• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Tolak Kelapa Sawit, Anggota DPD RI: Papua Barat Bukan Tanah Kosong

Tolak Kelapa Sawit, Anggota DPD RI: Papua Barat Bukan Tanah Kosong

Februari 10, 2026
DPRD Kota Bekasi Segera Paripurnakan Raperda Pembinaan dan Pengawasan Produk Halal

DPRD Kota Bekasi Segera Paripurnakan Raperda Pembinaan dan Pengawasan Produk Halal

Oktober 20, 2026
Rayakan HUT ke-26, DPRD Batam Gelar Kejuaraan Domino Orado, Dibuka Resmi oleh Wali Kota Amsakar

Rayakan HUT ke-26, DPRD Batam Gelar Kejuaraan Domino Orado, Dibuka Resmi oleh Wali Kota Amsakar

Oktober 20, 2026
ADVERTISEMENT
Meriahkan HUT ke-26, DPRD Batam Gelar Kejuaraan Minisoccer Antarinstansi

Meriahkan HUT ke-26, DPRD Batam Gelar Kejuaraan Minisoccer Antarinstansi

Oktober 20, 2026
Menko Polkam Tegaskan  Penanganan Karhutla Butuh Kerja Keras dan Dukungan Pihak

Menko Polkam Tegaskan  Penanganan Karhutla Butuh Kerja Keras dan Dukungan Pihak

Oktober 20, 2026
Kemnaker Latih 1.041 Penyandang Disabilitas, Sebagian Besar Alumni Sudah Bekerja

Kemnaker Latih 1.041 Penyandang Disabilitas, Sebagian Besar Alumni Sudah Bekerja

Oktober 20, 2026
Yayasan Persada Moro Tiga Delapan Deklarasikan Gerakan Toilet Sekolah Bersih, Dorong Budaya Hidup Sehat Anak Indonesia Sejak Dini

Yayasan Persada Moro Tiga Delapan Deklarasikan Gerakan Toilet Sekolah Bersih, Dorong Budaya Hidup Sehat Anak Indonesia Sejak Dini

Oktober 20, 2026
Pererat Persahabatan dan Diplomasi Kemanusiaan, Satgas Port Visit 2026 Disambut Hangat di Kepulauan Solomon

Pererat Persahabatan dan Diplomasi Kemanusiaan, Satgas Port Visit 2026 Disambut Hangat di Kepulauan Solomon

Oktober 19, 2026
TNI AL Musnahkan Ribuan Cartridge Liquid Vape Mengandung Narkotika Senilai Miliaran Rupiah di Lampung

TNI AL Musnahkan Ribuan Cartridge Liquid Vape Mengandung Narkotika Senilai Miliaran Rupiah di Lampung

Oktober 19, 2026
Helly VVIP/VIP TNI AU TOUCH–GO Training di Kapal Induk TNI AL

Helly VVIP/VIP TNI AU TOUCH–GO Training di Kapal Induk TNI AL

Oktober 19, 2026
Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional, Menko Polkam : Indonesia Masih Mampu

Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional, Menko Polkam : Indonesia Masih Mampu

Oktober 19, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Tolak Kelapa Sawit, Anggota DPD RI: Papua Barat Bukan Tanah Kosong

Februari 10, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
635
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Anggota DPD Republik Indonesia, Lamek Dowansiba menolak dengan tegas proyek strategis nasional (PSN) melalui investasi kelapa sawit, di provinsi Papua Barat.

Pasalnya, pembukaan perkebunan kelapa sawit tentunya mengancam kehidupan masyarakat adat dan berbagai hewan endemik Papua, yang berada di wilayah tersebut.

Menurutnya, tidak boleh ada pembukaan lahan atau perkebunan kelapa sawit lagi, selain yang sudah ada, antaranya di wilayah Manokwari.

“Investasi kelapa sawit di Papua Barat, saya menolak dengan tergas apabila itu membuka lahan baru. Karena itu mengancam kehidupan yang lain,”tegas Lamek Dowansiba melalui telepon seluler, Selasa (10/02/2026).

