• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
LAM Kepri Desak Prabowo Hentikan Kezoliman Terhadap Masyarakat Akim, Bobie Jayanto, dan Asman

LAM Kepri Desak Prabowo Hentikan Kezoliman Terhadap Masyarakat Akim, Bobie Jayanto, dan Asman

November 27, 2025
Pererat Persahabatan dan Diplomasi Kemanusiaan, Satgas Port Visit 2026 Disambut Hangat di Kepulauan Solomon

Pererat Persahabatan dan Diplomasi Kemanusiaan, Satgas Port Visit 2026 Disambut Hangat di Kepulauan Solomon

Oktober 19, 2026
TNI AL Musnahkan Ribuan Cartridge Liquid Vape Mengandung Narkotika Senilai Miliaran Rupiah di Lampung

TNI AL Musnahkan Ribuan Cartridge Liquid Vape Mengandung Narkotika Senilai Miliaran Rupiah di Lampung

Oktober 19, 2026
ADVERTISEMENT
Helly VVIP/VIP TNI AU TOUCH–GO Training di Kapal Induk TNI AL

Helly VVIP/VIP TNI AU TOUCH–GO Training di Kapal Induk TNI AL

Oktober 19, 2026
Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional, Menko Polkam : Indonesia Masih Mampu

Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional, Menko Polkam : Indonesia Masih Mampu

Oktober 19, 2026
Demi Keadilan, Panglima TNI Didesak Usut Dugaan Penganiayaan Almarhum Pratu Andi Syarif Bugis

Demi Keadilan, Panglima TNI Didesak Usut Dugaan Penganiayaan Almarhum Pratu Andi Syarif Bugis

Oktober 19, 2026
Revisi UU Guru dan Dosen Harus Jamin Kepastian Karier Hingga Perlindungan Profesi

Revisi UU Guru dan Dosen Harus Jamin Kepastian Karier Hingga Perlindungan Profesi

Oktober 19, 2026
Desak Perlindungan Keanekaragaman Hayati dan Hak Masyarakat Adat, Greenpeace: Penundaan adalah Penghancuran

Desak Perlindungan Keanekaragaman Hayati dan Hak Masyarakat Adat, Greenpeace: Penundaan adalah Penghancuran

Oktober 19, 2026
DITRESKRIMUM POLDA KEPRI AMANKAN YK TERKAIT LAPORAN DUGAAN PENGANCAMAN

DITRESKRIMUM POLDA KEPRI AMANKAN YK TERKAIT LAPORAN DUGAAN PENGANCAMAN

Oktober 19, 2026
Polemik Aset Yayasan Isenabasa Masuk Tahap Pemeriksaan Polda Kepri

Polemik Aset Yayasan Isenabasa Masuk Tahap Pemeriksaan Polda Kepri

Oktober 19, 2026
Uni Emirat Arab sampaikan ‘Turut Berdukacita’ Atas Karhutla Indonesia

Uni Emirat Arab sampaikan ‘Turut Berdukacita’ Atas Karhutla Indonesia

Oktober 19, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

LAM Kepri Desak Prabowo Hentikan Kezoliman Terhadap Masyarakat Akim, Bobie Jayanto, dan Asman

[Daerah]

November 27, 2025
in Daerah
0
0
SHARES
116
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Batam, satukanindonesia.com – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau, mendesak Presiden segera bertindak tegas merespon kezaliman yang dilakukan oleh konsorsium pengusaha pelaku kriminal terstruktur secara hierarkis dalam berbagai aktivitas ilegal seperti perdagangan rokok tanpa cukai, beras impor ilegal dan dugaan pencucian uang, serta penguasaan tanah secara besar-besaran tanpa memedulikan masyarakat adat dan ulayat. Salah satu korban dari kelompok yang dikenal mafia itu, yakni Hotel Purajaya yang dirobohkan tanpa landasan hukum pada 21 Juni 2023.

”Berkenaan dengan ketidak adilan bahkan kezoliman yang dialami oleh Datok Megat Rurry Afriansyah Ketua Saudagar Rumpun Melayu Batam, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau, yaitu berupa Perobohan Hotel Pura Jaya di Batam yang merupakan Hotel bersejarah dalam.

Kejahatan ini sangat menyakinkan kami sebagai Tokoh Melayu, karena pelakunya juga dikenal sebagai pelaku tindak kriminal di berbagai kegiatan,” kata Maskur Tilawahyu, Ketua Bidang Hukum dan Juru Bicara LAM Kepri, kepada wartawan, Kamis, 27/11/2025.

Desakan ini disampaikan Maskur Tilawahyu, menyusul surat yang telah pernah disampaikan ke Presiden Prabowo pada 16 Desember 2024 lalu. Ketika itu LAM Kepri menyatakan Hotel Purajaya merupakan simbol perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau.

Perobohan Hotel itu menimbulkan kemarahan di tengah masyarakat Melayu, mengingat perobohan hotel tidak didasari dengan keputusan peradilan, baik di tingkat pertama, tingkat tinggi dan Mahkamah Agung.

