• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
PSN di Mappi jadi Ancaman Baru bagi Negeri Sejuta Rawa

PSN di Mappi jadi Ancaman Baru bagi Negeri Sejuta Rawa

Februari 18, 2025
Pastikan Distribusi Energi, Pertamina Kerahkan 350 Kapal Tanker

Pastikan Distribusi Energi, Pertamina Kerahkan 350 Kapal Tanker

September 12, 2026
Dari Rapat Paripurna: DPRD Kota Batam Tambah 30 Hari Masa Kerja Pansus Ranperda Pengelolaan Sampah

Dari Rapat Paripurna: DPRD Kota Batam Tambah 30 Hari Masa Kerja Pansus Ranperda Pengelolaan Sampah

September 12, 2026
ADVERTISEMENT
Gelar Paripurna, Fraksi-Fraksi DPRD Kota Batam Sampaikan Pemandangan Umum Terkait Ranperda APBD 2027

Gelar Paripurna, Fraksi-Fraksi DPRD Kota Batam Sampaikan Pemandangan Umum Terkait Ranperda APBD 2027

September 12, 2026
DPRD Kota Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Naik Rp294,35 Miliar

DPRD Kota Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Naik Rp294,35 Miliar

September 12, 2026
TNI AL Gelar Apel Siaga dan Tasyakuran Hari Jadi TNI AL Ke-81 Tahun 2026

TNI AL Gelar Apel Siaga dan Tasyakuran Hari Jadi TNI AL Ke-81 Tahun 2026

September 12, 2026
Hari Ketiga Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak, TNI AL dan Tim Gabungan Terus Berupaya Menyisir Selat Sunda

Hari Ketiga Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak, TNI AL dan Tim Gabungan Terus Berupaya Menyisir Selat Sunda

September 12, 2026
Tiga ASN yang Ditembak, Mentan RI : Gugur sebagai Pahlawan Pangan

Tiga ASN yang Ditembak, Mentan RI : Gugur sebagai Pahlawan Pangan

September 12, 2026
DPD RI Desak Presiden Prabowo Akhiri Siklus Kekerasan di Papua

DPD RI Desak Presiden Prabowo Akhiri Siklus Kekerasan di Papua

September 12, 2026
Wamendagri Ribka Tegaskan Informasi Pendefinisian Ulang OAP Tidak Benar

Wamendagri Ribka Tegaskan Informasi Pendefinisian Ulang OAP Tidak Benar

September 11, 2026
Polisi kantongi Identitas Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

Polisi kantongi Identitas Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

September 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, September 12, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

PSN di Mappi jadi Ancaman Baru bagi Negeri Sejuta Rawa

Februari 18, 2025
in Daerah, Hukum, News
0
0
SHARES
549
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Masyarakat Adat pemilik hak Ulayat di kabupaten Mappi//istimewa

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com – ‘Cane is bitter’, tebu itu pahit. ungkapan seorang warga di kabupaten Mappi, Samuel Selvon dalam cerita pendek tentang kehidupan buruh Perkebunan Tebu.

Udofia (2011) menuliskan sejarah perkebunan tebu di Karibia terasa pahit, dan terjadi perampasan dan pengusiran jutaan orang dari tanah mereka untuk menjadi budak.

Di Indonesia, perkebunan tebu dan industri gula dibawa kolonialisme Belanda, menggunakan sistem tanam paksa yang menindas rakyat, merampas tanah, merusak lingkungan dan buruh dieskploitasi dengan kerja rodi dan harga jual yang tidak adil.

Kini tanaman emas putih ini diekstrak menjadi sumber energi terbarukan, dianggap sebagai solusi dalam menghadapi perubahan iklim dan ketergantungan yang tinggi pada bahan bakar fosil.

Bioetanol digadang-gadang menjadi penggerak mesin industri dan akumulasi kapital, ‘ekonomi hijau’ yang mendatangkan uang dan sejalan dengan visi Indonesia emas dan misi Asta Cita. Tanah dan hutan di Papua Selatan, dijaminkan dan menjadi sasaran perluasan proyek ekonomi.

Pada awal Januari 2025, Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan Republik Indonesia, mengadakan zoom meeting tentang konsultasi publik tentang penyusunan dokumen Kajian lingkungan Hidup Strategis (KLHS) pembangunan Perkebunan Tebu dan Jagung terpadu di kabupaten Mappi.

Terungkap dalam pertemuan daring ini rekomendasi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) provinsi Papua Selatan, untuk persetujuan pelepasan kawasan hutan guna proyek perkebunan tebu dan jagung terpadu pada Agustus 2024.

Diketahui pula, adanya Surat Menteri Perdagangan kepada Menko Bidang Perekonomian untuk mendukung proyek terpadu ini menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), yang ditindaklanjuti Kemenko Bidang Pangan pembahasan penyusunan KLHS.

Proses kebijakan proyek PSN Mappi melibatkan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda) serta didukung perusahaan Investor.

Terdapat sejumlah perusahaan yang rencana akan menanamkan modalnya, untuk pembangunan tebu dan jagung yang terintegrasi dengan pengolahan gula dan bioethanol.