Sedangkan untuk perkebunan kelapa sawit yang sudah ada seperti di wilayah kabupaten Manokwari sejak tahun 1980-an, kata Dowansiba, silahkan proses pengembangannya dilakukan, tetapi tidak membuka yang baru.

“Kalau mau buka lahan baru lagi, tidak boleh. Proyek strategis nasional ini, bagi saya hampir semua tidak sesuai dengan kebutuhan yang ada di tanah Papua,”katanya.

Dicecar mengenai kebutuhan investasi kelapa sawit, menurutnya, tidak terlalu urgent untuk daerah.

“Masih banyak sumber daya yang bisa dikelola untuk pendapatan negara maupun daerah, seperti pengembangan pariwisata dan pengelolaan konservasi yang sudah ada khusus di provinsi Papua Barat,”ujar Senator muda Papua Barat ini.

Lanjut, ia mengemukakan, masyarakat adat Papua bisa hidup tanpa tambang, sawit, tetapi tidak bisa hidup tanpa hutan atau alam.

“Papua Barat ini merupakan wilayah konservasi, cagar alam, dan memiliki hutan lindung yang cukup besar. Kemudian, mayoritas masyarakat adat sampai saat ini masih menggantungkan kehidupan mereka ke alam. Alam itu rumah, alam itu ibu,”imbuhnya.

Ia mengemukakan, PSN melalui investasi kelapa sawit merupakan kepentingan negara bukan untuk mensejahterakan masyarakat adat.

“Jangan karena demi kepentingan negara, hutan dirusak dan masyarakat Papua dihancurkan,”aku Lamek Dowansiba.

Lamek pun membandingkan, kehidupan orang Papua sejak bersama Belanda dan saat ini bersama Indonesia.

“Sejak orang Papua hidup dengan Belanda, tidak terjadi kerusakan alam maupun pembukaan Tambang. Tetapi, semenjak orang Papua hidup dengan Indonesia, terkesan orang Papua dijajah,”tegas Lamek Dowansiba.

Oleh karena itu, sebagai Senator Papua Barat menyarankan, Presiden Prabowo Subianto untuk tidak memaksakan sesuatu yang menimbulkan permasalahan baru.

“Harusnya negara bijak, dan jangan memaksakan hal-hal yang tidak menjadi kebutuhan masyarakat Papua,”pungkasnya.

Tanya hanya itu, Lamek Dowansiba juga mengatakan, investasi kelapa sawit bukan satu-satunya solusi untuk mengurangi angka pengangguran.

“Hidupkan pariwisata, karena potensi alam di tanah Papua sangat kayak. Tetapi tidak dikelola dengan baik,”tutur dia.

Pada kesempatan ini, Senator Lamek Dowansiba berharap, para kepala daerah (gubernur, dan bupati) di provinsi Papua Barat agar berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait PSN melalui investasi kelapa sawit.

“Tidak boleh ada pemaksaan terhadap masyarakat adat terkait pembebasan lahan dan lain sebagainnya. Papua Barat bukan tanah kosong, alam ini berhubungan dengan budaya atau kebiasaan orang Papua yang perlu di jaga dan dilestarikan,”tukasnya. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Anggota DPD Republik IndonesiaLamek Dowansibaproyek strategis nasional (PSN) melalui investasi kelapa sawitSatukanindonesia.com
ShareTweetSend

Related Posts

Dorong Keterbukaan Informasi Publik, Pemkot Bekasi Serahkan Penghargaan Hasil Monev PPID 2026

Dorong Keterbukaan Informasi Publik, Pemkot Bekasi Serahkan Penghargaan Hasil Monev PPID 2026

Oktober 13, 2026
Wali Kota Bekasi Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Delegasi Tiongkok, Kadin Bekasi Siap Jembatani Dunia Usaha

Wali Kota Bekasi Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Delegasi Tiongkok, Kadin Bekasi Siap Jembatani Dunia Usaha

Oktober 13, 2026
Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat.

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat.

Oktober 5, 2026

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Oktober 5, 2026

Wawali Harris Bobihoe Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Semoga Bawa Keberkahan Untuk Kota Bekasi

Oktober 4, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?