• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pemerintah Menilai Indonesia Memiliki Peluang Strategis dalam Rantai Pasok Global AI

Pemerintah Menilai Indonesia Memiliki Peluang Strategis dalam Rantai Pasok Global AI

Mei 7, 2026
Refleksi 81 Tahun RI,  Filep : ‘Papua Butuh Keputusan Politik Negara’

Refleksi 81 Tahun RI, Filep : ‘Papua Butuh Keputusan Politik Negara’

Agustus 15, 2026
Selamatkan Generasi Muda, Herry Sembiring: Penindakan Narkoba di Seluruh THM Batam Wajib Dilanjutkan

Selamatkan Generasi Muda, Herry Sembiring: Penindakan Narkoba di Seluruh THM Batam Wajib Dilanjutkan

Agustus 15, 2026
ADVERTISEMENT
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Agustus 15, 2026
Taklukkan Sumut 3-2, Tim MLBB Bekasi Raih Gelar Juara Kapolri Cup E-sport

Taklukkan Sumut 3-2, Tim MLBB Bekasi Raih Gelar Juara Kapolri Cup E-sport

Agustus 15, 2026
Turap Bumi Bekasi Baru Selesai Dibangun, Kurangi Dampak Banjir Rawalumbu

Turap Bumi Bekasi Baru Selesai Dibangun, Kurangi Dampak Banjir Rawalumbu

Agustus 15, 2026
Urai Kemacetan, Wali Kota Bekasi Inisiasi Pembangunan Jalan Sejajar Mukhtar Tabrani

Urai Kemacetan, Wali Kota Bekasi Inisiasi Pembangunan Jalan Sejajar Mukhtar Tabrani

Agustus 15, 2026
Wali Kota Bekasi Gandeng IROPIN Gelar Bakti Sosial Mata, 300 Kacamata Dibagikan untuk Siswa SMPN 54

Wali Kota Bekasi Gandeng IROPIN Gelar Bakti Sosial Mata, 300 Kacamata Dibagikan untuk Siswa SMPN 54

Agustus 15, 2026
Tembak Warga Sipil, Presiden Prabowo Didesak Menarik Prajurit TNI Pelanggar HAM

Tembak Warga Sipil, Presiden Prabowo Didesak Menarik Prajurit TNI Pelanggar HAM

Agustus 15, 2026
RAPBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Papua, DPD RI Tegaskan Tujuh Agenda Strategis

RAPBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Papua, DPD RI Tegaskan Tujuh Agenda Strategis

Agustus 15, 2026
Ahmad Muzani Serukan Penghentian Perang dan Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Palestina

Ahmad Muzani Serukan Penghentian Perang dan Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Palestina

Agustus 15, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Pemerintah Menilai Indonesia Memiliki Peluang Strategis dalam Rantai Pasok Global AI

(Fokus Berita)

Mei 7, 2026
in Fokus Berita
0
0
SHARES
19
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Kredit Foto: Kemkomdigi

