• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Sering Konsumsi Makanan Cepat Saji, Remaja Berisiko Depresi

Sering Konsumsi Makanan Cepat Saji, Remaja Berisiko Depresi

September 3, 2019
Krisis BBM Melanda Sulawesi Utara

Krisis BBM Melanda Sulawesi Utara

Oktober 16, 2026
RUU Perampasan Aset, Hak Pemilik dan Pihak Ketiga Harus Tetap Terlindungi

RUU Perampasan Aset, Hak Pemilik dan Pihak Ketiga Harus Tetap Terlindungi

Oktober 16, 2026
ADVERTISEMENT
Kapolri: Polri Perkuat Penegakan Hukum dan Pencegahan Karhutla

Kapolri: Polri Perkuat Penegakan Hukum dan Pencegahan Karhutla

Oktober 16, 2026
Kader Golkar Diminta Kawal Program Prabowo Subianto

Kader Golkar Diminta Kawal Program Prabowo Subianto

Oktober 16, 2026
Gaji PNS akan Dibayar Lewat Koperasi Merah Putih

Gaji PNS akan Dibayar Lewat Koperasi Merah Putih

Oktober 16, 2026
Aparat Jangan Beda Tafsir KUHP dan KUHAP Baru

Aparat Jangan Beda Tafsir KUHP dan KUHAP Baru

Oktober 15, 2026
Perkuat Indonesia, Wantimpres Tetapkan Tiga Bidang Strategis

Perkuat Indonesia, Wantimpres Tetapkan Tiga Bidang Strategis

Oktober 15, 2026
9 Pejabat Baru di Lantik, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

9 Pejabat Baru di Lantik, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Oktober 15, 2026
Jaga Ketahanan Negara, Persatuan Wartawan dan Lemhannas Teken MoU

Jaga Ketahanan Negara, Persatuan Wartawan dan Lemhannas Teken MoU

Oktober 15, 2026
TPNPB Nyatakan Eksekusi Aparat Keamanan, Satgas Damai Cartenz : Korban adalah Warga Sipil

TPNPB Nyatakan Eksekusi Aparat Keamanan, Satgas Damai Cartenz : Korban adalah Warga Sipil

Oktober 15, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Info

Sering Konsumsi Makanan Cepat Saji, Remaja Berisiko Depresi

[Ragam Info]

September 3, 2019
in Ragam Info
0
0
SHARES
159
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Setelah dikaitkan dengan meningkatnya kasus obesitas dan sejumlah penyakit kronis, penelitian kembali menemukan ‘efek samping’ dari terlalu sering menyantap makanan cepat saji.

Penelitian terbaru menunjukkan, makanan cepat saji kini menjadi salah satu ‘dalang’ dari depresi pada anak remaja.

Makan cepat saji sendiri diartikan sebagai makanan alternatif yang cepat ketimbang makanan rumahan, mudah diakses dan memiliki harga yang relatif murah, menurut National Institutes of Health (NIH).

Makanan cepat saji juga cenderung tinggi lemak jenuh, gula, garam dan kalori. Bisa berupa menu cepat saji dari gerai cepat saji, makanan olahan, makanan beku, serta makan ringan. Namun, rasanya yang gurih dan dianggap enak oleh banyak kalangan, di samping sangat mudah disajikan, membuat makanan ini menjadi pilihan di tengah kesibukan sehari-hari.

Sayangnya studi dari University of Alabama, Amerika Serikat menyimpulkan, keseringan konsumsi makanan cepat saji identik dengan pola makan nabati yang rendah. Pola makan tak seimbang dalam waktu lama ditemukan berkaitan dengan meningkatnya risiko depresi.

Hasil studi ini didapat setelah peneliti menganalisis urine siswa sekolah menengah dan dihubungkan dengan tanda serta gejala depresi. Dalam urine siswa yang memiliki gejala depresi, ditemukan kadar natrium yang tinggi dan kadar kalium yang rendah.

“Natrium yang tinggi terdapat dalam banyak makanan yang melewati banyak proses pengolahan, termasuk makanan cepat saji, makanan beku, dan makanan ringan yang tidak sehat,” kata peneliti Sylvie Mrug, dikutip dari CNN.

Sedangkan rendahnya jumlah kalium merupakan indikasi dari pola makan rendah sayuran dan buah, seperti bayam, tomat, kacang-kacangan, jeruk, alpukat, dan yogurt.

Kadar natrium yang tinggi dan kalium yang rendah ini dikaitkan dengan muncul tanda-tanda depresi hingga satu setengah tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

Hasil ini tetap kuat bahkan setelah peneliti menyesuaikan dengan variabel lain seperti tekanan darah, berat badan, usia, dan jenis kelamin. Artinya, pengaruh efek makanan cepat saji terhadap depresi tetap kuat tak bergantung bagaimana kondisi tubuh.

“Temuan penelitian ini masuk akal, karena makanan kaya kalium adalah makanan sehat. Jadi, jika remaja mengonsumsi lebih banyak makanan kaya kalium, mereka akan memiliki lebih banyak energi dan merasa lebih baik secara keseluruhan, yang dapat mengarah pada kesejahteraan yang lebih baik dan peningkatan kesehatan mental,” kata ahli nutrisi Lisa Drayer mengomentari hasil penelitian ini.(GS)

Sumber

 

Komentar Facebook

Tags: depresi.obesitasRagam Info
ShareTweetSend

Related Posts

Viral, Bayi Usia 18 Bulan Memiliki Berat 27 kg di Bekasi

Viral, Bayi Usia 18 Bulan Memiliki Berat 27 kg di Bekasi

Februari 22, 2023
Cerita Anak Merawat Ibunya Hidup Tanpa Air dan Listrik Selama 12 Tahun

Cerita Anak Merawat Ibunya Hidup Tanpa Air dan Listrik Selama 12 Tahun

Januari 6, 2023
Waspadai! Ini 7 Tanda Tubuh Kebanyakan Makan Garam

Waspadai! Ini 7 Tanda Tubuh Kebanyakan Makan Garam

Juni 19, 2021

Kolesterol Tinggi? Ini 3 Gejala yang Ditemukan pada Mata

Juni 19, 2021

5 Tradisi Penyambutan Paskah di Beberapa Daerah Di Tanah Air

April 2, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?