• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Wakil Ketua Komisi I DPR Meyakini Indonesia Mampu Menjaga Stabilitas Pembangunan Nasional Ditengah Ketidakpastian Global

Wakil Ketua Komisi I DPR Meyakini Indonesia Mampu Menjaga Stabilitas Pembangunan Nasional Ditengah Ketidakpastian Global

Februari 27, 2026
PBJS Jabodetabek Gelar Pesta Parolopolopon Tahun 2026, Prof. Pantas Silaban : Silaban Masihol Dihasadaon

PBJS Jabodetabek Gelar Pesta Parolopolopon Tahun 2026, Prof. Pantas Silaban : Silaban Masihol Dihasadaon

Oktober 14, 2026
Biarkan PBB berkunjung ke Papua Barat, Indonesia Tidak Perlu Takut

Biarkan PBB berkunjung ke Papua Barat, Indonesia Tidak Perlu Takut

Oktober 14, 2026
ADVERTISEMENT
Gagalkan Peredaran Narkotika, TNI AL Amankan Ribuan  Cartridge Liquid Vape Terindikasi Kokain Liquid di Lampung

Gagalkan Peredaran Narkotika, TNI AL Amankan Ribuan  Cartridge Liquid Vape Terindikasi Kokain Liquid di Lampung

Oktober 14, 2026
Pererat Persahabatan di Fiji, Satgas Port Visit 2026 Hadirkan Bakti Sosial Lintas Komunitas

Pererat Persahabatan di Fiji, Satgas Port Visit 2026 Hadirkan Bakti Sosial Lintas Komunitas

Oktober 14, 2026
Perkuat Pertahanan, TNI dan ADF Latihan Gabungan di Banyuwangi

Perkuat Pertahanan, TNI dan ADF Latihan Gabungan di Banyuwangi

Oktober 14, 2026
Menperin Dorong Industri Nasional Manfaatkan Wajib Halal 2026 untuk Tingkatkan Daya Saing Produk hingga Pasar Global

Menperin Dorong Industri Nasional Manfaatkan Wajib Halal 2026 untuk Tingkatkan Daya Saing Produk hingga Pasar Global

Oktober 14, 2026
Kabut Asap Karhutla Meluas, DPR Minta Layanan Kesehatan di Wilayah Terdampak Disiagakan

Kabut Asap Karhutla Meluas, DPR Minta Layanan Kesehatan di Wilayah Terdampak Disiagakan

Oktober 14, 2026
KPK OTT BNPB,  Tangkap Sestama Rustian dan Sita Uang-Emas Rp1,4 Miliar

KPK OTT BNPB,  Tangkap Sestama Rustian dan Sita Uang-Emas Rp1,4 Miliar

Oktober 14, 2026
Kementerian ATR/BPN Perluas Layanan PERINTIS 10 Hari ke 131 Kantor Pertanahan

Kementerian ATR/BPN Perluas Layanan PERINTIS 10 Hari ke 131 Kantor Pertanahan

Oktober 14, 2026
Hasil Survei Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran Ditanggapi Wapres

Hasil Survei Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran Ditanggapi Wapres

Oktober 14, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Oktober 14, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Wakil Ketua Komisi I DPR Meyakini Indonesia Mampu Menjaga Stabilitas Pembangunan Nasional Ditengah Ketidakpastian Global

PPK Kosgoro'57 bersama Forum Diskusi Nasional dan IBI Kosgoro'57 Gelar Seminar Nasional Bertajuk : Dynamic Resilience, "Menjaga Stabilitas Pembangunan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global”

Februari 27, 2026
in Internasional, Nasional, News
0
0
SHARES
116
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO: Foto Bersama Panitia Penyelenggara Seminar Nasional dengan Tajuk: “Dynamic Resilience: Menjaga Stabilitas Pembangunan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global”, dari Kiri Ke Kanan: Mangatur Naenggolan selaku Forum Diskusi Nasional (FDN), Rektor IBI Kosgoro 1957 Dr. H. Haswan Yunaz, M.Si., M.M., Ketua Senat IBI KOSGORO 1957 Dr. Rambe Kamarul Zaman, Dr. Ian Montratama, Direktur Riset dan Pengembangan ISI, Tenaga Ahli Utama Kedeputian Geopolitik, Dewan Pertahanan Nasional (Moerator), Gita Loka Murti Kepala Pusat Strategi Kebijakan Isu Khusus dan Analisis Data Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Dra. NANA YULIANA, MA, Msi, PhD., Mantan Dubes RI untuk Kuba, Bahamas, Jamaika, Haiti dan Rep. Dominikana, 2000-2025/Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional 2025- sekarang/Dewan Penasehat PPK Kosgoro1957, Dave Akbarshah Fikarno Wakil Ketua Komisi I DPR RI/Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Dr. H.R Agung Laksono Ketua Dewan Pembina IBI KOSGORO 1957/Ketua MPO PPK KOSGORO 1957, M. Ian Hadianto Peneliti sekaligus Pengurus pada Riset dan Pengembangan Indo-Pacific Strategic Intelligence (ISI), Foto bersama di Kampus IBI KOSGORO 1957, Rabu (24/2/2026//FOTO: SIM.