Tindakan (perobohan hotel Purajaya) itu dinilai LAM dan tokoh Melayu lainnya sebagai kezoliman dan semestinya segera dapat diselesaikan dengan meminta pertanggungjawaban pelaku, yakni PT Pasifik Estatindo Perkasa (PEP) yang dikendalikan pengusaha bernama Asri alias Akim dan anaknya Bobie Jayanto, serta Asman, yang kini menduduki kursi wakil rakyat di Tanjungpinang. Tetapi kenyataan saat ini, baik Akim, Bobie Jayanto, maupun Asman, tidak bergeming terhadap tindakan zalim maupun dampaknya.

Pada 21 November tahun lalu, Datok Megat Rurry Afriansyah pada Rapat Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau di Gedung Seri Indra Sakti, telah memaparkan kekejaman dari tindakan konsorsium atau dapat disebut mafia di bawah kendali Pasifik Group itu. Pencabutan tanah, jika memiliki dasar, menurut Rury Afriansyah, tidak akan menjadi persoalan yang berkepanjangan. Namun persil tanah 20 hektar dicabut tanpa dasar, serta bangunan hotel bernilai ratusan miliar, merupakan kezaliman.

Belakangan terungkap, ternyata Asri alias Akim bersama anaknya Bobie Jayanto, terindikasi mengendalikan perdagangan beras ilegal dengan jumlah sangat besar, yakni sekitar 500 petikemas (kontainer) per bulan ke wilayah Kepulauan Riau hingga daratan Pulau Sumatera. Dalam laporan yang disampaikan ke Menteri Pertanian dalam bentuk Pengaduan Masyarakat (Dumas), pelapor menyebut minimal 500 kontainer beras ekspor ilegal, mengalir ke daratan Sumatera dikendalikan oleh Akim dan anaknya Bobie Jayanto.

Seorang nitizen Edwin Dradjat Suska, menyebutkan: Pak Menteri, Indonesia swasembada pangan, rakyat 280 juta makmur sejahtera, tidak ada lagi orang susah cari beras, sidak ke bawah. Disahut sama Khairun Nisa: Tempat penyisiran harga from goverment to rakyat, suppose all price or every pangan beside tax2 opoaene. Gook luck. Beras itu, kata Megat Rury, berasal dari Vietnam, Thailand, dan Philipina.

Melalui sejumlah media, Menteri Pertanian kecele karena beras tangkapan di dalam satu kontainer merupakan produk Indonesia. Tetapi kasus itu diduga permainan aparatur di bawah, untuk mengecoh Menteri Pertanian Amran Sulaiman. ”Pak Menteri Yth, bagaimana dengan beras dari luar yang masuk ke Batam, sekitar 300-500 kontainer per bulannya? Ke Batam Pak Mentan sidak langsung. Jangan dengar laporan manis-manis saja dari bawahan.”

Penelusuran media ini, rokok HD dan OFO dan berbagai produk dari PT Adhi Mukti Persada, beralamat di Mega Jaya Industrial Park Blok D No 3A, Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam (alamat lama, sekarang telah pindah secara diam-diam). Pabrik itu sebenarnya memiliki izin sebagai pabrik hasil tembakau, dengan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) dengan nomor 860992577.020400.8120110010424.

Tetapi faktanya, rokok produk HD, OFO dan lainnya beredar tanpa cukai, bukan saja di Batam dengan bebas, tetapi juga hingga ke Kota Tanjungpinang, Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga dan seluruh Proinsi Kepulauan Riau. Bahkan di sepanjang jalan lintas Sumatera mulai dari Aceh hingga Lampung, para pekerja kebun dan petani di wilayah Sumatera sudah kecanduan mengonsumsi rokok HD dan berbagai jenis yang dijual lebih murah tanpa cukai.(Red/HAG)

Komentar Facebook

Tags: Hotel PurajayaKezolimanLembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau
ShareTweetSend

Related Posts

Peran Tim Terpadu Dipertanyakan, Saksi Ahli: Pengamanan Sengketa Bukan Tugasnya

Peran Tim Terpadu Dipertanyakan, Saksi Ahli: Pengamanan Sengketa Bukan Tugasnya

Oktober 8, 2026
MRKR Surati Prabowo Instruksikan Penegak Hukum Objektif Dalam Kasus Purajaya

MRKR Surati Prabowo Instruksikan Penegak Hukum Objektif Dalam Kasus Purajaya

Desember 9, 2025
LP Bobie Jayanto Tak Menyurutkan Nyali Konten Kreator Ferry Kesumah Ungkap Kejahatan Ekonomi Kelompok PT Pasifik

LP Bobie Jayanto Tak Menyurutkan Nyali Konten Kreator Ferry Kesumah Ungkap Kejahatan Ekonomi Kelompok PT Pasifik

Desember 7, 2025

Muhammad Rudi, Mantan Kepala BP Batam yang Menyetujui Perobohan Hotel Purajaya

Oktober 30, 2025

Kasus Purajaya: Kejahatan Menghapus Histori Pengusaha Melayu Pribumi di Kepri Bukti Pemerintah Takluk di Bawah Mafia Tanah

Oktober 16, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?