
Surabaya, Satukanindonesia.com – Universitas Airlangga (Unair) Memiliki rektor baru. Kehadiran rektor baru ini secara resmi terjadi dengan pelantikan Prof. Muhammad Madyan sebagai rektor Unair periode 2025-2030 menggantikan rektor sebelumnya, Prof Mohammad Nasih yang telah menjadi rektor selama 2 periode (2015-2025). Prof Madyan dilantik oleh Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Airlangga (MWA Unair) Prof (HCUA) Sunarto di Aula Garuda Mukti Kantor Manajemen Kampus MERR-C Unair, Selasa (17/6).
Prof Madyan dilantik sebagai rektor perguruan tinggi negeri peringkat terbaik kedua di Indonesia versi Quacquarelli Symonds Asian University Ranking (QS AUR) 2025 ini setelah ditetapkan dalam rapat pleno MWA Unair, Senin (5/6). Guru besar Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Unair ini terpilih menjadi Rektor Ke-14 Unair setelah memenangkan pemungutan suara dengan 13 suara anggota MWA Unair. Ia mengalahkan Prof Koko Srimulyo yang memperoleh 9 suara dan Prof Dwi Setyawan yang memperoleh 4 suara. Suara tersebut berasal dari 27 suara anggota MWA Unair yang memberikan suaranya. Sementara 1 suara abstain.
Prof Madyan yang memperoleh gelar guru besar di bidang manajemen dan keuangan Agustus 2022 lalu ini mengawali debut pendidikannya dengan menyelesaikan program sarjananya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair tahun 1997. Di melanjutkan program magisternya di almamater yang sama tahun 20023 dan meneruskan pendidikan Magisternya di Universitas Wollongong Australia pada tahun 2006. Pada tahun 2013 ia melanjutkan program doktoral di bidang Ilmu Manajemen Universitas Brawijaya Malang.
Sebagai akademisi, Prof Madyan bukan saja aktif mengajar namun juga cukup produktif dalam penulisan karya ilmiah. Dari data yang dihimpun oleh satukanindonesia.com, dalam kurun waktu 2018-2019 iya telah berhasil menerbitkan 29 artikel dengan H-index 16. Salah satu karyanya adalah “The Impact of Public Ownership and Share Warrants on Market performance of IPOs : Evidence from The Indonesian Stock Exchange (IDX)”. Selain itu juga : The Governance in a Village Fund Program in East Java Indonesia.”
Secara struktural, ia pernah menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia Unair pada tahun 2014 dan Direktur Keuangan (2014-2015). Pada periode kedua kepemimpinan Prof M.. Nasih, ia menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia (2020-2025).
Atas dedikasinya di dunia pendidikan, pada tahun 2014 Prof Madyan juga pernah menerima penghargaan Satyalencana Karya Satya X dari Presiden Republik Indonesia (Yos)