Jakarta, SATUKANINDONESIA.Com – Ditengah kondisi turbolensi global yang sedang melanda belahan dunia saat ini, Forum Diskusi Nasional (FDN) dan Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 bersama Institut Bisnis Indonesia (IBI) Kosgoro 1957 menggelar Seminar Nasional  dengan tajuk : Dynamic Resilience, “Menjaga Stabilitas Pembangunan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global”, bertempat di Kamous IBI Kosgoro 1957, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).

Penyelenggara menghadirkan pembicara yang kompeten dibidang hubungan luar negeri, terdiri dari  Gita Loka Murti, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Isu Khusus dan Analisis Data Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia,  Duta Besar Dr. Nana Yuliana, Kepala Perwakilan RI untuk Kuba (2020-2025) dan Kader PPK Kosgoro 1957,

Kegiatan tersebut dipandu oleh Dr. Ian Montratama selaku Direktur Riset dan Pengembangan Indo-Pacific Strategic Intelligence (ISI) dan Tenaga Ahli Utama Kedeputian Geopolitik, Dewan Pertahanan Nasional.

Dave Akbarshah Fikarno sebagai Wakil Ketua Komis I DPR RI dalam sambutannya saat membuka acara tersebut menyampaikan pandangannya tentang sikap dan kemampuan Pemerintah Indonesia dalam menghadapi turbolensi global yang berdampak terhadap semua sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,utamnya sektor ekonomi guna menjaga stabilitas pembangunan Nasional.

Dalam pmenyampaikan pandangannya, Dave mengacu pada sikap Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang menegaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada dalam momentum penguatan dan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Triwulan III tahun 2025 tetap terjaga,

“Namun demikian, berbagai risiko global perlu terus diwaspadai, termasuk dampak tarif impor Amerika Serikat (AS), konfrontasi geoekonomi, tren reshoring dan friendhoring, dan eskalasi ketegangan geopolitik’, katanya.

Dikatakannya, Sejalan dengan kondisi tersebut, KSSK menekankan pentingnya penguatan sinergi dan koordinasi kebijakan antarlembaga guna memastikan SSK terjaga dan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 ini melihat kondisi saat memposisikan negara berkembang, termasuk Indonesia, pada tekanan ganda: menjaga ketahanan domestik sekaligus mempertahankan posisi tawar di arena internasional. Dalam konteks ini, konsep “geopolitik Bung Karno” relevan sebagai kerangka strategis karena menempatkan Pancasila sebagai basis internasionalisme

“Oleh karena itu Presiden bersama para menteri sedang menaikkan kepercayaan publik dan kapasitas, agar Indonesia terus dilirik sebagai destinasi investasi dalam pembangunan. Pemerintah juga melakukan transformasi dibeberapa sektor dan perundang-undangan untuk membuat iklim invewtaai yang nyaman tentu ujungnya terciptanya lapangan pekerjaan,”ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Dari perspektif hubungan internasional, eskalasi ketegangan geopolitik dan friksi geoekonomi (perang tarif, perang teknologi, fragmentasi rantai pasok) serta persaingan atas sumber daya strategis (mineral kritis, energi terbarukan, dan teknologi kecerdasan buatan) membentuk ulang pola kompetisi global.

Kondisi ini menempatkan negara berkembang, termasuk Indonesia, pada tekanan ganda: menjaga ketahanan domestik sekaligus mempertahankan posisi tawar di arena internasional. Dalam konteks ini, konsep “geopolitik Bung Karno” relevan sebagai kerangka strategis karena menempatkan Pancasila sebagai basis internasionalisme: nasionalisme harus berakar pada internasionalisme, dan internasionalisme perlu ditopang nasionalisme agar tidak rapuh (Kristiyanto, 2023). Dalam kondisi kekinian, hal ini disebut sebagai ”intermestic” dimana kondisi internasional sangat dipengaruhi situasi domestik suatu negara, dan sebaliknya.

Dalam paparannya lebih lanjut dikatakan, kerangka tersebut menegaskan bahwa respons Indonesia terhadap turbulensi global semestinya tidak semata defensif, tetapi juga aktif membangun tatanan yang lebih adil melalui peran diplomasi dan solidaritas.

KET. FOTO: Dave Akbarshah Fikarno Wakil Ketua Komisi I DPR RI/Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, saat menyampaikan Sambutan dalam Acara Seminar Nasional bertajuk Dynamics Resilience: Menjaga Stabilitas Pembangunan Nasional di tengah Ketidakpastian Global, di Kampus IBI KOSGORO 1957, Jagakarsa Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2026)//FOTO : SIM.

