• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Komisi Yudisial Perkuat Pengawasan Hakim Demi Pulihkan Kepercayaan Publik

Komisi Yudisial Perkuat Pengawasan Hakim Demi Pulihkan Kepercayaan Publik

Mei 12, 2026
Legislator PDIP Minta Pemerintah Gencarkan Surveilans Cegah Penyebaran Hantavirus

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gencarkan Surveilans Cegah Penyebaran Hantavirus

Mei 12, 2026
Bamsoet Tegaskan Pembaruan Hukum Harus Hadirkan Keadilan Substantif

Bamsoet Tegaskan Pembaruan Hukum Harus Hadirkan Keadilan Substantif

Mei 12, 2026
ADVERTISEMENT
Menteri Arifah Fauzi Apresiasi Pembentukan Satgas PPKPT untuk Ciptakan Kampus Bebas Kekerasan

Menteri Arifah Fauzi Apresiasi Pembentukan Satgas PPKPT untuk Ciptakan Kampus Bebas Kekerasan

Mei 12, 2026
Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Tax Amnesty Baru, Kecuali Arahan Presiden Prabowo

Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Tax Amnesty Baru, Kecuali Arahan Presiden Prabowo

Mei 12, 2026
Anggota Komisi II DPR Tegaskan Tak Perlu Ada Perubahan Pengusul RUU Pemilu

Anggota Komisi II DPR Tegaskan Tak Perlu Ada Perubahan Pengusul RUU Pemilu

Mei 11, 2026
Papua Barat Kehilangan 100 Triliun, Kementerian ESDM Didesak Terbitkan IPR

Papua Barat Kehilangan 100 Triliun, Kementerian ESDM Didesak Terbitkan IPR

Mei 11, 2026
Gubernur DKI Hadirkan Teknologi Hidrotermal di Pasar Tradisional, Olah Sampah Jadi Produk Ekonomis

Gubernur DKI Hadirkan Teknologi Hidrotermal di Pasar Tradisional, Olah Sampah Jadi Produk Ekonomis

Mei 11, 2026
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Mei 11, 2026
Menteri PPPA Kawal Pemulihan Psikologi Santriwati Korban Pelecehan Seksual di Pati

Menteri PPPA Kawal Pemulihan Psikologi Santriwati Korban Pelecehan Seksual di Pati

Mei 11, 2026
Anggota Komisi II DPR Dukung Pemda Prioritas RTH dan Jalur Pedestrian untuk Wujudkan Kota Ramah Pejalan Kaki

Anggota Komisi II DPR Dukung Pemda Prioritas RTH dan Jalur Pedestrian untuk Wujudkan Kota Ramah Pejalan Kaki

Mei 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Komisi Yudisial Perkuat Pengawasan Hakim Demi Pulihkan Kepercayaan Publik

[Hukum]

Mei 12, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
8
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi Gedung Komisi Yudisial/Dok.KY

Jakarta, satukanindonesia.com – Komisi Yudisial (KY) menegaskan komitmennya memperkuat pengawasan dan integritas hakim sebagai langkah strategis mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga independensi kekuasaan kehakiman sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan adil dan berintegritas.

Ketua Komisi Yudisial, Abdul Chair Ramadhan, mengatakan integritas hakim menjadi fondasi utama dalam menjaga marwah peradilan di tengah tingginya tuntutan masyarakat terhadap penegakan hukum yang bersih dan transparan.

“KY hadir sebagai penyempurna kekuasaan kehakiman yang merdeka melalui pengawasan yang profesional guna membangun kembali kepercayaan masyarakat,” ujar Abdul Chair dalam keterangan tertulis yang dilansir dari InfoPublik, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, penguatan integritas hakim tidak dapat dipisahkan dari peningkatan kesejahteraan aparatur peradilan. Karena itu, KY mengapresiasi langkah pemerintah yang menaikkan kesejahteraan hakim guna meminimalkan potensi praktik transaksional dalam proses penegakan hukum.

Namun demikian, Abdul Chair menegaskan peningkatan kesejahteraan harus diimbangi dengan pengawasan yang optimal terhadap penerapan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim sebagai amanat konstitusi.

“Kesejahteraan hakim bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam menegakkan hukum dan keadilan. Tetapi di sisi lain, pengawasan juga harus optimal,” katanya.

ADVERTISEMENT

Ia meyakini hakim yang memiliki landasan moral kuat akan mampu menjalankan amanah konstitusi secara jujur dan profesional. Meski begitu, KY masih menghadapi sejumlah kendala dalam menjalankan fungsi pengawasan, terutama terkait kewenangan kelembagaan.

Untuk itu, KY saat ini mendorong revisi kedua Rancangan Undang-Undang Komisi Yudisial sebagai bagian dari pembenahan sistemik dan penguatan kewenangan lembaga tersebut.

“Putusan KY seharusnya self-executing, final and binding untuk sanksi ringan dan sedang guna mempercepat penegakan etik peradilan,” tegas Abdul Chair.

Selain penguatan regulasi, KY juga terus memperluas partisipasi publik dalam pengawasan perilaku hakim. Salah satunya melalui penguatan kantor penghubung KY di berbagai provinsi agar akses masyarakat terhadap pelaporan dugaan pelanggaran etik semakin terbuka dan efektif.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem peradilan yang bersih, independen, dan dipercaya publik, seiring meningkatnya harapan masyarakat terhadap reformasi hukum dan tata kelola lembaga peradilan di Indonesia.(***)

Komentar Facebook

Tags: Abdul Chair RamadhanKetua Komisi YudisialKomisi Yudisial (KY)Pengawasan Hakim
ShareTweetSend

Related Posts

Revisi UU KY, Pemerintah dan Komisi Yudisial Sepakat Pertegas Kewenangan Pengawasan Hakim

Revisi UU KY, Pemerintah dan Komisi Yudisial Sepakat Pertegas Kewenangan Pengawasan Hakim

April 29, 2026
Komisi Yudisial: Pentingnya Partisipasi Publik Dalam Seleksi Hakim Agung

Komisi Yudisial: Pentingnya Partisipasi Publik Dalam Seleksi Hakim Agung

April 25, 2026
KY Dorong Kelengkapan Berkas 295 Pendaftar Hakim Agung dan Ad Hoc

KY Dorong Kelengkapan Berkas 295 Pendaftar Hakim Agung dan Ad Hoc

April 12, 2026

Komisi III DPR Setujui 10 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc HAM, Berikut Namanya!

September 19, 2025

KY Usulkan 13 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim ad hoc HAM ke DPR

Agustus 13, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?