
Surabaya, SatukanIndonesia.com — Gelombang arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan mulai terasa di sejumlah ruas tol di Jawa Timur. Salah satu titik yang diprediksi mengalami lonjakan signifikan adalah Gerbang Tol Warugunung, Surabaya.
Pada puncak arus mudik nanti, jumlah kendaraan yang melintas diperkirakan mencapai sekitar 36 ribu unit dalam sehari.
Lonjakan kendaraan tersebut diprediksi terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2026, ketika sebagian besar masyarakat mulai melakukan perjalanan pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan kondisi lalu lintas pada hari biasa.
Pihak pengelola jalan tol menyebutkan bahwa volume kendaraan pada puncak mudik diperkirakan meningkat lebih dari 80 persen dibandingkan trafik normal. Jika dibandingkan dengan periode mudik tahun lalu, jumlah kendaraan juga diprediksi mengalami kenaikan sekitar 7 hingga 8 persen.
Karakteristik perjalanan pemudik di wilayah Jawa Timur disebut memiliki pola tersendiri. Berbeda dengan wilayah lain yang cenderung berangkat lebih awal, masyarakat di kawasan ini umumnya memulai perjalanan mendekati hari raya, sehingga kepadatan lalu lintas sering kali terjadi hanya beberapa hari sebelum Lebaran.
Arus kendaraan yang mendominasi di Gerbang Tol Warugunung diperkirakan merupakan kendaraan yang keluar dari Surabaya menuju berbagai daerah di Jawa Timur maupun luar kota.
Sementara kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju Surabaya diperkirakan jumlahnya relatif kecil.
Selain di Warugunung, potensi kepadatan juga diprediksi terjadi di Gerbang Tol Kejapanan Utama, Pasuruan. Titik tersebut diperkirakan mengalami puncak pergerakan kendaraan sehari setelahnya.
Dengan meningkatnya volume kendaraan selama periode mudik, para pengguna jalan tol diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memilih waktu keberangkatan yang tepat, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima agar perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan lancar.(Tim Liputan Mudik Lebaran Satukan Indonesia Biro Jatim).