“Tradisi ini tercermin pada keterlibatan Indonesia dalam solidaritas Asia–Afrika, dan gagasan non-blok sebagai upaya menjaga otonomi strategis di tengah polarisasi Perang Dingin (Kristiyanto, 2023). Artinya, stabilitas nasional juga bergantung pada kemampuan Indonesia membangun jejaring kerja sama lintas kutub tanpa kehilangan independensi arah kebijakan luar negeri,” ujarnya.

Sementara, Gita Loka Murti dari Kepala Pusat Strategi Kebijakan Isu Khusus dan Analisis Data
Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengatakan, Resiliensi Global dan Reformasi Tata Kelola Internasional Sistem multialteral yang merupakan kepentingan utama bagi Indonesia, khususnya dalam upayamereformasi sistem tersebut dan dalamupaya diversifikasi kemitraan
Semangat tersebut sejalan dengan prinsippolitik luar negeri bebas dan aktif Indonesia.

Dalam menjaga stabilitas pembangunan nasional ditengah ketidakpastian global melalui Resiliensi Global, Gita  menegaskan betapa pentingnya Indonesia konsisten untuk menjaga norma hukum Internasional, khususnya ketika norma tersebut mengalami erosi dan pelemahan seperti dalam isu Palestina.

Pada bagian penutup paparannya, Diplomat Madya pada Kementerian Luar Negeri itu dalam konteks Dynamic Resilience menuntut 3 hal, yaitu pertama: Koherensi kebijakan domestik, kedua: Diversifikasi dan manajemen risiko eksternal dan ketiga: Komunikasi publik yang efektif.

Sedangkan pembicara berikutnya, yaitu Duta Besar Dr. Nana Yuliana, Kepala Perwakilan RI untuk Kuba (2020-2025) yang juga Kader PPK Kosgoro 1957, dalam paparannya menjelaskan ada beberapa hal yang menjadi skala prioritas utama dibidang perdagangan antara Indonesia dengan Amerika Serikat, yaitu : Electronics& E&E, EVbattery and components,  Medicaldevices,  Processedcritical minerals, Greenproducts (carbon-friendly).

Sedangkan pilar kedua sektor Fix Logistics and Trade Facilitation (FAST WIN), meliputi: Thisis Indonesia’s most fixable bottleneck, Currentdisadvantages,  Higherdwell time vs Vietnam/Malaysia, Portcongestion, complexcustoms procedures, inter-islandlogistics costs, EVengineering programs, EuaVl-esnysgtien meevrioncgaptiroongarla mosdel (German style),  Dual-system vocational model (German style), 

Dan pilar ketiga sektor Workforce & Talent Upgrade, meliputi: Vietnam’shidden advantage = skilled industrial labor, Indonesia’s gaps, technicianshortage, mid-skillmanufacturing workers, weakindustry-TVET linkage, Requiredreforms, Immediate, ExportManufacturing Talent Program, Industry-linkedpolytechnic reform, English-for-industryacceleration, Mediumterm.

Pada bagian penutup, Nana Yuliana menyampaikan rekomendasi lima hal penting rekomendasi dalam merespon issu global belakangan ini pasca Presiden Prabowo melakukan lawatan kunjungan ke Amerika Serikat dengan menanda tangani perjanjian dagang Internasional antara Pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat.

“Adapun rekomendasi penting adalah meliputi Perkuat ketahanan pangan, pertanian dan peternakan, perkuat SDM dalam STEM, Kepastian Hukum, berantas korupsi, transparansi peraturan dan regulasi, keterlibatan public dalam pengambilan Keputusan, prioritas dan focus pada apa yang mau dilakukan”, kata Nana mengakhiri paparannya. (Kevin/Redaksi)

 

 

 

 

 

 

Komentar Facebook

Tags: Dewan Pertahanan NasionalDr. Ian MontratamaDuta Besar Dr. Nana YulianaForum Diskusi Nasional (FDN)Gita Loka MurtiIBI KOSGOROIBI KOsgoro 1957Institut Bisnis IndonesiaKetua Umum PPK Kosgoro 1957Komite Stabilitas Sistem KeuanganKosgoro'57PPK Kosgoro 1957Wakil Ketua Komis I DPR RI
ShareTweetSend

Related Posts

Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Juni 6, 2026
Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957 Ditutup Hari Ini

Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957 Ditutup Hari Ini

Juni 5, 2026
Bertemu Tokoh Senior Kosgoro’57 dan Senior Partai Golkar, Langkah Lao Ode Safiul Akbar Rebut Ketum Kosgoro’57 Makin Mantap

Bertemu Tokoh Senior Kosgoro’57 dan Senior Partai Golkar, Langkah Lao Ode Safiul Akbar Rebut Ketum Kosgoro’57 Makin Mantap

Mei 23, 2026

Kosgoro’57 Provinsi Babel Gelar Musda, Bambang Patijaya Terpilih Kembali Secara Aklamasi

Mei 23, 2026

Akan Gelar Konsinyering, TIM Organisasi dan AD/ART Serahkan TOR Konsinyering Tiga Wilayah

April 24, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?