• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Revisi UU KY, Pemerintah dan Komisi Yudisial Sepakat Pertegas Kewenangan Pengawasan Hakim

Revisi UU KY, Pemerintah dan Komisi Yudisial Sepakat Pertegas Kewenangan Pengawasan Hakim

April 29, 2026
TNI Ingatkan Potensi Dampak Pemutaran Film Dokumenter “Pesta Babi”

TNI Ingatkan Potensi Dampak Pemutaran Film Dokumenter “Pesta Babi”

Mei 16, 2026
Menatap Baju Terakhir Marsinah, Prabowo: “Peristiwa Seperti Ini Seyogyanya Tidak Terjadi

Menatap Baju Terakhir Marsinah, Prabowo: “Peristiwa Seperti Ini Seyogyanya Tidak Terjadi

Mei 16, 2026
ADVERTISEMENT
Prabowo Resmikan 1.061 KDMP di Nganjuk, Ribuan Warga Padati Lokasi

Prabowo Resmikan 1.061 KDMP di Nganjuk, Ribuan Warga Padati Lokasi

Mei 16, 2026
12 orang tewas, 11 terluka, 22.661 Jiwa Mengungsi di Puncak Papua

12 orang tewas, 11 terluka, 22.661 Jiwa Mengungsi di Puncak Papua

Mei 16, 2026
Pemerintah Indonesia : Tidak Ada Pemotongan Dana Otonomi Khusus Papua

Pemerintah Indonesia : Tidak Ada Pemotongan Dana Otonomi Khusus Papua

Mei 16, 2026
Ribuan Buruh Sambut Prabowo Resmikan Museum Marsinah

Ribuan Buruh Sambut Prabowo Resmikan Museum Marsinah

Mei 16, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Tak Boleh Backing Aktivitas Illegal

Presiden Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Tak Boleh Backing Aktivitas Illegal

Mei 16, 2026
Tiga Universitas di Tanah Papua Resmi Bergabung dalam Kerjasama Riset Regional

Tiga Universitas di Tanah Papua Resmi Bergabung dalam Kerjasama Riset Regional

Mei 16, 2026
Indonesia Ekspor Pupuk ke Australia, PM Australia Sampaikan Terima Kasih 

Indonesia Ekspor Pupuk ke Australia, PM Australia Sampaikan Terima Kasih 

Mei 16, 2026
Menkeu Purbaya Ungkap Jurus Jitu Mendongkrak Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Menkeu Purbaya Ungkap Jurus Jitu Mendongkrak Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Mei 16, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Revisi UU KY, Pemerintah dan Komisi Yudisial Sepakat Pertegas Kewenangan Pengawasan Hakim

[Hukum]

April 29, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
15
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Upaya memperkuat sistem pengawasan etika hakim kembali mengemuka dalam audiensi antara pimpinan Komisi Yudisial (KY) dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas di Jakarta. (Foto: Dok KY)

Jakarta, satukanindonesia.com – Upaya memperkuat sistem pengawasan etika hakim kembali mengemuka dalam audiensi antara pimpinan Komisi Yudisial (KY) dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas di Jakarta. Pertemuan tersebut membahas percepatan Revisi Kedua Rancangan Undang-Undang KY sebagai bagian dari penataan sistem peradilan yang lebih akuntabel dan berintegritas.

Ketua KY, Abdul Chair Ramadhan, menyoroti adanya potensi pelemahan kewenangan lembaganya dalam pengawasan etika hakim. Ia mengungkapkan kekhawatiran atas kemungkinan tumpang tindih kewenangan dengan Mahkamah Agung (MA), khususnya terkait peran Badan Pengawasan MA. “Perlu kejelasan, apakah KY tetap menjadi satu-satunya pengawas etika hakim atau terjadi pergeseran kewenangan. Ini penting untuk menghindari dualisme pengawasan,” ujar Abdul Chair, dalam keterangan tertulis yang dilansir dari laman InfoPublik, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, KY telah menjalin komunikasi dengan MA untuk mendorong skema pengawasan bersama sebagai solusi atas potensi tumpang tindih tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus menjaga independensi lembaga peradilan.

Selain itu, Anggota KY, Abhan, menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan Penghubung KY di daerah. Saat ini, Penghubung KY baru hadir di 20 ibu kota provinsi, sementara kebutuhan ideal mencakup seluruh 38 provinsi. “Ke depan, kami berharap Penghubung KY dapat ditingkatkan statusnya menjadi kantor perwakilan seperti Ombudsman RI, sehingga pengawasan dapat menjangkau daerah secara lebih optimal,” jelasnya.

Abhan juga menekankan perlunya harmonisasi revisi UU KY dengan regulasi lain, termasuk Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman dan Undang-Undang MA. Hal ini penting mengingat sejumlah ketentuan dalam UU KY sebelumnya telah mengalami perubahan melalui putusan Mahkamah Konstitusi.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyatakan dukungannya terhadap penguatan peran KY, khususnya dalam menjaga etika hakim sebagai bagian dari integritas sistem peradilan.  “Kalau sejak awal KY diberikan kewenangan untuk pengawasan etika hakim, maka kewenangan itu harus dipertahankan dan diperkuat,” tegasnya.

Ia juga menilai bahwa hambatan revisi sebelumnya lebih disebabkan oleh kendala komunikasi antar pemangku kepentingan. Dengan kondisi komunikasi yang kini dinilai lebih kondusif antara pemerintah dan DPR, peluang percepatan revisi dinilai semakin terbuka.

Audiensi ini menjadi momentum penting dalam mendorong reformasi kelembagaan di sektor peradilan, khususnya untuk memastikan pengawasan etika hakim berjalan efektif, terkoordinasi, dan tidak tumpang tindih.

Melalui penguatan regulasi dan sinergi antar lembaga, pemerintah bersama KY berupaya menjaga kepercayaan publik terhadap sistem peradilan yang transparan dan berintegritas.(***)

Komentar Facebook

Tags: Abdul Chair RamadhanKetua KYKomisi YudisialMenteri Hukum Supratman Andi AgtasRevisi UU KY
ShareTweetSend

Related Posts

Komisi Yudisial Perkuat Pengawasan Hakim Demi Pulihkan Kepercayaan Publik

Komisi Yudisial Perkuat Pengawasan Hakim Demi Pulihkan Kepercayaan Publik

Mei 12, 2026
Kenaikan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Diiringi Peningkatan Integritas

Kenaikan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Diiringi Peningkatan Integritas

Mei 7, 2026
220 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc Lolos Administrasi 2026

220 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc Lolos Administrasi 2026

April 23, 2026

KY Dorong Kelengkapan Berkas 295 Pendaftar Hakim Agung dan Ad Hoc

April 12, 2026

KY Buka Seleksi 11 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA, Ini Syaratnya

Maret 31, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?