabowo Beri Peringatan Keras untuk Pemegang Konsesi Tambang di Indonesia

Oktober 22, 2026
25 Juta Rekening Warga Siap Dibuka, Presiden Prabowo Siapkan Rp1,28 Triliun

25 Juta Rekening Warga Siap Dibuka, Presiden Prabowo Siapkan Rp1,28 Triliun

Oktober 22, 2026
Senator Filep Wamafma Soroti Sejumlah Persoalan Pendidikan di Papua Barat

Senator Filep Wamafma Soroti Sejumlah Persoalan Pendidikan di Papua Barat

Oktober 22, 2026
Fondasi Kelembagaan HAM Menguat di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Fondasi Kelembagaan HAM Menguat di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Oktober 22, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Satgas Damai Cartenz Gunakan Pendekatan Kultural Tangani KKB dan KKP

[Daerah]

Juli 19, 2025
in Daerah
0
0
SHARES
348
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Brigjen Pol. Faizal Ramadhani/Istimewa

JAKARTA, satukanindonesia.com – Menangani Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan Kelompok Kriminal Politik (KKP), Satgas Damai Cartenz menggunakan pendekatan kultural dan hukum.

Hal ini dikatakan Kaops Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani melalui keterangannya yang dikutip, Sabtu (19/07/2025).

Ia mengatakan, ancaman situasi keamanan di Papua tidak hanya KKB, tetapi juga melalui gerakan ideologis yang terstruktur melalui KKP.

Menurutnya, KKB selama ini dikenal dengan aksi brutal, menggunakan senjata api dan kekerasan untuk menciptakan gangguan keamanan, dan menyasar aparat serta masyarakat sipil.

Sementara KKP justru bergerak lebih halus dengan menyusup lewat jalur intelektual, aksi massa, dan propaganda digital dengan tujuan akhir memisahkan Papua dari NKRI.

“Ini justru lebih berbahaya dalam jangka panjang karena dilakukan melalui proses kaderisasi, agitasi intelektual, dan pembentukan narasi tandingan terhadap negara,”katanya.

Brigjen Pol. Faisal mengungkapkan, KKP memiliki struktur dan jaringan yang luas, baik di dalam maupun luar negeri. Organisasi seperti Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menjadi garda depan dalam menyuarakan agenda separatisme, termasuk melalui lobi internasional dan pemanfaatan diaspora mahasiswa Papua di luar negeri.

Sedangkan di dalam negeri, kelompok ini menyusup melalui jaringan mahasiswa seperti Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) yang tersebar di berbagai kota studi.

“Kami mencatat banyak disinformasi dan narasi provokatif beredar di media sosial yang menyebut program-program pemerintah sebagai bentuk penjajahan baru. Padahal, program tersebut bertujuan menyejahterakan masyarakat Papua,”ucapnya.

Satgas Ops Damai Cartenz pun terus mengedepankan pendekatan hukum yang adaptif terhadap konteks sosial budaya Papua, guna menangani masalah KKB dan KKP.

“Banyak warga yang secara adat merasa berkewajiban membantu saudaranya di KKB ataupun KKP meskipun tidak mendukung secara ideologis. Di sinilah kami melakukan pendekatan yang persuasif dan humanis. Pelaku utama tetap kami proses hukum, tetapi terhadap simpatisan, pendekatan antropologis menjadi kunci,”tuturnya.

Di sisi lain, Satgas Ops Damai Cartenz juga menghadapi tantangan berat. Hampir setiap tahun ada personel yang gugur dalam tugas.

Tak hanya itu, keterbatasan infrastruktur, dukungan anggaran, dan sistem penghargaan yang belum optimal masih menjadi pekerjaan rumah tersendiri.

Menurut Brigjen Pol. Faisal, secara eksternal, regulasi yang ada masih belum cukup kuat untuk menangani KKB dan KKP, utamanya dalam hal penanganan propaganda digital.

Jenderal polisi bintang satu itu pun mendorong, agar adanya sinergisitas secara keseluruhan antarpemangku kepentingan guna menjaga stabilitas keamanan di Papua.

“Masalah Papua tidak bisa hanya dibebankan ke TNI-Polri. Penyelesaian di hulu seperti pendidikan, pembangunan, dan penguatan institusi adat harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh kementerian atau lembaga. Kami butuh sinergi yang holistik,”pungkasnya. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Brigjen Pol. Faisalkelompok kriminal bersenjata (KKB)Kelompok kriminal politik (KKP)Satgas Damai Cartenz
ShareTweetSend

Related Posts

Kemunculan KKP Tanda Papua Sesungguhnya Sedang Tak Baik-baik Saja

Kemunculan KKP Tanda Papua Sesungguhnya Sedang Tak Baik-baik Saja

Juli 20, 2025
Kelompok Kriminal Politik di Tanah Papua Dinilai Lebih Berbahaya

Kelompok Kriminal Politik di Tanah Papua Dinilai Lebih Berbahaya

Juli 18, 2025
Terduga Penyerangan Guru di Yahukimo Papua ditangkap

Terduga Penyerangan Guru di Yahukimo Papua ditangkap

Juli 14, 2025

Pasca-Kekerasan KKB, Polri Kerahkan 120 Personel untuk Keamanan di Yahukimo

April 19, 2025

Mantan Prajurit TNI Kodam XVIII Kasuari Ditangkap Satgas Damai Cartenz

Maret 9, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?