Jakarta, satukanindonesia.com –  Pemerintah menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk mengambil peran strategis dalam rantai pasok global kecerdasan artifisial (AI), seiring kekuatan sumber daya mineral, energi, dan bonus demografi yang dimiliki nasional.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengatakan perubahan lanskap industri global, khususnya di sektor semikonduktor dan AI, membuka ruang bagi Indonesia untuk memperkuat posisi dalam ekosistem teknologi masa depan.
“Perang ekonomi abad ini tidak ditentukan oleh siapa yang menguasai ladang minyak, tetapi oleh siapa yang menguasai pabrikasi chip, lalu di mana posisi Indonesia?” ujar Nezar dalam diskusi “Peluang Strategis Indonesia dalam Rantai Pasok Global AI” di Jakarta Pusat, dilansir dari infopublik  Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, semikonduktor kini telah berkembang menjadi infrastruktur strategis yang menopang berbagai sektor penting, mulai dari kecerdasan artifisial, pusat data, hingga sistem pertahanan modern.
“Semikonduktor ini bukan lagi sekadar komponen elektronik, tetapi sudah menjadi infrastruktur kedaulatan. Dia menjadi bahan bakar bagi setiap model AI yang dilatih, setiap data center yang dibangun, dan setiap sistem pertahanan yang dioperasikan,” tegasnya.
Nezar menilai Indonesia memiliki modal awal yang kuat untuk masuk ke rantai pasok global AI, terutama dari sisi sumber daya alam. Indonesia diketahui menjadi salah satu produsen timah terbesar dunia, yang merupakan bahan penting dalam proses produksi chip semikonduktor.
Selain itu, Indonesia juga memiliki cadangan pasir silika yang besar sebagai bahan dasar silikon, komponen utama industri semikonduktor. Namun, ia menekankan pentingnya transformasi strategi industri nasional agar tidak hanya berhenti sebagai pemasok bahan mentah.
“Jangan bahan mentah yang dikirim, tetapi harus sudah setengah jadi dan itu kita kuasai,” ujarnya.
Di sisi lain, keunggulan Indonesia juga dinilai terletak pada ketersediaan energi, khususnya energi terbarukan, yang menjadi faktor penting dalam pengembangan pusat data dan infrastruktur AI.
“Kita punya kelebihan energi, renewable energy. Produksi listrik kita cukup besar, bahkan sempat surplus,” kata Nezar.
Selain sumber daya alam dan energi, bonus demografi juga disebut menjadi kekuatan strategis Indonesia. Dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 285 juta jiwa dan mayoritas berada pada usia produktif, Indonesia dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan talenta digital.
Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital telah mengembangkan program AI Talent Factory yang melibatkan berbagai perguruan tinggi dalam menyiapkan talenta AI dari tingkat dasar hingga lanjutan.
“Kita kumpulkan talenta terbaik dari universitas untuk diberikan program dasar sampai advance dalam pengembangan solusi AI,” jelasnya.
Dalam konteks geopolitik global, Nezar juga menilai posisi Indonesia sebagai negara non-blok menjadi keuntungan tersendiri dalam membangun kerja sama dengan berbagai pihak di sektor teknologi.
“Kita manfaatkan ketegangan global yang ada sebagai peluang buat Indonesia,” ujarnya.
Meski mengakui Indonesia belum sepenuhnya masuk dalam rantai pasok global AI dan semikonduktor, pemerintah menilai kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk menentukan strategi pembangunan industri teknologi nasional secara lebih terarah.
“Kita harus menjadi choke point yang strategis dan mampu mengontrol choke point itu,” tegas Nezar.
Ia menambahkan, pengembangan AI di Indonesia perlu diarahkan untuk mendukung sektor-sektor prioritas dan pekerjaan berisiko tinggi agar teknologi hadir sebagai alat bantu yang meningkatkan produktivitas dan keselamatan kerja manusia.
“AI tidak perlu ditakuti akan menggantikan manusia, tetapi bagaimana menjadi companion dalam kerja-kerja yang kita lakukan,” pungkasnya(***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Artifisial (AI)KemkomdigiNezar PatriaWamenkomdigi
ShareTweetSend

Related Posts

Wamenkomdigi: Kepercayaan Publik Jadi Kunci Keberhasilan Komunikasi Kebijakan

Wamenkomdigi: Kepercayaan Publik Jadi Kunci Keberhasilan Komunikasi Kebijakan

Juli 16, 2026
Wamenkomdigi Tegaskan Keberhasilan Satu Data Indonesia Dimulai dari Penguatan Data Desa

Wamenkomdigi Tegaskan Keberhasilan Satu Data Indonesia Dimulai dari Penguatan Data Desa

Juli 12, 2026
Wamenkomdigi Dorong Kolaborasi Semikonduktor Perkuat Fondasi AI Berdaulat

Wamenkomdigi Dorong Kolaborasi Semikonduktor Perkuat Fondasi AI Berdaulat

Juli 9, 2026

Kemkomdigi Targetkan Kecepatan Internet Nasional 100 Mbps dalam Dua Tahun

Juli 6, 2026

Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026 hingga Daerah

Juni 14, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?