Diantaranya PT Sima Sorong Bio Energy, PT Citra Palma Sejahtera, PT Global Papua Lestari, dan PT Borneo Subur Perkasa, dengan keseluruhan total area of interest seluas lahan 220.827,92 hektar berlokasi pada lima distrik di kabupaten Mappi dan satu distrik di kabupaten Boven Digoel, dengan total investasi Rp. 42,8 triliun.

Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Menko Bidang Pangan dalam paparannya, menyampaikan proyek ini merupakan bagian dari 17 Program Prioritas Presiden dari RPJMN 2025 – 2029.

Utamanya mendukung program 15, yakni melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi berbasiskan sumber daya alam, termasuk sumber daya maritim untuk membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya dalam mewujudkan keadilan ekonomi.

Proyek ambisius ini masih terkait dengan kepentingan memenuhi target bauran energi terbarukan 70 persen pada 2045 dengan bioenergy.

Diperkirakan, proyek ini berdampak pada pengrusakan habitat dan ekosistem. Terjadi deforestasi dan degradasi forest.

Padahal, kabupaten Mappi dikenal sebagai Negeri Sejuta Rawa yang memiliki ekosistem lahan gambut terluas di Tanah Papua seluas 479.848 hektar.

Pada areal proyek PSN Mappi, diperkirakan berada di lahan gambut seluas 202.827,21 hektar, atau lebih dari 40 persen kawasan lahan gambut di kabupaten Mappi.

Kabupaten Mappi dan Merauke menjadi sasaran program pemerintah, untuk restorasi lahan gambut yang diharapkan dapat berkontribusi pada aksi iklim. Namun, proyek PSN Mappi ini dapat mengubur impian masyarakat bumi.

 

Siapa perusahaan penerima manfaat yang diuntungkan dari PSN Mappi ini? Pertanyaan ini penting untuk menunjukkan kepentingan dan keadilan ekonomi.

Dari hasil penelusuran Yayasan Pusaka Bentala Rakyat (PUSAKA) terhadap profil kepemilikan dan pengurus dari empat perusahaan tersenut dapat disimpulkan penerima manfaat akhir adalah keluarga Fangiono, yang dikepalai Martias Fangiono.

Keempat perusahaan ini berhubungan dengan Silvia Caroline, isteri kedua dari Martias Fangiono.

Brief Paper Forest Peoples Programme (2021) mengungkap, keberadaan bisnis Martias Fangiono sebagai pemain utama di industri pembalakan kayu (PT Surya Dumai Industri) dan industri minyak kelapa sawit melalui PT Fangiono Agro Plantation (FAP) Agri dan First Resources group.

Perusahaan First Resources dikendalikan Ciliandra Fangiono dan Wirastuty Fangiono. Martias dan Silvia juga membentuk grup perusahaan kelapa sawit PT Ciliandry Anky Abadi (CAA) grup, yang digerakkan oleh Wiras Anky Fangiono dan Ciliandry Fangiono.

Perusahaan keluarga Fangiono Familiy tersebar di Sumatera dan Kalimantan, sedangkan di Tanah Papua tersebar di kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Teluk Bintuni dan Merauke, yang menguasai tanah skala luas.

Namun, belum ada tindakan hukum atas penguasaan tanah yang melebihi batas maksimum dan atas ketidakadilan. Pemerintah pun masih terus memberikan izin usaha, kepada perluasan bisnis Fangiono Family.

Komunitas Awyu dan Marga Yaas dari Kampung Konebi, Distrik Bamgi, Kabupaten Mappi, sedang mempercakapkan ancaman baru atas tanah, hutan dan rawa mereka.

Pemerintah tidak pernah menginformasikan rencana PSN Mappi, yang hendak beroperasi di wilayah adat. Diperkirakan ada 18.172 jiwa penduduk Orang Asli Papua yang terancam proyek ini. [Rilis/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: hilirisasiPerubahan IklimProyek PSNPSN MappiPT Borneo Subur PerkasaPT Ciliandry Anky AbadiPT Citra Palma SejahteraPT Global Papua LestariPT Sima Sorong Bio EnergySamuel SelvonSatukanindonesia.comSilvia CarolineUdofia (2011)Yayasan Pusaka Bentala Rakyat
ShareTweetSend

Related Posts

Kukuhkan Pengurus LLI Kota Bekasi 2025-2030, Wali Kota Bekasi Dukung Lansia Tetap Aktif & Kreatif

Kukuhkan Pengurus LLI Kota Bekasi 2025-2030, Wali Kota Bekasi Dukung Lansia Tetap Aktif & Kreatif

September 9, 2026
Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik

Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik

September 9, 2026
Selasa Ceria Berbagi Makanan dan Masker, Wali Kota Bekasi Antisipasi Dampak Dari Sebaran Abu Vulkanik

Selasa Ceria Berbagi Makanan dan Masker, Wali Kota Bekasi Antisipasi Dampak Dari Sebaran Abu Vulkanik

September 9, 2026

PKK Kota Bekasi Bagikan 80.000 Masker untuk Warga Kota Bekasi, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik

September 9, 2026

Terapkan PJJ, Wali Kota Tri Adhianto Tinjau Aktifitas Pembelajaran di Sekolah

September 9, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?